Cari Artikel di Blog Ini:

Minggu, 16 Juli 2017

Kolom Arafat Chanel

Arafat || Channel Telegram:
HITUNG-HITUNGAN

Seorang kawan saya bercerita tentang salah satu orang tua santri yang mondok di pesantren nya. Yah, kawan saya memang sudah punya pesantren tahfidz di Bekasi, namanya Ustadz Abdurrahim. Bedanya dengan saya, saya juga punya pesantren, tapi pesantren kilat. Hehe.

Walhasil dari perbincangan dengan orang tua santri tersebut, terbuka lah kisah menarik ternyata beliau pergi haji setiap tahun. Jadi jika ditotal sudah 30 kali beliau pergi haji. Begini kira-kira percakapan nya.

"Pak haji, apa kira-kira amalan Bapak kok Allah buka pintu rezeki gampang banget buat bapak sampai haji bisa tiap tahun ?"
"Saya juga ndak tau Ustad, semua ibadah saya biasa-biasa saja. Sama seperti orang lain"
"Masa sih pak, pasti ada satu dua yang lebih, dibandingkan orang lain"
"Ya semua biasa Ustad, kecuali shalawat. Saya memang sejak dulu suka sekali membaca shalawat kepada Nabi. Kalau untuk shalawat, saya baca sebanyak-banyaknya sepanjang hari saya sendiri juga gak tau berapa jumlahnya"

Subhanallah. Begitulah keberkahan shalawat kepada Rasulullah. Mari kita mulai habbit baru, kebiasaan baru, membaca shalawat setiap hari. Jangan bilang gak punya waktu untuk Rasulullah. Jangan hitung-hitungan sama Rasulullah.

Hikmah dari kisah kawan saya tersebut adalah :

Kalau kita tidak hitung-hitungan dengan Allah dan Rasul Nya, dapat dipastikan Allah dan Rasul Nya juga tidak akan hitung-hitungan dengan kita.

Wassalam. 
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

DUA KALI LIPAT

Suatu hari saya diundang ceramah karyawan di sebuah perusahaan produksi furniture kantor berskala nasional. Kebetulan sebelum saya bicara, CEO perusahaan memberi sedikit sambutan. Saya ingat salah satu isi cerita beliau, bahwa beliau sejak kecil selalu diberi nasihat ibunya, 

"Nak, kalo kamu mau jadi orang sukses, kamu harus kerja keras dua kali lipat lebih banyak dari orang lain"

Begitulah nasihat itu yang mengantar sang CEO sampai posisi nya sekarang ini. 

Oleh karena itu, jangan abaikan untuk selalu memberi nasihat kepada anak-anak kita. Saya pun demikian. Sampai di rumah saya berkumpul di tengah anak-anak saya, nasihat pun saya tanam pada mereka:

"Nak, kalo kamu mau Allah menjadikan kamu orang sukses, kamu harus ibadah dua kali lipat lebih banyak dari orang lain"

Bagaimana dengan Anda ? Apa nasihat terbaik untuk anak-anak Anda ?

Wassalam.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

SAMA ALLAH KOK GAK YAKIN

Suatu hari seorang ayah memanggil anaknya, "Nak, kamu pergilah ke rumah teman bapak yang bernama Pak Buhail. Pinjam uang sama dia seratus ribu buat beli beras. Nanti si ujang yang antar kamu, karena kamu kan belum kenal orangnya dan gak tau rumahnya"

Dalam perjalanan, si ujang bertanya kepada anak itu,

"ada perlu apa Den, kita ke rumah Pak Buhail ?"
"bapak suruh saya pinjam uang seratus ribu"
"Astagfirulloh.. gak salah Den ? Pak Buhail itu orang miskin, duit seratus ribu itu besar buat dia. Bahkan dia itu orang pelit Den. Kalaupun sedang punya duit, tidak akan dikasih"

Saudara, sampai disini bisa terbayang apa yang terjadi selanjutnya ? Mereka datang dengan perasaan pesimis, dan tentu saja permintaan mereka berujung pada penolakan.

Keesokan harinya, si ayah memanggil anaknya lagi, "Nak, kamu pergilah ke rumah teman bapak yang bernama Pak Karim. Pinjam uang sama dia seratus ribu buat beli beras. Nanti si ujang yang antar kamu, karena kamu kan belum kenal orangnya dan gak tau rumahnya"

Dalam perjalanan, si ujang bertanya kepada anak itu,

"kali ini ada perlu apa lagi Den, kita ke rumah Pak Karim ?"
"bapak suruh saya pinjam uang seratus ribu"
"Alhamdulillah, kali ini ujang setuju Den. Pak Karim itu orang kaya, duit seratus ribu itu gak ada artinya buat dia. Apalagi dia itu orang dermawan Den. Kalau sedekah kepada tetangganya, bisa satu orang sejuta Den. Lah ini kita mau pinjam seratus ribu, jangan-jangan malah di kasih lebih tanpa perlu jadi pinjaman lagi"

Saudara, sampai disini bisa terbayang apa yang terjadi selanjutnya ? Mereka datang dengan perasaan optimis, senang, yakin, dan tentu saja permintaan mereka berujung pada penerimaan.

Jadi dimana posisi kita saat kita berdoa datang kepada Allah memohon hajat kita ? Kita lebih pantas lagi untuk datang dengan perasaan optimis, senang, dan yakin.

Karena yang kita pinta bukan lagi hanya kaya dan dermawan, melainkan  Allah Yang Maha Kaya dan Maha Dermawan.

Selamat merasakan manisnya penerimaan doa-doa kita oleh Allah.

Wassalam. 
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

BERBEDA, SO WHAT GITU LOH

Banyak orang tidak suka jika orang lain berbeda pendapatnya dengan dia. Padahal jika kita ingin realistis, setiap manusia tumbuh di keluarga berbeda, merasakan berbagai pengalaman yang berbeda, kawan nya beda, sekolah nya beda, jadi wajar kalau cara berpikir nya berbeda.

Tidak usah egois, manusia pasti berbeda. Bahkan terkadang perbedaan itu yang membuat hidup lebih menyenangkan. Sudah pernah dengar cerita tentang David Beckham ?

Suatu hari David Beckham akan berkunjung ke sebuah desa. Oleh karena itu Pak Kades ingin membuat spanduk penyambutan untuk sang bintang lapangan tersebut. Di panggil lah si Didin ahli pembuat spanduk di desanya.

"Din, tolong buatkan spanduk bertuliskan Selamat Datang David Beckham yang besar ya"
"Siap Pak Kades, beres lah besok saya jamin selesai!"

Besoknya, Didin memperlihatkan spanduk barunya tersebut,

SELAMAT DATANG 
DAVID BECKAM

"Aduh Din, salah itu tulisan nya. Kurang huruf H itu. Perbaiki ya"
"Siap Pak Kades, beres lah besok saya jamin sudah diperbaiki"

Besoknya, Didin memperlihatkan spanduk yang sudah diperbaiki,

SELAMAT DATANG
H. DAVID BECKAM

"Astagfirulloh, sejak kapan David Beckham jadi Haji ? Kamu kira Rhoma Irama ? Maksud saya, huruf H nya itu setelah huruf K. Perbaiki ya"
"Siap Pak Kades, beres lah besok saya jamin sudah diperbaiki"

Besoknya, Didin memperlihatkan spanduk yang sudah diperbaiki lagi,

SELAMAT DATANG
KH. DAVID BECKAM

Pak Kades pun jatuh pingsan :)

Jadi, sekarang saudara percaya kan perbedaan persepsi tiap orang itu terkadang menyenangkan untuk diceritakan. Siap untuk menjadi lebih bijaksana ?

Wassalam. 
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

MATI BISA DIPESAN

Bapak saya H. Faridi wafat tepat setelah memberikan khutbah dan mengimami shalat jumat di Masjid. Bapak memang seorang ustad yang keluar masuk Masjid dan Mushola mengajar ngaji masyarakat. 

Kyai saya Muallim Zayadi Muhajir wafat dalam sujudnya saat shalat sunnah. Muallim memang pengasuh pesantren yang banyak ilmunya dan ibadah sunnahnya. 

Saya kadang malu dengan diri sendiri bila ingat kedua orangtua saya tersebut. Mereka wafat dalam keadaan yang biasa mereka lakukan saat hidup. Kebiasaan mereka itu adalah cara mereka memesan kepada Allah ingin diwafatkan pada saat sedang apa. 

Dulu, ada sahabat Nabi yang berkata di depan Beliau, Ya Rasulullah saya ikut berjihad bukan karena ghanimah (harta rampasan), melainkan agar dada saya ini tertusuk musuh dan saya wafat sebagai syuhada.

Sehingga pada saat terjadi musim perang berikutnya, sahabat tersebut benar-benar wafat dalam keadaan tertusuk persis di dada yang dia tunjuk di hadapan Nabi, sehingga Nabi memujinya bahwa dia telah memiliki niat yang ikhlas sehingga Allah menyampaikannya kepada niatnya itu.

Saudara, kelahiran kita tidak bisa dipesan. Kita tidak bisa minta kepada Allah lahir berkulit putih atau hitam, berambut keriting atau lurus, semua kehendak Allah.

Tetapi, kematian kita bisa dipesan. Kita bisa memesan akan diwafatkan dalam keadaan bagaimana. Karena manusia akan wafat dalam kebiasaan yang rutin mereka kerjakan ketika hidup. 

Karena itu takutlah bila sampai hari ini justru kita masih banyak memiliki kebiasaan-kebiasaan yang dibenci Allah. Jangan-jangan kematian akan datang pada saat itu. Na'uzubillah

Jadi, mulailah ibadah terbaik kita sejak hari ini. Jadikan kebiasaan.

Wassalam. 
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

SUSAH TAHAJUD ? PAKAI METODE REFRAME DARI RASULULLAH

Re-frame artinya membingkai ulang kejadian yang ingin kita pilih. Nama ini saya ambil dari teknik NLP, salah satu cabang ilmu psikologi. 

Jauh sebelum NLP dirumuskan, Rasulullah sudah mengajarkan kita teknik ini, hanya saja belum bernama reframe saat itu.

Ingatkah saudara saat seorang sahabat masuk Islam dihadapan Rasulullah, lalu dia minta izin agar tetap dibolehkan berzina seperti kebiasaan nya dulu sebelum menjadi seorang muslim.

Rasulullah hanya tersenyum, beliau menjawab nya dengan pertanyaan balik,

"Relakah engkau jika ibumu dizinahi laki-laki lain?"
"Demi Allah aku tidak rela"
"Begitu pula orang lain tidak akan rela ibu mereka dizinahi olehmu"

"Relakah engkau jika anak perempuanmu dizinahi laki-laki lain?"
"Demi Allah aku tidak rela"
"Begitu pula orang lain tidak akan rela anak perempuan mereka dizinahi olehmu"...

Inilah contoh reframe dari Rasulullah. Hasilnya luar biasa, sahabat tersebut kemudian tersadarkan dan sejak hari itu tidak ada yang lebih dia benci di banding zina.

Sekarang mari kita pakai teknik ini saat kita malas bangun malam. Bertanyalah pada diri sendiri secara berulang-ulang,

"Bila malam ini anak saya sakit keras dan kritis di ruang ICU, bukankah saya tetap harus bangun semalaman menjaganya?"

"Bila malam ini kebakaran besar terjadi di komplek saya, bukankah saya tetap harus bangun semalaman memindahkan barang?"

"Tetapi Alhamdulillah, anak saya sehat, rumah saya aman, saya hanya harus bangun malam untuk shalat tahajud. Bukankah ini pilihan yang paling saya suka ?"

Mungkin saudara belum melihat hasilnya dalam satu malam, tetapi lakukan terus secara rutin setiap malam, insya Allah saudara bisa bangun dengan perasaan senang dan penuh syukur kepada Allah. 

Jangan lupa doakan saya dalam tahajud ya.

Wassalam. 
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

MINTA ATAU DITAWARKAN, MANA YANG LEBIH ENAK ?

Pak Haji memiliki pohon mangga di halaman rumahnya. Suatu hari saya lewat di depan rumahnya, lalu saya menyapa beliau, 
"Pak Haji, boleh gak saya minta mangga nya ?"
"Boleh dong Pak Ustad, silahkan petik sendiri mana yang Pak Ustad mau"

Nah itu cerita pertama. Adapun cerita kedua terjadi pada hari yang berbeda.

Pak Haji karena sudah hafal jam berapa biasanya saya lewat, beliau sudah menyiapkan satu plastik mangga, lalu beliau duluan yang menyapa saya "Pak Ustad, ini kebetulan mangga nya lagi pada mateng, tunggu sebentar ya saya sudah siapkan spesial buat Pak Ustad"
"Wah terimakasih Pak Haji, jadi  ngerepotin"

Nah saudara, mana yang lebih enak ? Tentu saat ditawarkan. Karena mangga nya sudah siap, dan pastinya manis semua karena si empunya yang memetik langsung. Bandingkan saat saya yang minta, sudahlah saya petik sendiri, dan bisa jadi mangga nya ada yang asam karena saya tidak ahli memilih mangga.

Begitulah saat kita menginginkan pertolongan Allah, mengharap rizki Allah, meminta kebahagiaan kepada Allah, lebih enak saat ditawarkan sendiri oleh Allah kan ? Bagaimana caranya ?

Satu, sholat awal waktu. Karena panggilan azan adalah panggilan saat kita ditawarkan kebahagiaan oleh Allah. Saat muazin menyeru "Hayya alal falah" itu kalimat nikmat banget kalau mau kita renungkan. Segera datangi panggilan tersebut !

Kedua, pada waktu tahajud. Karena, sesuai dengan hadist Nabi, rahmat Allah ditawarkan pada waktu tersebut. Allah senantiasa menunggu siapakah diantara kita yang bangun menyambut penawaran itu, saat orang lain sedang terlelap tidur.

Jadi, sampai kapan kita terus mengabaikan kedua kesempatan tersebut ?

⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

Wassalam.

RESEP MIE REBUS

Mari kita bayangkan, seandainya ada seorang pemuda yang sedang memasak mie. Pertama dia rebus mie, kemudian masukkan bumbu, lalu aduk rata. Selesai. Hasilnya lumayan enak.

Besoknya dia ingin rasa yang lebih enak. Dia rebus mie, masukkan bumbu, aduk rata, selesai. Begitu dicoba, kok sama kaya kemarin ? gak jadi lebih enak ?

Ternyata dia pantang menyerah. Berharap rasa yang lebih enak, besoknya dia coba lagi. Rebus mie, masukkan bumbu, aduk rata, selesai. Dicoba lagi, kenapa rasa mie itu gak ada bedanya ? Kenapa gak jadi lebih enak ? 

Kita semua tau jawabannya : 
"Jika kita terus melakukan cara yang sama, jangan harap mendapatkan hasil yang berbeda".

Seharusnya orang itu menambah caranya, misalnya tambahkan telur, tambahkan bawang goreng, sosis, tumisan bawang putih, irisan cabe rawit, dll. Pasti hasilnya berbeda.

Lucunya, kita juga mirip dengan si pemuda tersebut, cuma bukan urusan mie. Melainkan dalam urusan rezeki.

"Kita terus melakukan ibadah yang sama, tetapi berharap Allah memberi rezeki yang berbeda"

Coba ingat-ingat kualitas ibadah kita sepanjang 2014 ? Lalu apa yang kita dapatkan di tahun 2015 ?

Lalu kita ulangi lagi kualitas ibadah yang sama sepanjang 2015, rezeki kita pun sama seperti tahun sebelumnya. Begitu-begitu saja

Sekarang mau kita ulangi lagi kualitas ibadah yang sama sepanjang 2016? Tebak rezeki seperti apa yang kita dapat tahun depan!

Harusnya bagaimana ? Harusnya kan tambah shalat duha nya, harusnya tambah tilawah hariannya, tambah shalawat nya, istighfar nya, dll. 

Insya Allah dengan merubah cara, baru kita pantas untuk menikmati perubahan rezeki.

Wassalam.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

HACHIKO

Sudah membaca surat Al-Kahfi jumat ini ? Dalam surat tersebut ada kisah keteladanan seekor anjing yang setia mengikuti pemuda Ashabul Kahfi.

Mengapa harus anjing ? Tidak adakah hewan lain ? Mungkin agar kita malu kepada diri sendiri saat membandingkan sifat baik  kita dengan hewan tersebut.

Saya sendiri malu saat pertama kali membaca kisah hachiko, yaitu tentang seekor anjing di jepang yang setiap sore pergi ke stasiun shibuya untuk menjemput majikannya pulang kantor. Saat majikannya turun dari kereta, hachiko menyambutnya lalu mereka berjalan berdua sampai rumah.

Tahun 1925 majikannya wafat, tetapi rupanya hachiko tidak tau apa itu wafat. Setiap sore hachiko masih pergi ke stasiun untuk menjemput majikannya. Padahal yang dia tunggu tidak pernah datang. Tapi sore keesokan harinya hachiko tetap menjemput lagi. Terus begitu sampai hachiko juga wafat tahun 1935.

