BUKU KESEHATAN LINGKUNGAN

SILAHKAN UNDUH APLIKASI ANDROID UNTUK BLOG WWW.ARDADINATA.COM

Keberanian Mengakui Kesalahan

Baca Juga

"Pernah melakukan kesalahan itu biasa, yang luar biasa itu berani mengakui kesalahan. Tiap manusia sepakat kalau dirinya tidak luput dari salah. Tapi tidak banyak manusia yang mampu dan mengakui kesalahannya. Padahal keberanian itu bagian dari jiwa kesatria."
~Arda Dinata~

Berani itu suatu sikap yang perlu perjuangan lebih. Makanya keberanian itu punya derajat tinggi dan penting dibiasakan dalam hidup keseharian.

Sikap berani akan membangun jiwa positif pada diri Anda. Keberanian melahirkan jiwa perjuangan untuk memaksimalkan apa yang ingin kita capai. Apalagi berani untuk melakukan sebuah kebenaran.

Untuk mencapai keberanian, setiap kita harus selalu melatihnya secara terus menerus. Tanpa latihan sikap berani ini susah bermesraan dengan perilaku keseharian Anda.

Lagi pula, tanpa keberaniaan hidup kita akan selalu diselimuti rasa ragu-ragu. Adanya sikap ragu-ragu ini akan menghambat kesuksesan hidup sesorang.

Untuk itu, buang jauh-jauh sikap ragu-ragu agar dunia tersenyum merindu dalam kepastian yang membangun kualitas diri. Satu diantaranya adalah sikap keberanian mengakui kesalahan, sehingga keslahan itu bisa selalu dimaafkan.

Dalam bahasa Bruce Lee, "Kesalahan-kesalahan selalu bisa dimaafkan jika Anda punya keberanian untuk mengakuinya."

Bagaimana menurut sahabat?

Salam sukses-berkah selalu. Aamiin...!

Arda Dinata,
Pengusaha Inspirasi di Majelis Inspirasi Alquran dan Realitas Alam (MIQRA) Indonesia.


POPULAR POSTS

Modul Kesehatan Lingkungan

Bagaimana Membuat Asumsi dalam Pembahasan Penelitian?

Kabar Baik Buat Para Sanitarian Indonesia

Koleksi Pustaka Seputar Rumah Sakit (Sanitasi RS dan Pengelolaan Limbah RS)

Inilah Referensi dan Pustaka Tentang Pencemaran Air Untuk Anda

Buku Kesehatan Lingkungan

Referensi Cara Pengolahan Biogas dari Septictank

Teknik Pengolahan Limbah Cair #pustaka #referensi #literatur #kesehatanlingkungan

Mengapa Kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) Tidak Berhasil di Indonesia?

ARSIP ARTIKEL

Tampilkan selengkapnya