Selasa, 17 Februari 2015

Bedanya Diskusi dan Perdebatan

"Menjelekkan dan menyalahkan itu mudah sekali dilakukan oleh seseorang kepada orang lain. Tapi, untuk memuji dan mengakui keunggulan orang lain itu ternyata sulit kita lakukan." ~Arda Dinata~

Fenomena tersebut, sangat mudah kita temui dalam perilaku keseharian. Coba saja kita perhatikan ketika ada sebuah diskusi. Biasanya dalam diskusi itu, sering kali adanya adu argumentasi. Sayangnya saat diskusi itu, diantara kita bukannya saling share tentang ilmu yang sesuai tema diskusi. Namun, seringnya diantara kita saling debat dan menjatuhkan.

Padahal, menurut Robert Quillen, "Diskusi adalah pertukaran pengetahuan, sedangkan perdebatan adalah saling menukar kedunguan."

Atas dasar pola pikir tersebut, mari kita jangan menukar kedunguan saat berdiskusi. Caranya adalah dengan meneguhkan niat kita saat akan mengikuti diskusi. Yakni untuk mencari ilmu pengetahuan dan menggali pengalaman orang lain. Bukannya untuk berdebat dan menjatuhkan orang lain.

Kalau pun kita terlibat dalam sebuah debat, tapi hendaknya kita masih berada dalam etika berdebat yang tidak bertentangan dengan ajaran agama. Yakni jauh dari prinsip menjatuhkan, tapi memberdayakan lewat argumentasi yang dapat dipertanggungjawabkan. Bukan asal ngomong dan menjurus pada fitnah dan dusta.

Bagaimana menurut Anda?

Salam sukses-berkah selalu. Aamiin...

~Arda Dinata,
Pengusaha Inspirasi di Majelis Inspirasi Alquran dan Realitas Alam (MIQRA) Indonesia.



PELUANG BISNIS TERBARU DI ERA NETIZEN
Arda Dinata:

PNS, Peneliti, Penulis Lepas, Pemateri, Motivator Penulisan Artikel Kesehatan dan Pendiri Majelis Inspirasi Alquran dan Realitas Alam [MIQRA Indonesia].

www.ArdaDinata.com
www.AzariaStore.com
ARDA DINATA
@ardadinata

C00447A8B dan 51D2B002

ARSIP ARTIKEL