Ini bukan sebulan - dua bulan loh. Ini sepuluh tahun ! Seekor hewan bisa sabar dan setia seperti itu kepada majikan nya.

Seharusnya kita lebih berhak untuk sabar dan setia dalam menjemput pertolongan Allah. Karena kita manusia, bukan hewan. Saat kita dalam keadaan hancur, saat hanya Allah satu-satunya yang kita tuju, biasanya semangat sekali shalat tahajud, khusyu sekali setiap berdoa.

Tapi berapa lama biasanya kita bertahan ? Apalagi yang menganggap pertolongan Allah tidak datang juga, luntur pula sabar dan setia kita kepada Allah. Tahajud pun berhenti. Doa pun berhenti.

Sahabat, jangan kalah dengan hachiko. Apalagi Allah berjanji mengabulkan setiap orang yang berdoa kepadaNya, dan Allah Maha Menepati Janji.

Wassalam.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

WEDDING ORGANIZER

Hari ini salah satu santri saya melangsungkan prosesi melamar akhwat pilihan nya. Saya diminta mendampingi sebagai orang tuanya.

Karena itu hari ini boleh kan saya cerita yang berhubungan dengan pernikahan. Coba sejenak kita ingat-ingat bagaimana sibuknya persiapan dua keluarga yang mau melangsungkan resepsi pernikahan. Luar biasa sibuknya. Apalagi tanpa dibantu Wedding Organizer. Dari mulai gedung, katering, undangan, pengisi acara, urusan administrasi, dan lain-lain.

Semua di siapkan jauh-jauh hari. Biasanya tiga atau empat bulan sebelum hari H. Bahkan sampai satu tahun sebelum hari H. Mengapa ? Karena hari H resepsi pernikahan adalah hari yang penting. Jika ada yang berantakan, kedua keluarga pasti menanggung malu. 

Oleh karena itu, kita rela mempersiapkan sampai berbulan-bulan demi kelancaran acara yang hanya satu hari. Betul begitu ?

Hal ini alami, asal jangan lupa bahwa masih ada satu acara yang sangat penting lagi dalam kehidupan kita. Berlangsung nya hanya sebentar, tapi kita harus mempersiapkan selama puluhan tahun, sebab jika acara itu berantakan maka kita akan menanggung penyesalan selama-lamanya.

Yah. Itulah dia sakaratul maut. Acara paling penting di akhir umur kita. Sampai kita rela berpuluh tahun sibuk mempersiapkannya dengan amal soleh. Sebab kita semua ingin sakaratul maut berjalan dengan lancar, dan memperoleh khusnul khotimah.

Sahabat, mulai hari ini setiap kita mendapat undangan pernikahan, kita harus otomatis ingat pula dengan persiapan sakaratul maut. Setuju kan.

Wassalam.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

SAYANGI ANAK KITA

Dunia anak-anak berbeda dengan kita. Oleh karena itu cara kita bicara juga harus berbeda. Sebagian orang tua jarang bicara dengan anak-anaknya. Sekalinya bicara, paling hanya 2M, yaitu Memerintah atau Memarahi.

Jika saudara termasuk tipe orang tua 2M, sering-seringlah mengingat saat mereka begitu polos dan lucu menceritakan sekolah nya.

Seperti ayah yang satu ini, saat sedang mengoreksi hasil isian PR anaknya tentang makanan khas daerah,

"Coba ayah tes jawaban dede ya. Makanan khas dari betawi ?"
"Kerak telor, yah"
"Pintar. Terus makanan khas dari jogja?"
"Gudeg, yah"
"Hebat. Nah makanan khas dari cirebon?"
"Indomie, yah"
"Loh kok indomie ?"
"Iya kan indomie ada yang rasa empal gentong, yah"

Pada hari yang lain ayah melihat putra kecilnya itu sedang kesal sendiri,
"Kenapa dede dari tadi kok marah sendiri?"
"Dede sebel sama guru matematika yah, masa kasih PR susah banget"
"Emang PR nya apa ?"
"Disuruh gambar segitiga sama kaki, yah"
"Loh itu kan gampang, apa susahnya?"
"Aduh ayah, dede gambar garis aja susah kalau harus sama kaki, apalagi ini gambar segitiga"

Bagaimana dengan kita? Hal polos dan lucu apa yang bisa kita ingat tentang mereka? Semoga kita semua menjadi orang tua yang senang "bicara" dengan anak-anak kita.

Wassalam.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

START FROM YOUR FINISH LINE

Anda yang menyukai kata-kata motivasi pasti pernah mendengar kalimat ini. Maksudnya adalah: sebelum kita melakukan Action dalam hidup ini, awali dengan membuat Tujuan yang jelas. Hidup harus punya Dream. Sehingga segala langkah kita selalu menuju kepada satu titik tujuan yang kita buat tersebut dan tidak keluar track nya. Luar biasa ya. 

Salah satu pembicara favorit saya, Mas Jamil Azzaini, sampai membuat satu buku tentang penting nya membuat tujuan hidup, yaitu buku beliau yang berjudul Tuhan Inilah Proposal Hidupku.

Jadi yang dimaksud finish line dalam kalimat tersebut adalah "Tujuan Hidup" ya. Walaupun buat saya, kalimat ini punya definisi yang tidak kalah menariknya. 

Buat saya finish line adalah "Masjid". Kenapa Masjid ? Karena kita semua akan singgah untuk terakhir kalinya di Masjid, yaitu saat kita sudah berbalut kain kafan didalam kendaraan yang bernama keranda jenazah. Masjid lah garis finish kita. Betul kan.

Oleh karena itu, kunci kesuksesan dalam kalimat motivasi Start From Your Finish Line, mari kita artikan sebagai:

"Mulailah segala aktivitas pagi mu dengan subuh berjamaah di Masjid".

Wassalam.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

RUMAH SAKIT STANDAR INTERNASIONAL

Tiga hari lalu tetangga saya melahirkan bayi nya melalui operasi di rumah sakit. Biaya yang dikeluarkan sekitar sepuluh juta atau kurang. 

Lantas saya teringat kawan saya yang lain juga melahirkan melalui operasi dengan biaya lebih dari dua puluh juta. Sebab dia operasi di rumah sakit berstandar internasional.

Apa yang membedakan ? Tentu saja standar nya tinggi. Baik standar dokternya, standar perawatnya, peralatannya, obatnya, prosedurnya, dan lain-lain.

Dengan memiliki standar yang lebih tinggi dari rumah sakit lain, maka orang akan membayar mahal. 

Persis seperti keadaan kita di hadapan Allah. Jika standar kita lebih tinggi dari orang lain, maka Allah akan memberi rezeki kepada kita lebih mahal juga. Standar shalat duha kita, standar sedekah kita, shalawat kita, tahajud kita, dan lain-lain. 

Maka nya, tingkatkan terus standar ibadah kita, syukur-syukur bisa berstandar internasional.

Wassalam.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

GURU YANG MURAH HATI

Dulu saat saya masih sekolah smp dan sma selalu ada saja guru yang terkenal murah hati. Jadi gini, kalau guru tersebut kasih soal ulangan berbentuk essay, kita isi saja tulis sepanjang-panjangnya jawaban yang mendekati, walaupun asli nya kita gak tau jawaban sebenarnya.

Istilahnya kita "mengarang bebas" aja. Nanti saat dikoreksi sama si guru, jawaban kita walaupun salah tetap diberi poin sedikit. Istilahnya tetap dapat "upah nulis". Daripada lembar jawaban kita kosong, justru gak dapat poin sama selali.

Saudara juga ingat kan tipe guru yang seperti ini selalu ada saja saat kita sekolah ? Padahal jawaban nya salah, tapi karena si murid sudah ada kemauan untuk menjawab, tetap saja guru memberi poin. Ini namanya guru yang murah hati.

Saudara, jika manusia saja bisa sepemurah itu, tentu Allah lebih berhak lagi untuk pemurah kepada kita hambaNya. Karena itu perlu sekali kita berbaik sangka kepada Allah.

Lihatlah shalat kita tidak khusyu, lihat istigfar kita irit sekali gak sebanding dengan dosa yang jumlahnya sangat boros, harusnya kalau kita menilai dari sudut pandang manusianya, ibadah kita gak mungkin diterima. 

Disinilah pentingnya kita tempatkan akhlak kita berbaik sangka (husnuzon) kepada Allah Yang Maha Pemurah. 

Itu sebabnya guru saya selalu berpesan, "jangan kamu abaikan dua hal; husnuzon kepada Allah, dan husnuzon kepada manusia".

Wassalam.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

MODAL SERIBU, UNTUNG SEMILYAR

Wah, bisnis apa ini bisa untung berkali lipat seperti itu ? Hehe, saya bukan mau cerita bisnis. Saya mau menceritakan kembali sebuah kisah pada zaman khalifah Al-Mansur.

Suatu hari datang seorang badui mengharap khalifah memberinya uang, tapi khalifah justru memberi nasihat;

Daripada saya kasih uang, mau gak saya ajarkan sebuah hadist yang saya terima dari ayah saya, beliau terima dari kakek saya, beliau terima dari buyut saya, beliau terima dari Sahabat Ibnu Abbas dan beliau terima dari Rasulullah SAW bersabda;

"Siapa yang beristighfar seribu kali sehari selama setahun, maka tidak akan berlalu setahun tersebut kecuali Allah jadikan orang itu seorang kaya raya"

Maka badui tersebut mengamalkannya hingga pada akhir tahun... Singkat cerita. Sampai pada suatu hari di akhir tahun tersebut hujan dan dingin, dia berteduh di sebuah biara tua, lalu dia menemukan guci kuno yang berisi uang 36.000 dirham (setara Rp. 1,5 M)

Lalu dibawalah uang itu kepada khalifah, oleh khalifah dikatakan, Nah itulah rezekimu, engkau keluarkan dulu seperlima sebagai zakat harta karun, sisanya yang 80% milikmu.

Tetapi badui tersebut tanpa diduga justru hanya mengambil yang seperlima, dan 80% diserahkan kepada khalifah untuk baitul maal. Rupanya tawadhu sudah menyeliputi hatinya sebagai hasil dari pendidikan istighfar.

Lihatlah betapa dahsyat apa yang terjadi setelah kita mengakui dosa-dosa kita dan meleburnya dengan istighfar. Rezeki datang berkelimpahan, bahkan rezeki terbesar adalah kekayaan hati.

Jadi apa kesimpulan kisah tersebut ? Kesimpulannya, dosa-dosa kita menyumbat aliran rezeki. Siapa yang ingin rezeki mengalir deras, atasi dulu penyumbat nya itu dengan istighfar. Bukan hanya rezeki dzohir, bahkan rezeki bathin.

Wassalam.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

MASA DEPAN KITA

Pak Agus bekerja di TPU (Taman Pemakaman Umum). Malam itu ia bercerita pengalaman nya yang tidak terlupakan. Saat saya mendengar cerita beliau, saya merasa sadar manusia tidak pantas merasa sombong. 

Karena itu saya ceritakan kembali kepada saudara, saya yakin saudara bisa lebih banyak lagi mengambil hikmahnya.

Jadi begini, waktu itu ada jenazah yang sudah dikuburkan tujuh hari di tanah orang lain. Si empunya tanah tetap memaksa jenazah tersebut dipindahkan. Maka Pak Agus yang di beri tugas tersebut.

Beliau menjelaskan detail sekali kondisi jenazah manusia jika sudah mencapai hari ketujuh. Beginilah yang akan terjadi pada kita semua.

Saat kubur selesai digali dan papan penutup jenazah dibuka, bau bangkai yang sangat busuk menusuk sekali. Kondisi kain kafan berubah kotor berwarna hitam kecoklatan merata. 

Warna ini disebabkan rembesan cairan yang menetes dari dalam tubuh jenazah. Cairan nya hitam seperti oli bekas, baunya busuk seperti bau selokan yang penuh sampah, saat jenazah diangkat keatas, cairan ini menetes-netes dari seluruh tubuhnya. 

Cairan itu berasal dari pembusukan organ-organ di dalam perut kita. Ginjal, paru-paru, jantung, dan lain-lain. Pada saat nya nanti hanya menjadi cairan hitam yang menjijikkan.

Tubuh kita yang saat ini tegap dan kulit yang kencang, di masa depan hanya sebatang daging lembek dan berbau menyengat. 

Masih mau menyombongkan diri ?

Wassalam.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

URUSAN BELUM SELESAI ?

Ini kisah nyata tentang seorang Lelaki. Lelaki ini orang soleh. Dia punya sahabat yang mulai tidak terlihat setiap pengajian di Masjid. 

Karena itu dia selalu sempatkan untuk menjemput sahabat nya itu saat mau menghadiri pengajian. Dan sahabatnya itu selalu saja punya alasan untuk menolaknya.

"Wah maaf kawan, saya ada urusan belum selesai sedikit lagi"

"Aduh kawan lagi tanggung sebentar lagi urusan saya ada yang harus saya selesaikan"

"Gimana ya, ini mendesak sekali urusan saya yang hari ini harus saya tangani"

Sampai suatu hari dia datang minta waktu sahabatnya dan mengajaknya ke suatu tempat. Kemana ? Ke pemakaman. Dengan penuh tanda tanya sahabatnya ini bertanya,

"Kenapa kita ke pemakaman?"
"Ini loh, saya cuma pengen kamu tau bahwa mereka semua yang sudah terbaring disini, mereka juga punya urusan yang belum selesai saat di dunia, tetapi keburu kematian datang kepada mereka"

Wah dahsyat ya. Nasehat nya kena banget. Seolah-olah ditujukan untuk diri kita sendiri. Sebab kita selalu menunggu urusan dunia beres dulu, baru berniat menggarap urusan akhirat.

⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

Wassalam.

LAGU ANAK-ANAK

Kita bisa mengambil hikmah dari apa saja. Bahkan dari lagu-lagu anak. Saya kenal seseorang yang sangat menyukai lagu Cicak-cicak Di Dinding.

Karena menurut beliau, lagu ini mengajarkan sebuah prinsip, bahwa kalau memang sudah rezeki pasti akan datang sendiri kepada calon pemiliknya. 

Tapi ternyata ada loh orang lain yang berpendapat bahwa lagu anak-anak menyebabkan sifat penakut dan tidak sopan. Loh kok bisa ? 

Lihat saja lagu Nina Bobo, kan ada baitnya yang berbunyi "kalau tidak bobo, digigit nyamuk!"
Nah tuh anak masih kecil sudah di ancam, nanti kalau besar gimana gak jadi penakut :)

Satu lagi dalam lagu Naik Delman, sampai pada bait "naik delman istimewa ku duduk di muka!"
Waduh ngajari tidak sopan ini, harusnya duduk kan di kursi, kok malah muka yang di duduki :)

Bagaimana dengan saudara ? Punya lagu anak-anak yang berkesan banget karena mengandung sebuah hikmah?

Wassalam.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

BANGUN TIDUR INGAT SIAPA / APA ?

Perhatikan urutan doa bangun tidur yang luar biasa berikut ini, sesuai yang diajarkan Rasulullah : 

١. لا إلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ المُلْكُ ؛ وَلَهُ الحَمْدُ ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ 

٢. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ

٣. وأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ

٤. الحمدلله الذي أحيانا بعدما أماتنا و إليه النّشور

Kebanyakan kita bangun tidur hanya membaca doanya saja (4). Ternyata pertama sekali yang harus kita ingat saat bangun tidur adalah Allah (1) (2). Padahal biasanya bangun tidur ingat smartphone. Bangun tidur ingat tugas kantor. Bangun tidur ingat tagihan jatuh tempo. 

Semua yang kita ingat saat pertama kali membuka mata setiap hari, adalah hal-hal duniawi. Pantas saja kita jadi budak dunia. Coba yuk ganti dengan hal yang mulia. Agar hidup kita penuh kemuliaan juga.

Setelah ingat Allah, saat bangun tidur ingat Rasulullah (3) sebab, Rasulullah saat bangun pertama kali pada hari kebangkitan, beliau ingat kepada kita ummatnya.

Dalam hadist, saat Rasulullah sebagai manusia pertama yang dibangkitkan setelah hari kiamat, Beliau bertanya kepada malaikat jibril

"Hari apa ini wahai Jibril?"
"Inilah hari kebangkitan wahai Rasulullah"
"Dimanakah ummat ku wahai Jibril?"

Lihatlah manusia mulia ini, saat genting seperti itu bukannya ingat keluarganya, bukan pula ingat anak-anaknya, tetapi yang diingat justru kita ummatnya. Maka nya kita lebih pantas lagi untuk ingat kepada Rasulullah.

Wassalam.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

KEBEBASAN FINANSIAL

Banyak sekali orang memiliki mimpi bisa mencapai Kebebasan Finansial, walaupun istilah ini masih berubah-ubah definisi nya.

