Senin, 09 Februari 2015

Agar Tidak Kehilangan Kebahagiaan Hidup

"Dunia ini penuh kebahagiaan. Hanya manusia sendirilah yang membuat hidupnya tidak bahagia di dunia. Manusia itu pelaku kehidupan. Dirinya bisa membuat kehidupan ini menjadi lebih berdaya. Untuk hidup bahagia dan berdaya, kunci awalnya ada di pola pikir manusia itu sendiri. So, gunakan pikiran kita secara benar, tepat, dan baik!" ~ Arda Dinata ~

Sejujurnya, setiap sisi kehidupan ini ada pengendali dan penentunya. Semua isi kehidupan  alam ini Allah yang mengaturnya, manusia tinggal menjalankan titahNya. Selebihnya adalah usaha maksimal manusia yang akan menjadi faktor kebahagian hidup manusia.

Pada diri manusia itu pun ada pengendali yang akan menentukan kesuksesan dan kebahagian hidup manusia. Yaitu pikiran kita. Keberadaan pikiran ini sangat menentukan kualitas dan pola hidup setiap manusia.

Dalam hal ini, Sang Buddha pernah mengatakan, "Pikiran adalah pelopor. Pikiran adalah pemimpin. Pikiran adalah pembentuk."

Kalau kita renungi, memang pikiran ini punya peran strategis dalam mensukseskan dan membahagiakan kehidupan seseorang. Untuk itu kelola pikiran kita dengan baik. Dan gunakan pikiran ini secara bijak pada hal-hal yang baik. Bukannya untuk hal-hal yang mensengsarakan banyak orang.

Begitu juga, bila kita ingin bahagia maka kendalikan pikiran kita untuk selalu menuju dan mencapai pola pikir kebahagiaan. Diantara yang patut kita jaga dari pikiran ini adalah kemarahan yang merasuki pikiran. Sebab, menurut Ralph Waldo Emerson, "Untuk setiap kemarahan sepanjang satu menit, Anda akan kehilangan kebahagiaan selama 60 detik."

Jadi, kendalikan kemarahan dalam hidup kita secara bijak. Sebab, kemarahan itu ada dalam diri tiap manusia, maka kendalikan kemarahan itu lewat berpikir secara bijaksana. Artinya, bukannya kita tidak boleh marah (apalagi kita bukan malaikat), tapi marahnya secara proposional (seimbang dan sesuai porsinya).

Saya, dalam hal ini, sependapat dengan ungkapan yang mengatakan, "Ingat, kebahagiaan itu bukan tergantung pada siapa diri Anda dan apa yang Anda miliki, melainkan pada apa yang Anda pikirkan." Jadi, untuk mencapai kebahagiaan itu, kuncinya ada pada pola pikir Anda dan bagaimana cara mengendalikannya dengan baik.

Bagaimana menurut Anda?

Salam sukses-berkah selalu. Aamiin....!

~Arda Dinata,
Pengusaha Inspirasi di Majelis Inspirasi Alquran dan Realitas Alam (MIQRA) Indonesia.



PELUANG BISNIS TERBARU DI ERA NETIZEN
Arda Dinata:

PNS, Peneliti, Penulis Lepas, Pemateri, Motivator Penulisan Artikel Kesehatan dan Pendiri Majelis Inspirasi Alquran dan Realitas Alam [MIQRA Indonesia].

www.ArdaDinata.com
www.AzariaStore.com
ARDA DINATA
@ardadinata

C00447A8B dan 51D2B002

ARSIP ARTIKEL