Cari Artikel di Blog Ini:

Jumat, 16 Januari 2015

Mensucikan Jiwa

"Setiap jiwa punya nafas. Nafas kehidupan harus terus dipelihara agar suci mensucikan. Jagalah selalu jiwa kita dengan membasuh dari kekotoran penyakit jiwa/hati."
~ Arda Dinata

Sadar maupun tidak sadar, jiwa manusia adalah sesuatu yang vital untuk selalu diperhatikan agar tidak terkotori racun-racun jiwa. Apalagi orang mengakui bahwa tiap manusia pasti memiliki dosa. Dosa inilah yang harus senantiasa disucikan sepanjang hayat.

Untuk mendapatkan jiwa yang selalu ada dalam kesucian tentu perlu tarbiyah. Yakni pendidikan tentang mensucikan jiwa dalam perilaku keseharian.

TAZKIYAH

Tazkiyah itu mensucikan jiwa. Tazkiyah adalah proses menuju zero, membersihkan jiwa manusia dari kekotoran dan kegelapan jahiliyah.

Di sini, untuk memahami tazkiyah setiap insan harus selalu diberdayakan lewat tilawah.
Tilawah dapat dimaknai dengan membaca. Yakni membaca dengan mengambil ruh dan kekuatan. Makanya membacalah secara baik dan benar. Sebab lewat membaca secara baik dan benar, maka akan menghasilkan energi ruhani yang luar biasa.

Pada konteks ini, menurut Al-Ghazali tilawah bermakna tarbiyah. Proses perbaikan sesuatu, penjagaan dan pemeliharaan. Tazkiyah untuk memperbaiki nafs, mendidik tabiat, dan menguatkan manusia kepada derajat yang tertinggi sebagaimana dorongan yang terlintas dalam hati yang berusaha menjauhkannya.

Bagaimana menurut sahabat?

Salam sukses berkah selalu aamiin....!

Pangandaran, 16/01/2015 - 19:11
Arda Dinata


Arda Dinata:

PNS, Peneliti, Penulis Lepas, Pemateri, Motivator Penulisan Artikel Kesehatan dan Pendiri Majelis Inspirasi Alquran dan Realitas Alam [MIQRA Indonesia].

www.ArdaDinata.com
ARDA DINATA
@ardadinata

C00447A8B dan 51D2B002

Wikipedia

Hasil penelusuran

ARSIP ARTIKEL