Kebebasan Finansial berarti : "Kita tidak perlu lagi bekerja untuk memperoleh pendapatan, karena pasif income kita sudah mampu untuk memenuhi gaya hidup kita". 
Istilah keren nya: Uang bekerja untuk kita.

Tapi kemudian definisi ini di revisi, karena manusia apabila berhenti bekerja maka kreatifitas nya mati dan hidupnya tidak lagi bisa dinikmati. Jadi sekarang Kebebasan Finansial berarti,

"Penghasilan kita dari pekerjaan sudah mampu memenuhi kebutuhan hidup kita, dan kita tetap bekerja karena kita ingin terus produktif dan berkreasi"

Saya lebih cocok dengan definisi kedua, karena memang bekerja itu ada kenikmatan tersendiri. 

Tapi, saya punya definisi versi sendiri juga yang bisa saudara pertimbangkan, yaitu,

"Penghasilan kita dari pekerjaan sudah mampu memenuhi kebutuhan hidup kita, dan kita tetap bekerja karena mengharap pahala dari Allah"

Sebab ada pahala yang hanya didapat dalam bekerja (tolabur rizqi) yang tidak bisa didapat dalam ibadah yang lain. 

Dan pada level ini bukan lagi uang bekerja untuk kita, tetapi uang beribadah untuk kita. 

Yah, benar kan, karena uang tersebut kita cari nya dengan niat yang baik, dan kita belanjakan nya untuk barang yang halal. Perputaran nya bernilai pahala.

Semoga Allah memudahkan segala langkah kita untuk menuju Kebebasan Finansial.

Wassalam.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

LAYANG-LAYANG

Hidup kita ini bagaikan layang-layang, semakin tinggi terbangnya, semakin kencang angin yang menghembusnya.

Karena itu layang-layang dikendalikan oleh pemain nya, karena pemain tau persis kapan harus mengarahkan ke kanan atau ke kiri. Kapan pula harus ditarik atau diulur.

Selama layang-layang masih terikat dengan benang nya, dia akan selamat. Karena benang itu terhubung dengan si pemain. 

Tetapi jika benang putus, maka berakhirlah kisah layang-layang terombang-ambing di angkasa entah sampai mana.

Jika kita si layang-layang, siapa si pemain nya ? Tidak lain adalah isteri kita. Hanya isteri yang paling memahami karakter kita, sehingga isteri tau persis kapan mengarahkan kita ke kanan atau ke kiri.

Semakin tinggi karir seorang suami, semakin dia membutuhkan isterinya untuk menghadapi angin yang semakin kencang menghembusnya.

Dan sebagaimana layang-layang, kita juga harus memegang erat tali kasih kepada isteri. Jangan meragukan nya apalagi mengkhianati nya. Sebab jika tali tersebut putus, bersiaplah terombang-ambing di kehidupan ini.

Wassalam.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

MALIN KUNDANG, THE LAST SESSION

Saya yakin saudara pasti tau legenda  tentang Malin si anak durhaka itu. Tetapi jika saya tanya bagaimana kabar ibu nya setelah Malin membatu ? Ada yang tau ?

Saya juga belum pernah dengar gimana. Yang jelas, kisah Malin punya hikmah yang bagus tentang ahlak seorang anak. Saya sih berharap kisah Ibunda Malin juga mengandung hikmah yang bagus tentang kasih sayang orang tua. Biar komplit legenda nya ini.

Yah misalnya saja, ini hanya misal nih, ibu Malin sangat menyesal karena tidak bisa mengendalikan ucapan nya. Beliau begitu sedih begitu melihat darah dagingnya sendiri menjadi batu seperti itu. Tapi gimana lagi, penyesalan tinggal penyesalan.

Seolah-olah ibu Malin pengen ajari semua orang tua agar menjaga lisan mereka dari mengutuk atau melaknat anak. Akibatnya hanya akan kembali kepada diri sendiri. 

Bagaimanapun anak adalah investasi akhirat bagi setiap orang tua. Anak lah yang memakaikan mahkota kepada orang tua nya disurga, bukan sebaliknya. Jika anak kita kurang memiliki ahlak kepada kita orang tuanya, jadikan kesempatan untuk senantiasa bermunajat kepada Allah agar memberinya hidayah.

Diikuti dengan kesabaran lisan ini dari mengutuk atau melaknat. Karena Rasulullah sendiri bersabda,

"Sesungguhnya aku diutus bukan sebagai pelaknat, melainkan aku diutus sebagai rahmat"

Wassalam.
Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

MANGGA HARUM MANIS

Jika seorang ibu mendekati mamang penjual mangga di pinggir jalan, kita semua bisa menebak jalan ceritanya, tawar menawar dan pilih memilih.

"mang ini harum manis berapa sekilo nya?"
"tiga puluh ribu bu"
"wah kemahalan tuh mang dua puluh ya"
"belum bisa bu, harum manis memang mahal kalau mau lebih murah ini ada mangga indramayu"
"saya kurang suka mangga indramayu, ya udah dua lima ya, tapi saya pilih sendiri ya mangganya, nanti mang tinggal nimbang"

Sepakat dengan harga yang lebih mahal dari jenis mangga lainnya, si ibu pun memilih-milih mangganya. Dicium harumnya, dilihat kulitnya takut ada bagian yang busuk.

Namanya orang membeli, pasti pilih-pilih barangnya, ya kan. Dan kalau memang barang bagus pasti berani membayar mahal, betul kan.

Jika nanti Allah pilih-pilih diantara semua mahlukNya, untuk dibayar mahal dengan surga, apakah kita bakal terpilih oleh Allah ? 

Ya Allah membayangkan aja bikin netes air mata saya. Karena ngukur diri saya ini betul-betul gak pantas di pilih oleh Allah.

"Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka" (At-Taubah, 111)

Wassalam.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

TOTALITAS, EFISIEN, DAN VISIONER

Mantap nih judul nya kaya ahli motivasi diri. Hehe. Saya padahal mau cerita tentang qurban. Loh, apa hubungan nya ? Jelas ada. 

Ternyata ketiga hal ini adalah hikmah yang diajarkan dalam qurban. Tentu saja hanya sebagian kecilnya. Adapun sebagian besarnya tentang hikmah qurban bisa kita dapatkan dari para ulama.

1. Totalitas
Kemaren saat idul fitri kita bayar zakat fitrah kasih apa ke mustahik ? Beras. Dimasak jadi nasi kan. Maka sekarang idul adha kita kasih daging. Dimasak jadi lauk. 

Perumpamaan ini menunjukkan seorang muslim itu ibadah jangan setengah-setengah, harus total, masa nasi doang lauk nya mana ?

Shalat 5 waktu rajin tapi gak pernah baca Al-Quran, puasa rajin tapi sama sedekah pelit banget, ini contoh orang yang setengah-setengah. 

2. Efisien
Ada yang bertanya kenapa qurban harus daging hewan ? Kan kalau dikasih uang akan lebih menyenangkan para mustahik.

Jawaban nya, karena kalau dikasih uang belum tentu di belikan makanan, nanti malah di belikan pulsa, quota internet, atau beli voucher game. 

Padahal kita pengen nya kasih makanan biar jadi nutrisi di badan mereka, nutrisi diproses jadi darah, dan darah mengalir di badannya. Selama dia lagi ibadah dengan badannya itu, kita dapat pahalanya juga.

Karena itu tidak efisien kalau kita kasih uang, yang praktis ya kasih langsung berupa bahan makanan nya.

3. Visioner 
Kenapa kita disunnahkan melihat hewan qurban kita saat dipotong ? Agar kita berdoa begini dalam hati,

"Ya Allah, hari ini aku baru sanggup persembahkan seekor hewan mati di jalan Engkau, tapi aku bertekad suatu hari ini diriku ini yang akan mati di jalan Engkau"

Itulah tekad seorang muslim. Visi hidupnya untuk mati di jalan Allah. Artinya dia persiapkan dirinya setiap hari dalam ketaatan, sehingga jika datang hari nya dimana dia harus mati, dia mati dalam ketaatan di jalan Allah.

Wassalam.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

KAMBING

Musim qurban begini sudah banyak kambing yang dikumpulkan di halaman masjid oleh panitia qurban. Apa kira-kira yang jadi obrolan para kambing muda kepada kambing senior yang ada disana ya ?

(Saat adzan)
"Mbing itu suara apa ?"
"Oh itu suara adzan. Agar manusia mendengar panggilan Allah"
"Kok itu kawan-kawan kita pada asyik main sendiri gak dengar adzan?"
"Ya nggak lah. Namanya juga kambing, ga akan dengar panggilan adzan"

(Saat sholat)
"Mbing itu manusia lagi ngapain ?"
"Oh itu disebut shalat. Mereka lagi menghadap Allah"
"Kok kita gak ikut shalat, Mbing ?"
"Lah shalat itu untuk manusia. Kalau kambing ya nggak shalat"

(Saat zikir)
"Mbing selesai shalat kok manusia masih pada duduk disana ?"
"Oh itu disebut berzikir. Karena manusia masih menjaga adab kepada Allah, selesai shalat gak langsung bangun"
"Kok kita gak ikut berzikir ?"
"Kamu ini manusia apa kambing sih ? Yang dengar adzan, terus shalat dan zikir itu namanya manusia. Yang tidak dengar adzan, tidak shalat, dan tidak zikir itu namanya kambing" :)

Wassalam.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

MAHA BESAR KEKUASAAN ALLAH

Hari ini kita dengar takbir dimana-mana membesarkan kekuasaan Allah. Usahakan agar diri kita pribadi juga mengikuti alur alam semesta pada hari ini. Mengabaikan diri kita sehina-hinanya dan mengagungkan Allah semulia-mulianya.

Untuk menggambarkan betapa Allah Maha Besar dan Maha Mampu atas segala hal, saya kadang-kadang membayangkan berapa jumlah umat manusia di muka bumi ini. Saudara tau berapa ?

Ya, manusia berjumlah 7 milyar jiwa hari ini. Mereka semua ditanggung rezeki nya oleh Allah. Mari kita asumsikan setiap orang makan nasi 3 piring sehari.

Maka angkanya menakjubkan, Allah setiap hari menanggung 21 milyar piring nasi untuk dimakan para manusia. Itu baru satu hari loh. Allahu Akbar.

Atau kadang saya membayangkan tentang tata surya kita. Ini juga bikin saya gemetar karena menyaksikan betapa Maha Besar Kekuasaan Allah.

Betapa tidak, saudara tau berapa jarak matahari dari tempat kita duduk ini ? Ya, jaraknya sejauh 150 juta kilometer.

Saking besarnya angka ini kita malah jadi gak merasa apa-apa, karena kita tidak terbiasa dengan angka-angka besar. Baik saya sederhanakan.

Seandainya ada pesawat canggih lalu kita pakai pesawat ini terbang menuju matahari. Anggap kecepatannya sama dengan pesawat Garuda Indonesia yang mengantarkan jamaah haji.

Berapa lama perjalanan kita di dalam pesawat tersebut ? Ternyata butuh waktu 19 tahun non stop perjalanan kita sampai ke matahari. Allahu Akbar.

Jadi hadirkan Kekuasaan Allah saat kita bertakbir sepanjang idul adha ini. Takbir dengan lisan, dan takbir dengan hati juga.

Wassalam.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

WORTEL SEGAR

Mengapa saya merasa waktu sehari-hari cepat sekali berlalu ?
Mengapa saya merasa banyak waktu terbuang tidak menghasilkan apa-apa ?
Mengapa waktu saya hanya berisi kegelisahan, banyak rencana tapi sedikit tindakan, selalu cemas ?

Ternyata saya baru tau itu yang namanya dicabutnya "keberkahan waktu" kita oleh Allah. Bahkan alasannya sangat rasional, saya dapat ilmunya dari peternak kelinci.

Begini, peternak kelinci itu setiap hari tepat jam 5 pagi harus datang ke pasar induk untuk membeli wortel yang paling segar. Mereka datang duluan karena ingin jadi pembeli pertama.

Sebab kalau kelinci nya dikasih makan wortel segar, mereka semua seharian terlihat lincah, aktif, dan sehat. Seandainya si peternak datang telat maka kehabisan wortel segar, karena rebutan dengan pembeli pertama. 

Akibatnya mereka beli wortel sisanya. Emang sih kelinci itu makan tetap makan, tapi mereka seharian terlihat lesu, gak bergairah, dan tidak energik.

Nah itulah yang terjadi sama kita, kalau kita shalat tidak tepat waktu, maka kita kehabisan keberkahan karena direbut jamaah pertama. Emang sih shalat tetap shalat, tapi akibatnya seharian kita hanya gelisah, dikejar-kejar hal gak jelas, dan waktu terasa sempit.

Jelas kan. Jadi sekarang siap untuk merebut wortel segar ?

Wassalam.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

TELUR HARI INI, LEBIH BAIK DARIPADA AYAM ESOK HARI

Tahun 2016 ini target saya sebenarnya adalah bisa istiqomah setiap hari shalat duha 8 rakaat dan membaca Al-Quran 1 hari 1 juz. Tapi sudah masuk september belum tercapai juga.

Setiap saya mencoba mengeksekusi target tersebut paling hanya bertahan 3 hari. Saudara punya pengalaman yang sama ?

Rupanya salah satu penyebabnya adalah target yang terlalu besar, menyebabkan setiap hari kita hanya bersiap-siap saja. Menunggu kapan hari dimana kita akan berubah total.

Nah, terus bagaimana ? Ternyata ada peribahasa arab yang bagus sekali :

ﺑَﻴْﻀَﺔُ ﺍﻟﻴَﻮْﻡِ ﺧَﻴْﺮٌ ﻣِﻦْ ﺩَﺟَﺎﺟَﺔِ ﺍﻟﻐَﺪِ

Telur hari ini, lebih baik daripada ayam esok hari

Rahasianya, jika target kita terlalu besar maka pecahkanlah menjadi target-target kecil. 

Jangan menunggu hari dimana kita bisa membaca Al-Quran 1 juz sekaligus, tetapi targetkan untuk hari ini 2 lembar.

Jangan pula menunggu hari dimana kita bisa duha 8 rakaat sekaligus, tetapi targetkan untuk hari ini 2 rakaat.

Jangan menunggu hari dimana kita bisa dapatkan seekor ayam, tetapi targetkan untuk hari ini sebutir telur. Karena telur hari ini, lebih baik daripada ayam esok hari.

Wassalam.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

AZAN PALING MENGGETARKAN

Dulu saat saya duduk belajar kepada Kyai saya, Beliau bercerita tentang azan Sahabat Bilal saat jenazah Rasulullah di makamkan. Saat itu Sahabat Bilal tidak dapat melanjutkan azan nya dan jatuh pingsan pada kalimat "Asyhadu anna Muhammad Rasulullah".

Saya yakin itu adalah adalah azan paling menggetarkan sepanjang sejarah manusia.

Masih adakah azan lain yang juga menggetarkan ? Ada. Saya sering menghadirinya. Yaitu azan nya seorang anak saat pemakaman jenazah ibunya. Sedih, merinding, dan menggetarkan.

Sebab saat mereka mengumandangkan azan tersebut dengan lisan nya, mereka mengumandangkan kalimat lain dengan hati nya. Kira-kira begini.

Ibu
Sekarang ibu meninggalkanku
Padahal dulu hanya ibu yang setia menemaniku saat aku sakit
Ibu rela menahan kantuk, untuk melihatku tidur pulas
Ibu rela menahan lapar, untuk melihatku kenyang

Ibu 
Setiap hari saat aku bangun tidur
Sepiring sarapan sudah tersedia 
Tanpa aku berpikir siapa yang membuatnya
Tanpa aku bertanya mengapa ibu bangun lebih awal demi sepiring sarapan untukku

Ibu
Aku selalu melihat layar smartphone ku
Sampai tidak sempat melihat wajahmu
Aku selalu menyapa sosial media
Tapi tidak punya waktu menyapa ibu 
Sekarang ibu mau pergi selamanya ?
Tidak kasih kesempatan aku untuk memperbaiki nya ?
Aku kangen memandang wajah ibu
Aku kangen menyapa ibu
Aku kangen dipeluk ibu

Wassalam.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

DETOX 

Sistem pencernaan kita kemasukan makanan-makanan tidak sehat setiap hari. Mulai dari pengawet, pewarna, pemanis buatan, dan sebagainya.

Oleh karena itu kita perlu sesering mungkin mengkonsumsi makanan yang bersifat detox yang akan membersihkan racun keluar tubuh. Contohnya apel dan jeruk lemon.

Begitu pula panca indera kita mata, telinga, dan lisan. Setiap hari terkontaminasi aktivitas tidak sehat. 

Mata melihat hal yang diharamkan, lisan berbicara yang menyakiti saudaranya, dan telinga ikut mendengarkan.

Oleh karena itu kita perlu setiap hari membaca Al-Quran, sebagai detox yang akan membersihkan racun dalam panca indera kita. Perhatikan keajaiban ini, ketika membaca Al-Quran ketiga panca indera kita bekerja.

Mata melihat mushaf, lisan membaca nya dengan suara yang didengar oleh telinga kita sendiri. Sekali mendayung tiga pulau terlampaui.

Bahkan pikiran dan hati kita ikut di bersihkan, bila kita membaca Al-Quran sambil menghadirkan hati. 

Oleh karena itu orang yang jauh dari Al-Quran, panca indera nya sudah penuh dengan kotoran maksiat, pikiran nya sudah tidak bisa jernih, dan hatinya sudah lelah dan tidak tenang.

Jika kita yang mengalami hal ini, seharusnya kita segera detox panca indera, pikiran, dan hati kita dengan kembali kepada Al-Quran.

Wassalam.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

TAKSI ONLINE

Suatu malam saya dan keluarga memesan jasa taksi online. Waktu itu kebetulan saya pesan Grab. Ini bukan iklan ya saudara, saya secara random pakai semua jasa taksi kok. 

Saya selalu ngobrol dengan pengemudinya, termasuk malam itu juga saya akrab dengan beliau.

"Gimana rasanya pak selama jadi driver Grab?"
"Dulu sih enak mas, tapi sekarang driver Grab tambah banyak, jadi pelanggan berkurang"
"Oh begitu ya, sekarang banyak Grabcar dimana2"

"Maka nya saya rencana nya mau daftar jadi driver Uber juga mas. Buat nambah pelanggan"
"Oh boleh ya begitu ?"
"Ya gak boleh, tapi saya pakai dua hape berbeda mas. Kalau pakai satu hape ketahuan sama Grab bisa kena sanksi, karena dari awal kita sudah di kasih pelanggan sama Grab ya kita harus fokus sama Grab, gak boleh mencari pelanggan taksi lain"

Wah ini ilmu yang luar biasa nih. Seakan-akan yang saya dengar dari ucapan beliau itu,

"Karena dari lahir kita sudah di kasih rezeki sama Allah, ya kita harus punya perhatian kepada perintah Allah, gak boleh terpecah perhatian kita kepada yang lain yang tidak menjamin apa-apa dari rezeki kita"

Wassalam.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

BAHASA ARAB

Sebagai seorang muslim, kita harus punya niat mempelajari bahasa arab, karena bahasa arab adalah bahasa Al-Quran, bahasa Hadist, dan bahasanya penduduk surga.

Jika sama sekali tidak tau bahasa arab bisa fatal seperti yang dialami pemuda ini, dia mau menyambut dubes negara arab yang mau datang ke kantornya.

Karena itu dia hafalkan percakapan standar apa kira-kira orang yang baru bertemu, yang dia pelajari dari guru ngajinya. 

+ Assalamualaikum
- Waalaikumussalam
+ Kaifa haaluk ? (bagaimana kabarmu)
- Ana bikhair  (saya baik-baik saja)
+ Alhamdulillah ana said jiddan (saya senang sekali mendengarnya)

Si pemuda dengan gigih menghafal dua percakapan tersebut. "Kaifa haaluk". Kemudian "alhamdulillah ana said jiddan". Setiap hari dia ulang-ulang.

Begitu tiba hari kedatangan dubes, dia justru grogi sehingga kalimatnya tidak jelas. Haaluk (kabarmu) jadi terdengar khaaluk (pamanmu). Sang dubes tak menyangka ditanya seperti itu dia heran pemuda ini tau paman nya baru masuk rumah sakit

"Assalamualaikum"
"Waalaikumussalam"
"Kaifa khaaluk ?" (bagaimana pamanmu)
"Huwa marid fil mustasyfa" (dia sakit dan masuk rumah sakit)
"Alhamdulillah ana said jiddan"

Kelanjutan cerita ini bisa ditebak oleh saudara sendiri :)

Wassalam.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

POKEMON GO

Banyak orang yang merasa sedih melihat orang lain gembira sekali main pokemon go. Sampai lupa waktu, lupa tempat. Tidak sedikit yang memberi nasihat, bahkan ada yang mengancam dengan dalil-dalil.

Saya yakin semua niatnya baik. Saya sendiri bagaimana saat melihat orang lain terlihat begitu gembira main pokemon go ? Saya anggap ini kesempatan buat saling mendoakan.

Saya ingat cerita yang dialami kyai kami, saat itu beliau sedang naik lift tiba-tiba masuk pula ke dalam lift tersebut sepasang kekasih bule. Mereka sangat gembira sekali sampai berciuman di dalam lift tanpa menghiraukan ada orang lain di sana.

Apa yang dilakukan kyai ? Beliau justru mendoakan kedua sejoli tersebut dengan doa begini,

"Ya Allah sebagaimana Engkau izinkan mereka merasakan gembira di alam dunia ini, maka izinkanlah agar mereka juga merasakan gembiranya alam akhirat"

Dan beberapa hari kemudian, kyai mendapat kabar dari orang-orang, bahwa kedua bule tersebut kini memeluk agama Islam. Subhanallah dahsyat nya doa yang ikhlas dari seorang muslim.

Jadi saya memilih hal yang lebih menjaga hati kita, saat saya melihat seseorang betapa gembira main pokemon go, kesempatan saya mendoakan, "Ya Allah sebagaimana Engkau izinkan mereka merasakan gembira di alam dunia ini, maka izinkanlah agar mereka juga merasakan gembiranya alam akhirat"

Wassalam.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

CERMIN

Suatu hari saya datang ke toko aksesoris hape untuk membeli screen protector. Saat penjual nya menyapa saya, langsung saya menebak dia ini pasti orang cirebon.

Sebagai sesama orang cirebon, rasanya cukup bicara sedikit, kita sudah bisa menebak. Saudara juga pernah mengalami begitu saat bertemu orang satu kampung ?

Mengapa bisa begitu ? Karena manusia ini ibarat cermin. Coba perhatikan, saat seseorang bercermin, sesungguhnya dia melihat dirinya sendiri dalam cermin tersebut kan, bukan orang lain.

Saat saya berinteraksi dengan si penjual aksesoris, saya langsung feeling ada bagian dari dirinya yang mencerminkan sisi kecirebonan saya. Maka nya saya tau. 

Dan prinsip cermin ini yang sesungguhnya bekerja saat kita menilai seseorang. Saat kita menilai salah satu kawan kita adalah orang sombong, sesungguhnya ini membuktikan kita juga punya sifat sombong dalam diri kita. 

Iya dong, darimana kita bisa mengenali kesombongan seseorang kalau bukan karena sifat itu mencerminkan diri kita sendiri ?

Maka nya sepanjang saya belajar kepada orang-orang yang hati nya bersih, mereka tidak pernah menilai sifat buruk orang lain. Rasanya semua orang itu baik di mata mereka. 

Ini karena hatinya baik. Jadi hanya kebaikan pula yang ada di cerminnya.

Wassalam.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

SYUKUR QUOTIENT (KECERDASAN BERSYUKUR)

Jangan protes ya, ini istilah baru buatan saya sendiri. Sebab saya sadar untuk selalu bersyukur butuh kecerdasan tertentu. Sebaliknya untuk mengeluh rasanya siapa saja bisa melakukan nya, termasuk saya.

Ada pengalaman berharga buat saya. Waktu itu saya sedang di supermarket, tiba-tiba ada seorang ob (office boy) menegur saya dari belakang.

Ternyata beliau teman saya saat sd. Spontan saya langsung akrab sama beliau.

"Wah ente ob disini, ane sering kesini baru liat ente sekarang"
"Iya ini ane baru keterima jadi ob disini"

Secara refleks saya hampir saja pengen membesarkan hatinya dengan mengatakan, "mudah-mudahan gak lama disini, nanti dapat kerja yang lebih baik lagi" eh tapi belum sempat keluar ucapan itu dari mulut saya, dia langsung lanjutin obrolan nya,

"ya mudah-mudahan aja ane bisa lama jadi ob disini, sebab sekarang ini pekerjaan satu-satunya tumpuan keluarga ane"

Lah cuma ob aja kok seneng banget? Mulut saya semakin terkunci pada waktu itu sampai dia melanjutkan obrolannya lagi,

"ane dan isteri dulu kerja di pabrik. Saat berangkat kerja bersama, motor kami di serempet truk, sehingga isteri meninggal seketika dan ane dibawa ke rumah sakit. 

Karena ane pulih lumayan lama, maka ane dikeluarkan dari pabrik dan mencari kerjaan baru. Alhamdulillah dapat disini, ini harapan ane satu-satunya sebab anak ane empat sekarang tinggal ngandelin penghasilan ane doang"

Subhanallah. Ini yang namanya ilmu bersyukur. Sekarang juga kita yang bekerja lebih baik dari posisi ob, dan anak isteri kita dalam keadaan sehat dan ceria setiap hari, tanya pada diri sendiri hari ini sudah bersyukur berapa kali kepada Allah ?

Wassalam.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

TRAVELLING TO GARUT

"Selamat ya mas, mbak, kalian berangkat lagi hari ini. Tujuan sekarang ke Garut dan Sumedang, siap terbang saat ini juga?"
"Siaaapp... dengan senang hati..."

Seperti biasa teller bank yang ramah itu akhirnya menerbangkan kami melalui jalur digital, dalam hitungan detik kami sampai disana. Atas perintah majikan kami yang dermawan, kami pun sampai di Garut.

Kami sudah berkeliling indonesia. Dimana ada bencana alam, kami pasti diterbangkan kesana. Anehnya, kemanapun kami pergi untuk membantu saudara-saudara kami, akhirnya kami balik lagi ke pangkuan majikan kami itu. Ini nanti selesai dari Garut, kami pasti kembali ke rekeningnya lagi. Buktikan saja nanti.

Apa yang kami lakukan di daerah bencana tersebut ? Tugas kami menemani para relawan.

Saat para relawan melihat ada kekurangan makanan, kami segera dipanggil. Lalu bernegosiasi kepada pihak catering. Saat dibutuhkan obat, kami meluncur ke apotik untuk bernegosiasi pula. 

Apa saja yang sangat mendesak diperlukan, kami selalu berhasil menyediakannya. Karena kehadiran kami, saudara-saudara kita yang terkena musibah sangat terbantu sekali.

Nanti di akhirat, kami pula yang mempersaudarakan mereka semua dengan majikan kami itu. Sehingga walaupun majikan kami tidak pernah kemana-mana, tapi beliau punya banyak saudara dimana-mana.

(Andai uang di rekening kita bisa bicara, pasti sesenang itu cerita nya saat kita mengutusnya ke Garut untuk mewakili kita yang tidak sempat kesana)

Wassalam.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

SIWAK BASAH

Tetangga saya baru saja pulang haji. Sebab beliau masuk kloter satu, berangkat lebih dulu, pulangpun lebih dulu. Saya sekeluarga dapat oleh-oleh siwak, peci, cokelat, kurma, dll.

Apa yang paling membuat saya senang ? Tentu saja siwak. Sebab siwak dari sana pasti masih basah. Masih bisa kita rasakan sensasi rasa kayu siwak nya. Adapun siwak yang dijual di Indonesia, biasanya sudah kering.

Rasa bahagia saya saat diberi hadiah siwak basah tentu tidak terlukiskan. Karena ada nilai nostalgia juga disitu. Dulu saat saya masih belajar di Yaman, saya selalu membeli siwak basah setiap hari Jumat di depan Masjid Jami'

Berbeda dengan saya, anak-anak saya justru gembira sekali dapat cokelat. Mereka memandang biasa saja dengan siwak. Mengapa bisa begitu ? Tidak taukah mereka siwak sebasah itu susah didapat di Indonesia ? 

Karena anak kecil selalu jujur pada dirinya, mereka mengukur kebahagiaan sesuai standar mereka sendiri, bukan standar orang lain.

Terkadang kita justru mengukur kebahagiaan kita, dengan ukuran kebahagiaan orang lain. Maka jadilah kita tidak pernah bahagia. 

Orang lain mungkin kelihatan bahagia saat memiliki mobil dengan nomor plat yang unik. Orang lain mungkin pula kelihatan bahagia saat bisa tamasya ke eropa. Akibatnya kita terus saja mengejar hal tersebut tanpa kita sadari sebenarnya kita punya ukuran sendiri apa yang membuat kita bahagia.

Sadarilah bahwa kita pasti bisa bahagia, tanpa perlu membandingkan nya dengan orang lain. Seperti siwak basah ini. Saudara harus mencobanya nanti saat umroh ya.

Wassalam.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

OJEK PAYUNG

Coba perhatikan kita sering menasehati anak-anak kita agar jangan main hujan,
"awas nak jangan hujan-hujanan nanti sakit"

Sugesti seperti ini terus-menerus direkam dalam pikiran mereka, sehingga pikiran pun mengatur mekanisme tubuh agar benar-benar menjadi sakit bila kehujanan.

Lain lagi dengan anak-anak pengojek payung, bila hujan turun mereka senang luar biasa,
"horee hujan bisa dapat uang banyak" 

Sugesti seperti ini terus-menerus direkam dalam pikiran mereka, sehingga pikiran pun mengatur mekanisme tubuh agar benar-benar menjadi fit bila kehujanan. 

Jadi apa kesimpulannya ? Yaitu sugesti yang kita pilih, tidak hanya menjadi buah pikiran semata, tapi benar-benar membentuk kondisi fisik kita.

Saya punya contoh lain tentang seorang teman saya ketika saya kuliah di Bandung. Dia ini kalau malamnya shalat tahajud, maka pagi harinya badan berasa segar. Begitupula sebaliknya.

Hal tersebut sugesti yang dia yakini dan benar-benar terjadi, sesuai dengan pesan Rasulullah bahwa shalat tahajud pada malam hari, menyebabkan:

فَأَصْبَحَ نَشِيطًا طَيِّبَ النَّفْس

"akan berpagi hari dengan penuh semangat dan badan yang segar" (Hadist Bukhari)

Sebaliknya kita selalu bersugesti kalau tahajud menyebabkan kurang tidur, akibatnya pagi hari cepat mengantuk. Apa yang terjadi ? Kita benar-benar menjadi apa yang kita pikirkan.

Jadi, sekarang siap untuk mengganti sugesti tahajud dengan lebih positif ?

Wassalam.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

DOA DAN KEYAKINAN

Salah satu penyebab doa kita tidak punya power adalah karena kita berdoa tanpa keyakinan yang bulat bahwa Allah Maha Menjawab segala doa kita.

Seandainya doa dilengkapi dengan keyakinan penuh, niscaya kita pasti membuktikan sendiri betapa Allah Maha Dermawan kepada hambaNya.

Seperti yang dibuktikan seorang pengusaha dari Jawa ini, beliau minta nasihat kepada kyai agar diberi kelancaran dalam usahanya. 

"Kalau mau lancar, perbanyak amalan sunnah, dan sering bersedekah"
"Baik kyai. Insya Allah saya kerjakan. Apakah ada doa tertentu yang harus saya baca kyai ?"
"Kalau mengenai doa yaa baca saja... sebisanya"
"Baik kyai. Terimakasih"

Singkat cerita enam bulan kemudian si pengusaha merasakan usahanya banyak diberi kemudahan. Beliau kembali menemui kyai untuk mengucapkan terimakasih.

"Alhamdulillah kyai, rupanya doa yang diajarkan kyai sangat dahsyat. Usaha saya semua diberi kemudahan"
"Loh, doa yang mana ya ? Perasaan saya gak ngajari doa apa-apa ?"
"Kan kyai yang suruh saya baca SEBISANYA, maka nya saya baca setiap hari SEBISANYA seribu kali. Luar biasa hasilnya kyai" :)

Nah tuh terbukti kan, kalau keyakinan adalah kunci dijawabnya doa-doa kita.

Wassalam.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

REST AREA

Dalam suatu perjalanan saya dari Jakarta ke Bandung, saya mampir di rest area untuk membeli minuman ringan di mini market.

Waktu itu saya menuju mini market yang terdekat dari mobil saya, dan pintunya langsung terlihat saat saya berjalan beberapa meter.

Saya langsung menuju kesana, saya dorong pintunya ternyata tidak bisa terbuka. Saya coba tarik ternyata tetap tidak terbuka. Terus saya coba dorong dan tarik dengan sedikit tekanan sampai saya baru ngeh bahwa disitu ada tulisan "Maaf pintu samping ini terkunci. Gunakan pintu depan"

Wah untung saya keburu baca tulisan itu sebelum ada orang lihat. Hehe. Begitu saya jalan ke depan ternyata pintu depan dalam keadaan terbuka lebar, dalam hati saya bilang kok repot-repot saya coba pintu yang tertutup, dan terkunci pula!

Tanpa kita sadari, dalam kehidupan kita selalu berharap kepada pintu yang tertutup, yaitu pintu para mahluk. Bagaimana kebutuhan kita mau bergantung kepada pintu mahluk, padahal mahluk juga banyak kebutuhannya.

Padahal, cukup kita melangkah sedikit saja, ganti pengharapan kita kepada pintunya Allah, baru kita sadari bahwa pintu Allah selalu terbuka dan tidak pernah tertutup.

Wassalam.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

MATA HATI

Akhirnya saya kebetulan ketemu juga kepada si bapak penjual keripik itu. Saya langsung kejar dia, dan beli dagangan nya.

Beliau ini bapak yang sehari-hari membawa satu tas berisi aneka macam kerupuk dan keripik. Sambil berjalan kaki dia tawarkan dagangan nya, "keripik..keripik.."

Saat saya menemukan pilihan saya untuk membeli keripik tempe, saya bayar uangnya, eh si bapak malah buka lebar-lebar uang itu sambil di dekatin ke matanya mungkin sampe 10 cm dari matanya.

"Bapak gak keliatan uangnya berapa? Kok sampe gitu?"
"Iya mas, saya ini punya katarak. Ngeliat nya ga jelas"
"Terus kalau lagi jalan gimana? Bapak liat jalan gak ?
"Ya cuma samar-samar aja mas. Bapak liat jalanan tapi buram"
"Emang Bapak gak punya anak buat gantiin Bapak dagang ?"
"Ada anak Bapak 1 sudah kerja. Tapi Bapak gak mau ngandelin anak. Jadi Bapak tetap dagang sendiri"

Mantap ya ? Katarak gak menghalangi nya untuk usaha. Saya teringat syair arab yang pas menggambarkan si Bapak ini adalah :

فَقْدُ البَصَرِ اَهْوَنُ مِنْ فَقْدِ البَصِيْرَةِ

(Kehilangan penglihatan mata tidak seberapa dibandingkan kehilangan mata hati)

Emang bahaya kalau yang hilang itu mata hati, biarpun sehat kaya gimana, tetap aja punya alasan untuk tidak mau usaha. Na'uzubillah.

Wassalam.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

MANGGA

Seorang dosen saya pernah bercerita bahwa dulu pada masa Beliau masih kecil, untuk bisa makan mangga harus memanjat sendiri pohon mangga yang ada di kebun. 

Setelah kondisi zaman sudah membaik, tidak perlu susah-susah panjat pohon, tinggal beli saja di pasar atau di tukang buah.

Sekarang lihat anak-anak kita, mana mau harus beli mangga dulu. Kecuali mangga nya sudah ada di rumah barulah mereka mau makan mangga.

Bahkan yang terjadi, mangga sudah ada di rumah pun, mereka gak akan makan kalau belum dikupasin dan disajikan sama orang tuanya. Maunya tinggal makan doang, malas kalau harus kupas sendiri.

Jangan-jangan di masa depan cucu-cucu kita malas makan mangga kalau harus ambil dulu dari piring yang sudah disediakan. Maunya mangga itu tau-tau sampe di mulutnya. Hehe.

Cerita ini ada benarnya juga, betapa makin kesini kita makin dimanja berbagai kemudahan, tetapi akibatnya kita jadi jadi tidak tau spirit berjuang. Kita jadi menghindari kerja keras. Maunya serba instan.

Merintis usaha pengen langsung sukses. Meniti karir kerja pengen langsung posisi tinggi. Yang lebih bahaya lagi kalau merembet masalah ibadah.

Berdoa sekali pengen langsung dikabulkan oleh Allah. Malas untuk mengulang-ulang doa, dan malas untuk pantesin diri dengan tahajud dan sedekah. Waduh doa kok instan. 

Wassalam.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

PANASIN MESIN

Yang namanya iman manusia itu kadang bertambah dan kadang berkurang. Sering kita lagi semangat banget buat ibadah, tp gak jarang juga datang rasa malas. 

Wajar gak kita suka malas? Wajar asal jangan kelamaan. Dan kalo berasa hati ini lagi kurang semangat, baiknya kita namakan diri kita lagi "panasin mesin".

Jangan bilang lagi malas, lagi down, lagi turun iman. Wah negatif banget kalimatnya. Ingat kalimat negatif akan merangsang emosi jadi negatif juga.

Kalimat yang kita ucapkan atau yang sekedar ada dalam pikiran kita, menentukan apa tindakan kita. Maka nya ganti dengan kalimat yang makna nya sama tapi sugesti nya positif.

Kalo kita lagi panasin mesin mobil, kan biasanya karena mobilnya mau kita pakai jalan. Jadi konotasinya mobil emang lagi berhenti tapi sudah siap melaju. Asik kan.

Insya Allah kalo setiap kita lagi malas, kita ganti istilah nya dengan "panasin mesin", itu pertanda sudah siap mau melaju lagi semangatnya.

Setuju ya ? Maaf nih tulisan saya hari ini kurang mengena. Maklum saya menulis sambil panasin mesin.

Wassalam.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

CEWE MATRE

Saya tiba-tiba teringat judul lagu yang populer tahun 90an ini. Dan sampai tahun ini belum ada lagu tandingan nya dengan judul Cowo Matre. Padahal cowo juga bisa matre seperti cewe kan. Sifat matre (materialistis) ini emang sifat yang tidak kita inginkan.

Menjelang pilkada seperti sekarang banyak slogan kampanye berbunyi "Pilihlah pemimpin yang bersih dari korupsi" saudara setuju slogan tersebut?

Saya sih setuju banget. Cuma kurang sedikit lagi aja. Sebab kalo pilih pemimpin yang hanya jujur dalam masalah uang negara, kok ya kita kaya nya matre banget pikiran nya cuma urusan uang doang. Kita punya harga diri yang lebih penting dari uang.

Tambahin sedikit lagi, "Pemimpin yang menjaga dirinya dari korupsi dan menjaga harga diri kita". Bayangkan kalau pemimpin tidak korupsi tapi dia mendukung LGBT ? Wah repot dong. Uang negara aman tapi nanti pernikahan sejenis di setujui.

Bayangkan lagi pemimpin tidak korupsi tapi melegalkan pelacuran ? Waduh na'uzubillah, apa artinya ekonomi ditingkatkan tapi perzinahan dibebaskan dan dilindungi.

Jadi sekarang setuju kan kalau hanya "tidak korupsi" itu belum lengkap jadi kriteria pemimpin kita, sebab kita bukan rakyat matre.

Wassalam.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

TAHUN BARU

Besok kita sudah masuk Muharrom ya, tahun baru niatkan memulai kebiasaan baru. Emang susah memulai kebiasaan baru. Tapi ingat-ingat saja prinsip perubahan itu kaya orang bikin dodol.

Saat si mamang pembuat dodol lagi asik mengaduk adonan ke arah kiri kan rasanya normal-normal aja tuh, lalu dia putar balik arah adukan ke arah kanan. Wah tentu beratnya lumayan karena mengubah ritme seluruh adonan yang lagi berputar.

Tetapi, seberat apapun di awalnya, makin lama makin enteng lagi, tambah ringan, tambah terbiasa, sampe akhirnya semuanya balik lagi berasa normal. Tapi arahnya sudah berganti ke kanan.

Itulah prinsip perubahan. Kebiasaan baru emang berat di awal kita mengubahnya. Maklum lah ritme kebiasaan lama kita yang normal lalu kita ganti. Tetapi ingat, begitu kebiasaan baru tersebut sudah jadi rutinitas kita, maka hidup kita akan terasa normal lagi.

Jadi apa yang kita takutkan ? Ayo mumpung tahun baru, semangat untuk memulai kebiasaan baru yang kita inginkan. Jangan kalah sama si mamang.

Wassalam.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

KADO TAHUN BARU

Hari pertama di tahun baru, mari kita sama-sama berniat memulai kebiasaan baru yang lebih bermanfaat. Lebih dicintai oleh Allah dan RasulNya.

Termasuk saya, di awal tahun ini planning saya memperbaiki niat-niat saya yang kurang tepat, agar semakin tepat dan semakin bermakna. Khususnya niat dalam mencari rezeki.

Saat saya tulis niat-niat mencari rezeki ternyata banyak juga ya. Malah jadi sebuah buku. Ya sudah sekalian saja saya jadikan buku ini hadiah untuk saudara juga. Mudah-mudahan buku ini memberi manfaat yang besar buat saudara, sebagaimana saya mendapat manfaat besar pula dari buku ini.

Pastikan smartphone kita punya aplikasi pembaca pdf sebelum saudara download buku ini.

Jika saudara merasa senang dengan isi buku ini, maka pasti orang lain juga begitu. Jadi, tidak ada salahnya menghadiahkan file buku ini kepada orang-orang yang kita cintai. 

Agar manfaatnya merata. Dan kita berada dalam satu gerakan senada dan selaras dalam membumikan ilmu Allah dan RasulNya.

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

MALL 

Suatu hari saya mengantar anak saya ke sebuah mall untuk undangan ulang tahun teman sekolahnya. Mall yang kami tuju adalah mall terdekat yang posisinya di belakang rumah kami.

Dulu sebelum berdiri mall, di tempat itu adalah lapangan rumput tempat saya main bola waktu kecil. Sekarang sudah berubah menjadi mall dan apartment 9 tower.

Dunia begitu cepat berubah ya. Bahkan lebih cepat dari perubahan diri kita sendiri. Sangat menyedihkan bila melihat diri kita ini berubah dengan lambat sementara lingkungan kita berubah dengan kecepatan yang mencengangkan.

Matahari terbit dan terbenam tidak menunggu kesiapan kita, umur kita bertambah tua, pun tanpa perlu tau kita sudah siap atau belum.

Umur kita ini seperti es batu, dipakai atau gak dipakai tetap saja mencair. Rugi deh yang umur nya mencair sebelum bisa istiqomah shalat duha. Sebelum bisa rutin membaca Al-Quran setiap hari. Sebelum bisa mengikuti sunnah-sunnah sang Rasul.

Jadi, mulai lah perubahan diri kita menjadi pribadi yang kita impikan. Semua orang mau berubah. Tapi cuma sedikit yang mau memulai.

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

DONGENG DUA KSATRIA

Alkisah di suatu negeri dongeng, sang raja memerintahkan tugas kepada dua orang ksatria untuk menyampaikan surat rahasia kepada seorang penyihir di negeri seberang.

Untuk keperluan tugas ini, setiap ksatria dibekali seekor kuda, dan satu kantong emas.

Ketika sampai di negeri seberang yang dimaksud, ksatria pertama fokus dengan tugas nya, dia hanya berhenti di negeri itu untuk istirahat. Dia pergi ke kedai makan untuk menukar emas nya dengan makanan. Kemudian melanjutkan perjalanan nya lagi.

Adapun ksatria kedua, begitu terpesona melihat indahnya negeri seberang itu, emas nya di tukar dengan aneka barang-barang unik yang menarik hati, meskipun dia tidak membutuhkan nya. Sampai akhirnya ia malah lupa dengan tugas nya. -Tamat-

Seru kan dongeng nya ? Sebenarnya kisah dongeng itu tidak pernah terjadi di negeri dongeng. Justru terjadi nya di negeri nyata.

Kita adalah ksatria yang diutus oleh Allah dari alam ruh ke negeri seberang, yaitu alam dunia. Kita dibekali akal, dan dibekali rezeki yang sudah dijamin oleh Allah untuk bekal selama perjalanan.

Hanya saja rezeki tersebut tidak bisa langsung dinikmati, kita perlu ikhtiar dulu untuk menikmatinya, persis si ksatria yang ikhtiar menukar emasnya terlebih dahulu.

Tetapi saat sedang ikhtiar inilah, banyak godaan datang. Maklum negeri seberang adalah negeri sihir. Kalau terpesona akibatnya lupa dengan tugas awalnya.

Ksatria pertama sibuk dengan perintah Allah, sedangkan ksatria kedua sibuk dengan sesuatu yang sudah dijamin oleh Allah (rezeki).

Beneran loh dongeng ini sedang berlangsung dalam kehidupan kita masing-masing, tinggal kita pilih peran saja mau jadi ksatria pertama, atau ksatria kedua ?

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

GANGGUAN JIWA

Suatu hari anak saya bertanya tentang seorang bapak yang sepanjang hari duduk di pinggir jalan, sambil menggaruk kepala.

"Abi, kenapa sih orang itu buang-buang waktu duduk di situ melulu ?"
"Oh itu orangnya lagi sakit jiwa dede, pikiran nya terganggu, maka nya kita yang pikiran nya sehat ga bisa ngertiin perilaku dia. Dede doain dong biar bapak itu sembuh"

Ya, bapak itu emang terkena gangguan jiwa. Sepanjang hari duduk dengan tatapan kosong, kadang bicara sendiri, lebih sering melamun, dan tangannya tidak pernah berhenti menggaruk kepala. 

Anak saya hafal dengan tingkah lakunya, karena dia sering terlihat di jalan menuju sekolah. Meskipun begitu, perilakunya tidak mengganggu orang lain.

Dan jika mau berpikir jujur, pertanyaan anak saya itu ada benarnya ya. Kenapa si bapak itu buang-buang waktu begitu setiap hari ? Karena dia sakit jiwa.

Nah lalu kalau begitu kita ini disebut apa? Kita pula sama buang-buang waktu setiap hari tanpa memulai perubahan menjadi diri yang kita inginkan?

Mari belajar merubah kebiasaan buang-buang waktu menjadi simpan-simpan waktu. Bagaimana caranya ? Dengan tidak menunda.

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

DUPLIKAT NIAT

Ada satu kisah yang terjadi pada zaman Nabi-Nabi dari bani israil. Seorang ibu sedang menangis di makam anaknya yang baru saja wafat. Lalu lewatlah seorang Nabi.

"Kenapa ibu nangis segitu sedihnya ditinggal anak ibu ?"
"Bagaimana saya gak sedih. Anak saya ini umurnya masih muda. Saat bangga-bangganya saya jadi ibunya. Tapi dia wafat secepat ini"

"Emang berapa usianya ?"
"Baru 350 tahun"
"Bu, bersyukurlah sebab 350 tahun itu sudah cukup lama. Nanti di akhir zaman ada umat yang umurnya tidak jauh dari Nabi mereka rata-rata 63 tahun"

"Kok pendek sekali umur mereka ? Apa yang bisa dilakukan di dunia dengan umur sesingkat itu ?"
"Walaupun umur mereka singkat, di hari kiamat akan membawa amal paling banyak diantara umat yang lain. Karena mereka adalah umat yang diberkahi. Amal mereka dilipatgandakan. Nabi mereka adalah Nabi terbaik"

Kebayang kan, umat sebelum kita rata-rata usianya lebih dari 1000 tahun. Kita paling singkat. Tetapi karena Rasulullah adalah Nabi yang paling mulia, kita umatnya dimuliakan juga. 

Ibadah kita dilipatgandakan oleh Allah saat kita tau ilmunya. Rugi banget orang yang jauh dari majelis ilmu. Salah satunya, ilmu tentang duplikat niat.

Setiap ibadah, berpotensi mendapat pahala sebanyak mungkin, selama kita piawai menduplikat niatnya sebanyak mungkin itu juga.

Seperti nasehat seorang ulama, Imam Ibnu Mubarok :

رُبَّ عملٍ صغيرٍ تُعظِّمُه النِّيَّةُ، ورُبَّ عملٍ كبيرٍ تُصغِّرُه النِّيَّةُ

(Berapa banyak ibadah ringan menjadi besar karena niatnya besar, dan berapa banyak pula ibadah yang harusnya besar menjadi kecil karena niatnya kecil).

Jadi, biasakanlah berniat besar dalam hidup kita. Umur kita singkat, jangan sampai niat kita juga kerdil.

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

TERIMA JASA DUPLIKAT NIAT

Ternyata selain kunci, niat juga bisa di duplikat. Mungkin karena niat fungsi nya sama dengan kunci, yaitu membuka jalan pahala dari Allah. Tanpa niat, ibadah kita tidak dapat pahala apa-apa, hanya lelah saja.

Bedanya, kalau kunci biasanya hanya kita buat 1 duplikatnya saja. Tapi kalau niat, justru duplikatnya bisa puluhan.

Pembahasan tentang duplikat niat inilah yang saya tulis di ebook saya, walaupun baru seputar niat dalam ibadah mencari rezeki, dimana niat mencari rezeki awalnya hanya untuk menafkahi anak-isteri, ternyata bisa diduplikat sampai 20 niat berbeda.

Gara-gara tulisan saya tentang duplikat niat ini pula, saya menerima banyak pertanyaan. 

"Mas, saya mau menikah nih, niatnya apa saja ya ?"
"Loh sampeyan yang mau nikah kok tanya sama saya niatnya ?"
"Ndak ada kepikiran niat lain mas, nikah ya biar terhindar dari perbuatan dosa"

Akhirnya nyerah juga deh, saya sarankan niat yang lebih bermakna saat kita menikah.

1. Mengharap ridha Allah
2. Mengharap ridha Rasulullah
3. Mengikuti perintah Al-Quran
4. Mengikuti sunnah Nabi
5. Mensyukuri nikmat
6. Menyenangkan orang tua
7. Mencegah perbuatan maksiat
8. Membuka pintu rezeki
9. Memiliki keturunan soleh
10. Mencontoh para ulama

Belum berapa lama, datang lagi pertanyaan lain tentang niat saat bersedekah. Nah kalau ini saya senang membahasnya. 

Sebab, menjawab pertanyaan yang mengganjal kita sekian lama. "Sedekah itu sebenarnya niatnya harus ikhlas, atau boleh niatnya mengharap balasan dari Allah sih?"

Setelah memahami ilmu duplikat niat, kita tau jawaban nya : boleh semuanya! Bahkan kalau perlu ditambah niatnya lebih banyak lagi. 

Filosofi seorang muslim itu; karena Allah Maha Dermawan kepada hambaNya, kita jangan irit-irit dalam hal niat. Makin banyak niat, pertanda makin banyak butuh nya sama Allah, pertanda pula hanya Allah yang kita tuju untuk semua niat kita.

Jadi, mari kita selalu berlatih agar terampil menduplikat niat dalam setiap ibadah kita. Kalau terus minta pendapat, saya lama-lama bisa buka jasa duplikat niat nih :)

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

POHON TIN

Anak saya mendapat tugas penghijauan dari sekolahnya, yaitu mengumpulkan pohon kencur. Karena itulah saya berkeliling ke para pedagang tanaman berburu pohon tersebut.

Saat saya menemukan pedagang tanaman kencur, ternyata dijual pula pohon tin disana. Wah sudah lama saya ingin memiliki pohon yang namanya dijadikan nama Surat dalam Al-Quran tersebut.

"Ini pohon tin ya pak ?"
"Iya mas, tiga bulan lagi juga berbuah nih. Manis-manis banget buahnya"
"Merawatnya gampang gak pak?"
"Gampang mas. Asal nanti kalau agak tinggi dipangkas aja pucuk batangnya, biar tambah bagus tumbuhnya"

"Loh dipangkas batang nya kok nambah bagus pak ? Kan jadi lebih pendek ?"
"Ya awalnya emang pendek mas, tapi nanti dia makin tumbuh tinggi lebih cepat dibandingkan kalau gak dipangkas"

Subhanallah. Ini pohon bukan namanya doang dari Al-Quran, tapi pohon ini juga ngajarin kita rahasia membaca Al-Quran.

Ingat kan nasihat ulama, kalau kesibukan kita padat sekali, sampai waktu yang ada masih kurang saja untuk tugas-tugas kita, maka sisihkan waktu untuk membaca Al-Quran. Insya Allah nanti malah kita jadi punya banyak kesempatan untuk menyelesaikan tugas-tugas tersebut.

Aneh ya. Ini rahasia nya dikasih tau sama pohon tin. Saat sebagian kecil waktu kita dipangkas (untuk membaca Al-Quran), emang kelihatannya waktu malah semakin sedikit, tetapi nanti justru sisa waktu tersebut akan tumbuh semakin lapang dibandingkan kalau gak dipangkas. Subhanallah. Saya sudah membuktikannya.

Jadi, kita jangan ragu lagi ya memangkas sebagian waktu dalam sehari untuk membaca Al-Quran. Sambil mencicipi buah tin juga boleh.

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

KEBIJAKSANAAN

Hidup berumahtangga kuncinya harus saling memaafkan, bukan saling menyalahkan. Saat pasangan kita berbuat salah menurut kita, boleh jadi kita yang salah menurut dia.

Jadi daripada mencari kesalahan pasangan kita, mendingan koreksi saja kesalahan diri sendiri.

Seperti cerita si kakek ini, dia merasa si nenek istrinya itu sudah mulai kurang dengar kalau diajak bicara. 

Maka suatu hari si kakek melakukan tes pendengaran kepada istrinya. Dia memanggil nenek yang lagi menyiram bunga dari jarak 10 meter.

"Lagi ngapain nek ?"
Nenek gak menjawab. Masih asik aja nyiram bunga. Maka kakek mendekat lagi sampai jarak 5 meter.

"Lagi ngapain nek ?"
Nenek tetap gak menjawab. Tambah yakin lah kakek kalau istrinya ini mulai kurang dengar. Kakek maju lagi jarak 2 meter.

"Lagi ngapain nek ?"
Nenek pun masih ga jawab juga. Akhirnya kakek dekati dan langsung bertanya didepan nenek.

"Lagi ngapain nek ?"
"Sudah dibilangin lagi nyiram bunga! Nenek daritadi sudah jawab tiga kali lagi nyiram bunga, kakek masih tanya-tanya terus sih!" :)

Nah betul kan, sebelum mencari kesalahan orang, lihat dulu diri sendiri. Jangan-jangan kita yang salah.

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

KESANTUNAN

Sejak masih menjadi santri saya mendapat didikan tentang arti kesantunan ini langsung dari kyai saya. Beliau tidak mengajarkannya melalui teori, tetapi langsung mencontohkan.

Misalnya saat terjadi perbedaan pendapat, kyai begitu santun sekali menyampaikannya. Saya ingat waktu itu penentuan tanggal 1 Syawal. Beliau kumpulkan seluruh santri, lalu menasihati begini,

"Menurut hasil hitungan hisab Yai, besok adalah 1 Syawal, jadi besok Yai shalat idul fitri disini. Tapi ingat jangan beritahu dulu kepada khalayak luar. Sebab masih ada yang berpuasa sampai besok. Hormati sebagian besar kaum muslimin yang lebaran lusa. Karena mereka juga benar, menggunakan rukyatul hilal"

Bisakah saudara merasakan spirit kesantunan sekaligus spirit saling menghormati dalam nasihat tersebut ?

Entahlah apa yang terjadi, seandainya nasihat Beliau jadi seperti ini;

"1 Syawal itu jatuhnya besok, kalian jangan mau dibodohi orang yang bilang itu lusa. Walaupun mereka membawa-bawa ayat Al-Quran, kalian jangan mau dibodohi pakai ayat Al-Quran!"

Tidak enak untuk didengar kan ? Seorang yang tinggi ilmunya pasti semakin elok pula bahasanya.

Seperti dalam peribahasa arab:

 دَلِيْلُ عَقْلِ الْمَرْءِ فِعْلُهُ وَدَلِيْلُ عِلْمِهِ قَوْلُهُ

"Ketinggian akal seseorang dinilai dari perbuatannya, dan ketinggian ilmu seseorang dinilai dari perkataannya"

Jadi, mari kita belajar untuk berkata dengan santun, mulai dari diri sendiri, mulai dari saat ini juga. Indahnya kota kita ini jika kesantunan menjadi spirit kita semua.

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

KAMERA HAPE

Pernahkah saudara memfoto anak tercinta pakai kamera hape ? Pasti sering ya. Termasuk saya. Biasanya kita ambil foto gak cuma sekali, bisa lima kali lebih. Terus, kita lihat mana pose yang keliatan kurang bagus, kita delete. Yang bagus, kita save.

Itulah kemajuan teknologi. Menyimpan dan menghapus foto sudah semudah ini. Kita sebagai manusia jangan kalah dengan teknologi foto.

Saat kita melihat perilaku teman kita yang kurang menyenangkan kepada kita, tidak perlu dimasukkan dalam hati. Cukup delete saja bagian tersebut dari pikiran kita. 

Toh masih banyak "foto" yang baik-baik dari teman kita itu. Nah save saja hanya bagian tersebut dalam memori pikiran kita. Sehingga kita selalu khusnuzon kepada semua orang.

Sama seperti saat kita melihat banyak acara tv yang tidak menyenangkan, tentu sulit jika kita harus mendatangi semua stasiun televisi dan meminta mereka merubah tayangan nya.

Cara yang termudah bagaimana ? Ambil saja remote nya, lalu ganti saluran nya. Betul kan.

Begitupula pikiran kita ini remote bagi diri kita sendiri. Mana yang lebih mudah ? Merubah perilaku kurang baik dari seseorang, atau memilih untuk selalu berpikir positif dan khusnuzon kepadanya. 

Pilihan ada pada kita karena kita yang mengendalikan remote nya.

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

PROFESOR SOSIOLOGI

Saat saya kuliah, seorang teman mengajak saya untuk menemani bertemu seorang profesor pakar sosiologi. Teman saya ini ingin wawancara beberapa pertanyaan terkait penelitiannya tentang masyarakat asli Sunda.

Singkat cerita sampailah kami di ruangan khusus pak profesor, kami duduk di ruang tamu beliau, seorang dosen yang waktu itu berada di sebelah kami bilang gini,

"Saudara tau kan sedang bicara dengan siapa ? Pak Prof itu pengalaman nya paling banyak loh dibidang ini. Kasih pertanyaan yang paling susah sama Beliau. Jangan sia-siakan kesempatan ini"

Apa yang dikatakan dosen tersebut benar sekali. Saat kita berhadapan dengan orang pintar yang siap menjawab segala pertanyaan kita, maka tanya lah pertanyaan tersulit. Sehingga dia merasa dihargai keilmuannya.

Saat kita berhadapan dengan saudagar kaya raya yang siap memberi hadiah apapun yang kita minta, maka minta lah hadiah terbaik. Sehingga dia merasa dihargai kekayaannya.

Saat kita berhadapan dengan Allah dalam doa-doa kita, berdoalah dengan sebanyak-banyaknya kebutuhan kita, begitulah cara kita memuliakan Kedermawanan Allah Yang Maha Kaya.

Sebagaimana Nabi Musa kalau berdoa kepada Allah mintanya semuanya,

 رَبِّ إِنِّي لِمَا أَنزَلْتَ إِلَيَّ مِنْ خَيْرٍ فَقِيرٌ 

Ya Allah, aku ini hambaMu yang sangat fakir kepada semua kebaikan-kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku. (Surat Al-Qashas : 24)

Rangkaian bahasa arab yang sangat indah tersusun dalam doa ini. Saya sendiri merasa kesejukan dan ketenangan saat membacanya. Kalimat pengakuan bahwa kita ini sangat bergantung kepada Sang Pencipta. 

Jangan batasi doa kita. Jangan pula batasi cita-cita kita. Apalagi batasi kemauan kita. Bermimpilah besar, dengan diiringi ikhtiar besar pula.

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

SUKSES SELALU BERAWAL DARI SESUATU YANG SEDERHANA

Seorang guru memberi tugas kepada murid-muridnya, "Besok bawalah satu benda yang menurut kalian sangat menentukan kesuksesan"

Keesokan harinya para murid tersebut membawa benda beranekaragam. Ada yang membawa buku, karena menurutnya untuk sukses harus banyak pengetahuan. Ada pula yang membawa pakaian, karena menurutnya sukses dimulai dari penampilan.

Dari semua barang tersebut, sang guru tertuju kepada seorang murid yang membawa gulungan kasur tipis, "Bisa engkau jelaskan kenapa kau bawa sebuah kasur ?"

"Begini tuanku guru. Sukses akan tumbuh jika setiap malam sebelum tidur kita sempatkan muhasabah diri kita;

~ Apakah hari ini sudah ada perubahan dalam kebiasaan saya menjadi lebih baik walaupun setitik ? 
~ Apakah hari ini waktu saya berlalu sia-sia padahal hari ini tak akan terulang lagi seumur hidup saya ? 
~ Apakah hari ini saya telah menyakiti diri sendiri dan orang lain dengan perkataan dan perbuatan saya?

Begitupula pagi saat bangun tidur sebelum memulai apapun, kita mujahadah diri dengan tanamkan rencana dalam diri kita sendiri;

~ Ya Allah saya berniat hari ini adalah hari perubahan sikap saya menjadi lebih baik. 
~ Ya Allah saya berniat semua aktivitas saya hari ini adalah ibadah mulia, sehingga saya tidak menyesal bila nanti hari ini berlalu dan tidak akan kembali lagi seumur hidup saya. 
~ Ya Allah saya berniat hari ini saya akan memuliakan setiap orang dan memberi manfaat sebanyak-banyaknya kepada mereka."

Kelihatan nya sederhana ya, tetapi ternyata susah membiasakan nya loh. Dan sebenarnya kebiasaan ini bukanlah sesederhana yang kita kira, sebab jikalau begitu tidak mungkin Sahabat Umar bin Khattab selalu melakukannya setiap hari.

Sang guru pun memuji muridnya itu dan kagum kepadanya. Jika kebiasaan muhasabah dan mujahadah yang dahsyat seperti ini kita tekuni sebelum tidur dan setelah bangun tidur, siap-siap sukses akan kita genggam.

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

FLU

Minggu lalu saya mengalami flu yang tidak biasa, yaitu flu yang menyebabkan indra pencium dan pengecap saya tidak berfungsi. Saudara pernah mengalaminya ?

Saat semua makanan yang kita makan rasanya hambar semua. Begitupula saat mencium aromanya. Tidak ada apa-apa yang tercium. Blas. Tawar sama sekali.

Saya lantas berusaha mencicipi aneka jenis makanan yang selama ini rasa nya sangat sedap. Apa yang terjadi ? Tetap saja rasanya plan. Datar. 

Barulah saya sadar, aneka macam kenikmatan yang ratusan jenisnya sesungguhnya bukan pada ratusan ragam makanan tersebut, tapi pada satu lidah kita yang diberi kesempatan oleh Allah untuk mengecap nya. 

Kita lah sebenarnya pemeran utama kehidupan ini. Bukan hal-hal di luar kita. Berapa banyak orang yang terjebak mengejar kesenangan tanpa pernah kesampaian. Karena kesenangannya itu sebenarnya ada dalam dirinya sendiri.

Saat kita selalu merasa kurang dan merasa tidak senang dengan apa yang kita miliki, sebenarnya yang terjadi adalah: kita yang tidak bisa menikmatinya. "Indra kepuasan" kita sedang tidak berfungsi.

Jadi, saat hal ini benar-benar terjadi pada diri kita, harusnya kita obati dulu indra kepuasaan kita itu agar berfungsi kembali. Dengan apa obatnya ? Dengan pandai bersyukur dan ridha terhadap pemberian Allah.

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

SOUND SISTEM

Orang yang tidak punya sifat rendah hati hanya menghancurkan hidupnya secara perlahan, karena dia menganggap dirinya terlalu tinggi dari kenyataan.

Seperti sound sistem di masjid dekat rumah saya ini, mesin nya rusak dan jebol. Setelah diteliti oleh teknisi, rupanya karena pada kenyataannya mesin tersebut kualitasnya biasa saja, tetapi dipakai dengan porsi yang melebihi standar kualitasnya. 

Manusia juga begitu, jika melihat dirinya selalu lebih baik dari kenyataannya, akhirnya bakalan jebol.

Iblis pun demikian, melihat dirinya lebih baik dari Nabi Adam, akibatnya berakhir dengan terlaknat. Bahkan sifat rendah hati ini satu-satunya sifat yang tidak dimiliki Iblis.

Karena Iblis pun masih punya rasa takut kepada Allah. Ingat kan sebuah kisah Iblis pernah bertanya pada Nabi Nuh seandainya dia mau bertaubat adakah syaratnya ? 

Ternyata jawaban Nabi Nuh sederhana, cukup dengan bersujud di makam Nabi Adam, karena perintah bersujud ini yang dulu belum di kerjakan Iblis.

Bagaimana reaksi Iblis ? Tentu saja keberatan, "Dulu Adam masih hidup saja aku tidak sudi bersujud kepadanya, apalagi sekarang setelah Adam wafat. Karena aku yang diciptakan dari api lebih baik dari Adam yang hanya diciptakan dari tanah" 

Benar kan, Iblis itu punya keinginan untuk taubat juga rupanya. Hanya yang dia tidak punya adalah kerendahan hati.

Bagaimana dengan kita ? Mau menjadi orang yang rendah hati, atau mengikuti jejak sang Iblis ?

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

AHLI GIGI PALSU

Saudara pasti tidak percaya kalau hari Jumat kemarin ada media yang memberitakan adanya demo di Jakarta dengan jumlah massa sekira 800 orang. Hehe. Saya sendiri geli hati mendengarnya.

Apalagi saat saya dapati situs luar negeri yang memuat berita yang sama, tetapi disana disebutkan lautan manusia tersebut jumlahnya 1 juta orang. Lucu kan. Mereka yang jauh malah lebih jelas melihat situasinya dibandingkan yang dekat.

Kalau menurut analisa teman saya, media yang kurang jujur meliput berita mungkin karena adanya kepentingan tertentu. Tapi menurut saya sih, kalau kita jujur, justru kepentingan apapun akan mudah kita raih.

Lihat saja pedagang rokok dan pedagang gigi palsu. Mereka jujur sekali dalam menjalankan usaha. 

Pedagang rokok dengan jujur menulis bahaya rokok yang dijualnya dapat menyebabkan kanker, gangguan jantung, impoten, gangguan kehamilan dan janin.

Begitu pula pedagang gigi palsu, selalu percaya diri walaupun mereka menjual barang palsu tetapi berani jujur dan menyebutkan terang-terangan tentang kepalsuannya :)

Benar juga slogan KPK, Berani jujur itu hebat.

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

NASI PADANG

Saat saya masih mengajar di bimbel, saya suka minta tolong officeboy untuk membelikan nasi padang. Waktu itu ada dua orang yang sering saya mintai tolongnya. Si mamang dengan si akang.

Si akang ini kalau dia sudah beli, dia kasih nasi padang itu masih dibungkus dan di dalam kresek plastik. Keadaan nya masih sama seperti dia terima dari warung padangnya.

Tapi si mamang lebih istimewa. Kenapa begitu ? sebab si mamang ini kalau dia sudah beli, dia piringi dulu nasi tersebut, tambah sendok-garpu, dan segelas teh manis. Enak ya ? Saya tinggal lep.

Dalam cerita ini, saudara pasti langsung bisa menebak siapa officeboy kesukaan saya ? Tentu si mamang. 

Padahal si akang itu gak salah juga. Emang permintaan saya cuma dibelikan nasi padang. Tapi si mamang ada inisiatif untuk melakukan sesuatu lebih dari sekedar yang diminta.

Kita juga begitu harus ikutin si mamang, kalau mau kita ini jadi hamba kesukaan Allah. Harus ada inisiatif kerjakan shalat sunnah dalam setiap shalat fardhu kita. 

Walaupun Allah cuma mewajibkan yang fardhu. Kita tambahin lagi dengan sunnah qabliyah dan ba'diyah. Insya Allah kita bisa dapat ridhaNya. 

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

I'M COMING YOGYA !!

Saat pertama kali sampai di stasiun Tugu, Yogyakarta, saya berteriak girang sambil melompat, "I'm coming yogya!" kita semua tau kalimat seperti ini menunjukkan ekspresi senang dan membangkitkan sugesti positif dalam diri.

Sejak 14 abad yang lalu Rasulullah sudah mengerti pentingnya sugesti positif. Contohnya Rasulullah dalam perjalanan hajinya selalu mengulang-ulang kalimat talbiyah "Labbaik Allahumma labbaik"

Kalimat ini memberi sugesti positif kepada pembacanya. Artinyapun cukup dahsyat, "Ya Allah aku datang memenuhi panggilanmu"

Maka nya jamaah haji yang sudah sampai ke tanah air, pasti mereka banyak cerita senang selama di tanah suci. Luar biasa kalau dipikir-pikir ibadah kok senang, biasanya ibadah kan dianggap beban. 

Selain haji, dalam shalat juga demikian Rasulullah mencontohkan. Setiap Beliau mendengar azan, langsung menyambutnya dengan ucapan,

مَرْحَباً بِالْقَائِلِ عَدْلًا وَبِالصَّلاَةِ مَرْحَبًا وَ اَهْلًا

Kalimat ini mengalirkan sugesti positif yang tidak kalah dahsyat juga karena artinya, "Selamat mengumandangkan azan wahai muazzin, selamat datang wahai waktu shalat"

Wah ini ilmu baru nih, dan tentu diajarkan Rasulullah bukan untuk kita abaikan. Saatnya shalat tidak lagi kita anggap sebagai beban, tapi justru kita senang menjalankannya. Selamat membuktikan doa luar biasa ini.

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

SATU HARI

Pernahkah kita renungkan, satu hari saja dalam kehidupan Nabi pasti menjadi hari yang melangkah ke depan. Tidak pernah langkah Beliau berjalan di tempat. Apalagi mundur ke belakang.

Bisa jadi pada hari itu turun wahyu Allah, maka hari tersebut menjadi hari semakin lengkap dan sempurnanya hukum agama ini.

Bila tidak ada wahyu turun hari itu, bisa jadi Beliau pergunakan mengajar ahklak dan ilmu, maka hari itu menjadi hari bertambahnya keimanan para sahabat.

Bisa jadi hari itu Beliau turun tangan di medan perang, maka hari itu menjadi hari yang menguatkan kejayaan kaum muslimin.

Bisa jadi hari itu Beliau hanya perbanyak munajat kepada Allah, maka hari itu menjadi hari yang menyebabkan kita masih beriman sampai detik ini, karena kitalah sesungguhnya yang disebut-sebut dalam doa Beliau.

Bisa jadi hari itu adalah hari dimana datang rombongan demi rombongan orang yang masuk Islam di tangan Beliau, maka hari tersebut menjadi hari bertambah luasnya persaudaraan muslim di seluruh dunia.

Begitulah Nabi, selalu saja satu hari dalam kehidupan Beliau penuh arti. Selalu saja menjadi hari perubahan. Sudah waktunya kita mengikuti Beliau, menghargai satu hari yang kita hadapi ini. 

Jika hari ini langkah kita tidak menuju ke depan, lalu apa gunanya Allah panjangkan umur kita sampai kita masih melihat cerahnya hari ini ?

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

BERANI BERHIJRAH

Saat guru saya meminta saya untuk menulis setiap satu hari satu tulisan, awalnya saya keberatan karena saya tidak pandai menulis. Tetapi beliau meyakinkan saya suatu saat akan ada manfaatnya dari hal ini.

Benar saja, setelah saya paksakan diri menulis satu tulisan setiap hari, setidaknya saya belajar dua hal.

Pertama, saya belajar bahwa segala yang kita keluarkan, pasti kembali lagi kepada kita. The Miracle of Giving. Saya sering mendapat sharing tulisan dari teman di grup, ternyata tulisan tersebut adalah tulisan saya. Rupanya dia belum tau kalau saya yang menulisnya. Hehe.

Mungkin tulisan tersebut sudah melanglang buana di jagat digital, kemudian kembali lagi kepada saya sendiri. Sekarang saya sangat yakin, apa yang kita sedekahkan akan kembali lagi kepada kita.

Kedua, saya belajar bahwa menyampaikan sebuah inspirasi itu cukup mudah. Yang tidak mudah adalah melakukannya. Action. Bertindak.

Entah berapa kali kita menulis atau membaca tulisan-tulisan yang menggugah, tetap saja eksekusinya kembali kepada diri kita masing-masing, berani berubah saat ini juga atau tetap menunda?

Karena itulah Al-Quran memberi warning kepada kita yang hanya bisa berkata, tapi tidak pernah bertindak.

 يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا لِمَ تَقُولُونَ مَا لَا تَفْعَلُونَ

"Wahai orang-orang yang beriman, mengapa kalian mengatakan sesuatu yang tidak kalian lakukan ?" (Surat As-Shof :2)

Betul kan, dunia ini sudah terlalu banyak orang yang hanya sekedar angan-angan untuk memperbaiki dirinya, jangan kita tambah banyak lagi dengan diri kita.

Kita harus menang melawan diri sendiri. Perubahan kecil tidak apa-apa. Yang penting ke arah yang lebih baik.

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

TODAY IS THE DAY

Pada hari dimana Sahabat Umar bin Khattab masuk ke rumah adiknya dan mendengar lantunan ayat Al-Quran surat Toha, beliau tidak pernah menyangka pada hari tersebut Allah merubah hidupnya dan dia akhirnya menjadi seorang muslim.

Begitu pula pada hari dimana Imam Fudhail bin Iyad mau merampok rumah orang lalu mendengar lantunan ayat Al-Quran surat Al-Hadid, beliau pun tidak pernah menyangka pada hari tersebut Allah merubah hidupnya.

Bahkan kisah yang sangat terkenal, pada hari dimana serombongan jin melewati Mekkah lalu mendengar lantunan ayat Al-Quran yang dibaca Rasulullah, mereka tidak pernah menyangka pada hari tersebut Allah merubah hidup mereka.

Kita ini katanya punya niat merubah hidup, punya niat merubah kebiasaan, punya niat menjadi orang sukses. Lihat polanya. Selalu datang pertolongan Allah melalui Al-Quran.

Jadi, mulai hari ini wajibkan diri kita sendiri membaca Al-Quran setiap hari. Benar-benar setiap hari. Mengapa ? Karena kita tidak pernah menyangka pada hari yang mana Allah akan merubah nasib kita.

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

MONSTER

Sejak pokemon kembali terkenal dimana-mana, anak saya suka sekali bermain-main dengan pensilnya menggambar aneka macam monster yang aneh-aneh sesuai imajinasinya. 

Ada monster yang memiliki tiga mata dengan kaki seperti cumi-cumi. Ada lagi monster lain yang memiliki tanduk badannya panjang seperti ular. Bermain-main membuat monster sendiri memang menyenangkan.

Bagaimana pula dengan Allah ? Adakah diantara sangat banyak mahluk Allah ini yang diciptakanNya hanya sekedar main-main ? Maha Suci Allah, tidak ada satupun makhluk yang keberadaannya hanya sekedar main-main. 

Mari kita lihat lumba-lumba. Hewan yang satu ini hidup di air, padahal dia bukanlah ikan. Lumba-lumba adalah mamalia yang bernapas dengan paru-paru. Tampak seperti main-main ya ?

Ternyata Allah memberi keterampilan melompat-lompat kepadanya yang terbaik diantara semua jenis hewan laut, sehingga lumba-lumba bisa bernapas di udara. 

Kita sebagai manusia pun demikian. Allah tidak pernah main-main dalam penciptaan manusia. Apalagi manusia adalah mahluk yang dibanggakan oleh Allah. 

Manusia secara alami tidak menyukai perubahan. Lebih baik hidup tertinggal dari yang lain tapi merasa nyaman, daripada memperbaiki diri tapi tidak nyaman.

Ternyata Allah memberi akal kepada kita yang terbaik diantara semua mahluk, sehingga kita bisa berpikir dengan jernih bahwa berubah itu suatu keharusan. 

Dengan anugerah akal dari Allah ini, kita pasti mampu mengalahkan rasa nyaman, mengubah kebiasaan, demi memperbaiki diri kita. Karena kita yakin, penciptaan kita ini bukan main-main.

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

MINUMAN KERAS

Apa yang diperintahkan atau dilarang dalam Al-Quran hakikatnya adalah untuk kepentingan kita sendiri.

Contohnya minuman keras, yang dilarang oleh Allah karena merusak akal sehat kita. Padahal berakal adalah syarat sah ibadah. Kalau tidak ada akal, maka ibadah apapun tidak sah.

Seperti yang terjadi sama pemuda ini. Dia baru saja pesta minuman keras pada tengah malam. Usai pesta dia lalu jalan sempoyongan ke masjid mau shalat subuh. Segera saja seorang ustad mencegahnya di gerbang,

"Hei mau ngapain kamu ke masjid?"
"Mau shalat subuh pak ustad"
"Ah kamu ini mabuk gak boleh shalat pulang saja sana"
"Saya gak mabuk kok"

"Itu matamu merah, ngomong gak jelas, sudah pasti kamu mabuk"
"Saya gak mabuk kok"
"Oke kalau kamu gak mabuk, saya mau tanya subuh itu berapa rakaat?"
"Tiga pak ustad"
"Nah betul kan kamu mabuk. sudah pulang sana!"

Si pemuda terpaksa balik lagi pulang ke rumah. Dalam perjalanan pulangnya dia bertemu pak haji mau ke masjid juga

"Pak haji mau ke masjid?"
"Iya mau shalat subuh"
"Nah kebetulan, sekarang saya mau tanya pak haji subuh itu berapa rakaat?"
"Dua bang"

"Hahaha.. mendingan pak haji pulang aja sana daripada nanti diusir pak ustad"
"Loh emang kenapa?"
"Saya aja yang subuhnya tiga diusir sama pak ustad, apalagi pak haji yang cuma dua" :)

Tuh kan betul, minuman keras merusak akal sehat seseorang. Maka itulah orang yang terpengaruh minuman keras dia tidak boleh shalat sampai dia sadar.

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

TRAVEL

Dalam keluarga besar saya, hanya ibu yang pernah menginjakkan kaki di Masjid Al-Aqsha. Karena waktu itu ibu melaksanakan umroh plus Palestina yang ditawarkan travel.

Beruntung travel yang ibu pilih memiliki pengetahuan yang bagus, sebab katanya banyak jamaah yang sudah sampai Palestina tetapi tidak bisa masuk ke area masjid, karena ketatnya pemeriksaan dokumentasi perjalanan oleh pihak tentara israel.

Mereka yang diantar oleh travel yang kurang pengetahuan, akhirnya hanya bisa melihat Masjid Al-Aqsha dari luar karena tidak lolos pemeriksaan.

Persis seperti seorang laki-laki yang berjanji mau mengantar perempuan yang dia cintai masuk ke dalam surgaNya. Tetapi si laki-laki karena kurangnya pengetahuan malah mengajaknya pacaran sebelum nikah.

Memang sih akhirnya mereka menikah, tetapi hubungan pra-nikah yang mereka lakukan akan menyulitkan pemeriksaan (hisab) yang sangat ketat di negeri akhirat.

Tidak terbayang kalau akhirnya harus melihat surga dari luar saja.

Jadi buat seluruh muslimah saudaraku, pilihlah travel yang cukup pengetahuan untuk dijadikan seorang suami. Yaitu mereka yang tidak tergoda mengajak pacaran. 

Karena pernikahan adalah satu-satunya ibadah di dunia yang masih dilakukan para penghuni surga. Suami hari ini, akan menjadi suami juga di surga nanti.

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

HANDPHONE 

Saat handphone kita pakai buat membaca inspirasi yang bikin kita semangat untuk memperbaiki diri, itu berarti kita sudah bijaksana menggunakan teknologi.

Apalagi saudara suka mengikuti tulisan saya, handphone saudara pasti senang seandainya bisa bicara, hehe :)

Tapi peran terbesar handphone tuh ternyata bukan disitu. Bukan karena kemampuannya memembus dunia internet, tapi lebih kepada seringnya handphone menasihati kita setiap saat.

Saat kita isi pulsa handphone untuk membeli paket, dia berpesan sama kita, 

"Mas luar biasa rezekinya banyak bisa isikan saya pulsa 100.000, nanti jangan lupa shalat jumat amalnya 100.000 juga buat masjid. Masjid kan lebih penting buat masa depan mas sendiri"

Saat kita tanggap sekali membalas pesan yang masuk di grup dan media sosial, dia nasihat lagi, 

"Mas yang dahsyat banget jawab pesan saya dengan sigap. Nanti jangan lupa jawab panggilan azan sigap juga. Shalat kan lebih penting buat masa depan mas sendiri"

Saat saya kehilangan handphone, saya takut sekali, eh ternyata saya cuma lupa nyimpen dimana, dia malah tegur saya,

"Mas sudah setakut itu kehilangan saya, harusnya mas juga lebih takut lagi kehilangan iman. Maka jangan lupa baca Al-Quran setiap hari mas, untuk menjaga iman. Karena iman itu lebih penting buat masa depan mas sendiri"

Kena banget ya ini nasehat handphone kita. Diam-diam saya makin bersyukur punya handphone yang pandai mengingatkan seperti ini.

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

BANGUN DAN (MAU) BERUBAH

Suatu hari Khalifah Umar bin Khattab bertemu seorang kakek yang sudah sepuh, bertanyalah beliau kepadanya,

"Kakek, berapa umur kakek sekarang?"
"Umur saya baru empat tahun wahai khalifah"

Saat itu orang yang berada di samping Khalifah Umar spontan menegurnya,
"Tidak taukah engkau sedang berbicara dengan Amirul Mukminin?"

"Tidak apa-apa, kita dengarkan dulu penjelasan beliau mengapa umurnya baru empat tahun" Khalifah Umar menenangkan sahabatnya.

"Wahai Khalifah, umur saya memang baru empat tahun. Sebab selama hidup saya jauh dari Allah. Saya hidup tapi seperti tidur. Baru empat tahun lalu saya menyadari hal ini, lalu saya kuatkan diri saya untuk bangun dari tidur panjang saya dan berubah memperbaiki diri saya ini"

Ucapan jujur si kakek ini membuat Khalifah Umar dan orang yang disampingnya menangis. 

Bahkan sampai detik ini ucapan si kakek masih tetap saja membuat kita menangisi diri sendiri sebab berapa banyak kita yang mendapati dirinya lemah dan tidak mampu berubah. 

Seandainya Khalifah Umar berada di hadapan kita dan bertanya pertanyaan yang sama, lalu apa jawaban kita? Berapakah usia kita? Sedangkan saat ini kita masih saja lelap dalam tidur panjang ini.

Bahkan Khalifah Ali bin Abi Thalib mengenang lagi peristiwa tersebut dengan nasihatnya, "Alangkah banyaknya orang yang tidur selama di alam dunia ini, mereka baru bangun setelah di alam kubur"

Pilihan ada di tangan kita. Mau membangunkan diri sendiri sekarang juga saat masih ada kesempatan? 

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita!

SEKRING LISTRIK

Almarhum bapak saya mengajarkan banyak hal saat saya masih kecil. Salah satunya saat listrik di rumah kami mati karena ada konslet, bapak menjelaskan panjang lebar tentang sekring.

Kata bapak, kalau ada kesalahan pada rumah kita, misalnya karena ada alat elektronik yang konslet, maka sekring akan bekerja memutus aliran listrik dari PLN. 

Kalau tidak begitu, nanti malah jadi kebakaran karena aliran listrik terus mengalir ke rumah yang sedang konslet tersebut. Itulah gunanya sekring.

Siapa sangka, ilmu tentang sekring itu sekarang berguna untuk menjawab pertanyaan anak saya. Saat ia bertanya, "Mengapa orang yang berbuat dosa rezekinya diputus oleh Allah?"

Jawaban saya tinggal mengulangi penjelasan bapak, "Manusia ibarat rumah, kalau ada kesalahan pada diri kita, misalnya karena kita berbuat dosa, maka sekring akan bekerja memutus aliran rezeki dari Allah"

"Wah gak enak dong jadi mati listrik?"
anak saya bertanya lebih lanjut.

"Kalau tidak begitu, nanti malah kita jadi lupa diri, karena aliran rezeki terus mengalir kepada kita yang sedang berdosa tersebut. Itulah gunanya sekring" Alhamdulillah jawaban ini dimengerti oleh anak saya.

Sekring selalu bekerja dalam hidup kita ini. Jadi jangan main-main dengan perbuatan dosa kalau tidak mau mati listrik.

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita!

PUTRI MALU DAN VENUS FLYTRAP

Apakah saudara mengenal kedua nama tumbuhan tersebut? Putri Malu pasti kenal ya. Tumbuhan yang bila terkena sentuhan maka daunnya akan menguncup spontan.

Saya sangat menyukai bermain-main dengan Putri Malu. Saya senang melihatnya bergerak menguncup dan menutup diri. Setiap melihat Putri Malu pasti saya tergiur untuk mempermainkannya.

Bagaimana dengan tumbuhan Venus Flytrap? Saudara mungkin ingat bentuknya, hanya belum tau namanya. Apalagi jika pernah bermain game Plants vs Zombies.

Venus Flytrap adalah tumbuhan yang daunnya berbentuk seperti kerang yang terbuka, dengan duri-duri di sepanjang pinggirannya. Saat kita menyentuhnya, maka daun Venus Flytrap akan memberi perlawanan dengan menjepit jari kita, dan rasanya lumayan juga kena durinya itu.

Oleh karena itulah kita tidak berani mempermainkan Venus Flytrap. Belum-belum sudah takut duluan.

Begitulah keadaan ummat Islam. Bila kita seperti Putri Malu, saat diganggu malah menguncup dan menutup diri, maka mereka para pengganggu semakin senang mempermainkan ummat ini.

Maka akan lebih bijaksana jika kita menjadi seperti Venus Flytrap, yang akan selalu memberi perlawanan saat diganggu. Dengan begini para pengganggu tidak berani lagi mempermainkan ummat Islam. Belum-belum sudah takut duluan.

Mau menjadi Venus Flytrap ? Saya tunggu 4 Nopember di Istiqlal ya.

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita!

PELAYAN RESTORAN

Salah seorang kawan saya bercerita suatu hari ia sekeluarga datang ke sebuah restoran. Saat mereka semua duduk lalu didekati seorang pelayan yang ramah menawarkan pesanan.

Si mba pelayan tersebut menulis sebuah pesan di kertas menu, dan menyerahkan kertas tersebut sambil tersenyum tanpa berbicara apa-apa.

Tanpa diduga, tulisan di kertas menu tersebut sebuah pesan seperti ini, "maaf bu menu disini memakai minyak babi"

Mengertilah kawan saya dengan pesan dari si mba itu, kemudian mereka mencari-cari alasan untuk menunda makan siang mereka dan keluar dari restoran tersebut.

Begitulah keadaan seorang muslim. Satu sama lain saling bersaudara. Bahkan si mba ini mempertaruhkan pekerjaannya demi menyelamatkan saudaranya agar tidak makan makanan yang diharamkan.

Inilah persaudaraan yang sesungguhnya. Saat kita peduli kepada orang lain, seperti kita peduli kepada diri kita sendiri. 

Luar biasa ilmu yang mahal tentang kepedulian baru saja diajarkan oleh si mba pelayan restoran. 

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita!

PENCURIAN

Isteri saya senang menulis aturan-aturan yang berlaku di rumah, lalu menempelkannya di dinding sebagai pengingat seluruh penghuni rumah.

Ada pula para pemilik usaha menempelkan aturan perusahaan agar dibaca oleh karyawannya. Atau pemilik toko yang menempel copywriting yang menarik untuk dibaca pelanggannya.

Semua hal ini adalah kreatifitas yang terbukti ampuh mencapai tujuan yang dikehendaki. Asalkan hati-hati nanti ada orang lain yang salah persepsi.

Seperti yang terjadi di sebuah mini market, suatu malam seorang pencuri membobol toko tersebut dan berhasil menggondol barang-barang dari sana.

Sejak kejadian itu si pemilik toko menambah alat keamanan tokonya. Tapi ternyata pencurian berhasil terjadi lagi untuk kedua kalinya.

Karena sudah kesal sekali, si pemilik toko membeli alat keamanan terbaru yang sangat mahal demi bisa menangkap si pencuri tersebut.

Akhirnya benar juga, pencurian berhasil digagalkan pada kali ketiga. Pemilik toko dengan geram menginterogasi si pencuri,

"Kenapa anda sampai tiga kali membobol toko saya?"
"Begini pak, setiap saya mau keluar bawa barang hasil curian, saya membaca tulisan bapak di pintu toko ini: Terima Kasih, Silahkan Datang Kembali" :)

Jadi hati-hati ya, jangan sampai tulisan saudara diartikan berbeda oleh orang lain.

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita!

PUISI PENGINGAT JIWA

Bumi tidak pernah lupa terhadap kening yang selalu bersujud

Malam tidak pernah lupa terhadap mata yang selalu menangis

Lalu bagaimana Allah akan lupa terhadap hati yang selalu berharap kepadaNya

Rezeki 
Pasti datang dari Allah
Selalu datang dari Allah
Hanya datang dari Allah

Dekat dengan Allah dekat pula rezeki
Baik sangka kepada Allah baik pula rezeki

Memperbaiki diri adalah keharusan

Siapa tidak memulai untuk memperbaiki dirinya, pastilah dia sedang membiarkan kehancuran dirinya

Siapa memperbaiki dirinya, maka Allah akan memperbaiki rezekinya



Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita!

PUISI PEMBANGKIT JIWA

Sungguh mengagumkan orang yang bisa mengubah dunia
Aku lihat mereka begitu mulia
Sehingga aku ingin mengikuti jejak mereka

Setelah waktu berjalan
Kusadari beratnya cita-cita ini

Tidak kalah menakjubkan orang yang bisa mengubah bangsanya
Aku lihat mereka begitu terpuji
Sehingga aku ingin mengikuti langkah mereka

Setelah waktu berlalu
Kusadari sulitnya impian ini

Dan masih membanggakan orang yang bisa mengubah keluarganya
Aku lihat mereka begitu terhormat
Sehingga aku ingin mengikuti teladan mereka

Setelah waktu berganti
Kusadari lelahnya amanah ini

Sehingga sekarang
Aku memutuskan
Untuk mengubah diriku sendiri

Duhai waktu 
Yang datang dan pergi
Silih berganti

Dengarkanlah janjiku
Untuk mengubah diriku sendiri



Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita!

MANGGA

Kakak saya sudah siap-siap sibuk membungkus mangga yang mulai berbuah di halaman rumahnya. Maklum musim mangga sudah tiba.

Teknik membungkus mangga sejak masih di pohon (dengan plastik atau koran) dilakukan untuk melindungi dari serangan lalat buah. 

Jika mangga tidak segera dibungkus, akan menyebabkan busuk di dalam. Memang mangga tersebut kelihatan besar dan matang dari luar. Tapi begitu dibuka dalamnya busuk dan penuh dengan larva dari lalat buah.

Mangga ternyata memiliki kemiripan dengan rezeki. Sama-sama perlu segera dibungkus. Dengan apa membungkus rezeki? Dengan shalat dhuha di pagi hari.

Rezeki yang kita peroleh dari pekerjaan maupun dari bisnis yang kita kelola, jangan sampai hanya kelihatan besar dan banyak dari luar tapi tidak ada keberkahan di dalam rezeki tersebut.

Sehingga saat kita semakin banyak uang, malah semakin banyak masalah yang menjepit hidup kita. Semakin besar penghasilan, justru semakin besar pula kejenuhan dan beban pikiran kita. 

Jangan cuma bekerja keras mencapai target pendapatan yang tinggi, tapi lupa membungkusnya untuk melindungi dari serangan lalat duniawi.

Oleh karena itu, setiap datang waktu pagi adalah waktu yang penuh keberkahan, jangan lupa membungkus rezeki kita dengan keberkahan pula. Yaitu melalui shalat dhuha.

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita!

SINGLE PARENT

Pengertian secara umum single parent itu berarti orang tua tunggal. Hanya ayah saja, atau hanya ibu saja. Orang tua dianggap lengkap jika memiliki komposisi ayah dan ibu.

Saya setuju dengan istilah ini. Sebab kita hanya bicara dalam lingkup keluarga. Bagaimana dalam lingkup yang lebih luas dari keluarga, yaitu dalam kehidupan? 

Tentu definisinya juga lebih luas lagi. Orang tua dianggap lengkap jika memiliki komposisi ayah-ibu, dan guru agama.

Islam sudah menekankan bahwa guru agama adalah orang tua juga bagi setiap muslim. Yang artinya, jika seorang muslim tidak punya guru dalam bidang agama, berarti orang tuanya belum lengkap. Masih single parent.

Oleh karena itu seorang guru agama sering dipanggil oleh murid-muridnya dengan panggilan abuya, abah, atau walid. Semuanya berarti ayah.

Alangkah baiknya jika kita sempatkan waktu memperkenalkan ulama-ulama kepada anak-anak kita sejak kecil. Secara rutin mereka kita ajak silaturahmi kepada para ulama. Kelak para ulama tersebut akan menjadi orang tua bagi anak-anak kita.

Saya sendiri senang meluangkan waktu untuk melakukan hal tersebut. Sering pula anak-anak saya berfoto bersama seorang ulama, layaknya seorang ayah yang berfoto dengan anak-anaknya. 

Hal yang sederhana sih, tapi efektif loh menanamkan rasa cinta kepada ulama dalam hati anak-anak kita. Sebab kelak kita berharap anak-anak kita mendapat didikan dari ulama. 

Agar mereka memiliki orang tua yang lengkap dalam kehidupan ini. Tidak terus-menerus hanya memiliki single parent saja.

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita!

DONGENG SI KANCIL

Keempat jagoan kecil saya senang sekali kalau saya menceritakan sebuah dongeng. Biasanya dongeng si kancil yang jadi andalan saya.

Saat saya mau mendongeng, alur cerita belum ada di pikiran saya. Semuanya serba spontan. Yang penting ada adegan kancil yang dikejar harimau :) 

Tetapi saya selalu cari celah membelokkan dongeng untuk dikaitkan dengan nilai moral yang mau saya sampaikan. Karena itulah intinya.

Bagaimana hasilnya? Ya kadang dongeng saya gagal juga. Biasanya karena saat saya belokkan terlalu kelihatan, anak-anak langsung protes, "Abi kok jadi nyambung cerita rajin menabung? Apa hubungannya sama kancil tadi?" 

Ternyata membelokkan dongeng panjang kepada inti yang mau kita sampaikan tidak mudah ya. Sebab keduanya tidak berhubungan. Anak-anak malah jadi sadar ada tujuan tersembunyi yang mau kita sampaikan.

Mirip seperti yang dialami seorang pejabat yang sedang bercerita panjang tentang program nelayan, tiba-tiba dibelokkan kepada Surat Al-Maidah 51, tentu semua orang malah sadar ternyata tujuan tersembunyi itu toh yang mau disampaikan. 

Sebab konteksnya tidak berkaitan sama sekali. Saat itu bukan acara bedah buku agama, atau seminar agama, tetapi sosialisasi program nelayan!

Ternyata memang tidak mudah ya menyisipkan tujuan utama yang mau kita sampaikan dalam sebuah dongeng.

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita!

AZAN PALING MENGGETARKAN (2)

Pada 15 September saya berbagi tulisan di sini tentang azan paling menggetarkan. 

Alhamdulillah hari ini 4 Nopember saya diberi kesempatan oleh Allah untuk mendengar azan yang menggetarkan lagi.

Yaitu azan Ashar di tengah-tengah dua juta saudara kita yang sedang berjuang demi kemuliaan Al-Quran. 

Azan syahdu yang menggemakan kebesaran Allah dan Rasulullah di langit jakarta yang sejuk dan menjadi saksi mereka yang hadir pada hari ini.

Saudara mau ikut menikmati azan ini juga? Saya merekamnya dalam linangan air mata yang tak bisa saya bendung lagi. Air mata syukur dan bahagia kepada Allah bahwa kita masih di bawah naungan iman dalam kehidupan dunia ini.

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita!

FOKUS

Hidup di era smartphone seperti sekarang jangan sampai membuat kita jadi kurang menghargai orang lain saat kita sedang berbicara dengan mereka.

Fokuskan perhatian kita, jangan sampai berbicara sambil main smartphone, tentu kurang santun secara etika.

Fokus pula kepada apa yang dibicarakan, jangan sampai kejadian seperti tukang daging ini, saat dia sedang menawarkan dagangannya dengan sepeda sambil berteriak, 
"Dagiiiing... Dagiiiing..."

Saat itu ada seorang ibu sedang sakit gigi yang sangat terganggu dengan volume suara si abang tukang daging,

"Eh bang! Abang gak punya otak ya?"
"Iya bu, kebetulan otaknya habis,  tinggal daging sama ati ampela bu" :)

Begitulah jadinya kalau tidak fokus. Walaupun terlalu fokus juga kurang baik loh, seperti si mba penjaga toko hp ini saat melayani seorang pembeli,

"Mba hp yang ini berapa harganya?"
"Ini harganya tiga juta pak"
"Subhanallah, mahal juga ya padahal tipenya masih standar. Nah kalau ini yang tipe terbaru harganya berapa?"
"Ini harganya Subhanallah, Subhanallah, Subhanallah, pak" :)

Setuju kan sekarang, fokus itu penting saat berbicara kepada orang lain, asal jangan berlebihan.

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita!

KEBAB

Sepanjang pengalaman saya berjualan kebab, ada satu kisah dimana saya diberi pelajaran berharga oleh Allah.

Pelajaran ini sangat berkesan dan sangat mengena buat saya, karena saya diajari oleh Allah untuk merasakannya langsung, bukan lagi sekedar teori.

Jadi waktu itu ada seorang ibu memesan seratus porsi kebab untuk suatu acara yang diadakan di rumah si ibu. Beliau membayar sejumlah uang muka, dan meminta saya mengirimkan kebab tersebut ke rumahnya tepat pukul 12 siang pada hari yang telah ditentukan.

Saat hari tersebut tiba, sejak pagi saya sudah sibuk membuat kebab pesanan si ibu. Waktu itu pertama kali saya membuat kebab sebanyak ini.

Tidak disangka rupanya membuat seratus porsi kebab itu butuh waktu lebih lama dari perkiraan saya. Jam sudah menunjukkan pukul 11.45 tetapi jumlah kebab yang selesai saya buat masih jauh dari seratus.

Saya panik dan gelisah sekali. Jantung saya berdegup kencang. Saat jam sudah melewati pukul 12.00 saya semakin tegang. Kebab ini pasti telat saya kirim ke rumah si ibu.

Bayangan ketakutan mulai muncul. Bagaimana kalau si ibu tidak mau terima pesanan ini. Mau dijual kemana kebab sebanyak ini. Bagaimana kalau si ibu minta dikembalikan uang mukanya, darimana saya dapat uang yang sudah habis saya belanjakan itu?

Sambil terus membuat kebab dalam penuh kecemasan, akhirnya seluruh pesanan selesai pukul 13.00 saya langsung tancap gas menuju rumah si ibu. 

Alhamdulillah si ibu masih mau menerima pesanan itu dan memaklumi keterlambatan saya.

Saya bersyukur sekali, sekaligus badan saya lemas, pikiran saya langsung ingat kepada Allah, 
"Ya Allah, saya sudah sepanik dan secemas ini saat saya takut membuat pelanggan kecewa. Lalu bagaimana saya bisa santai dan tenang saat saya membuat Engkau kecewa Ya Allah"

Sampai hari ini saya tidak pernah melupakan pelajaran berharga tersebut. Saya selalu memunculkan kembali perasaan takut luar biasa yang saya alami waktu itu, ketika diri saya ini mulai jauh dari perintah Allah. 

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita!

NASIHAT

Belum lama ini saya tidak sengaja bertemu seorang bapak di jalan, beliau menyapa saya lebih dulu,

"Pak Ustadz ya? Wah Ustadz terimakasih atas nasihatnya selama bulan Ramadhan kemarin mengenai shalawat itu loh"

Saya berusaha mengingat lagi, memang Ramadhan kemarin beberapa masjid memberi saya amanah untuk ceramah selepas shalat tarawih, dan saya manfaatkan untuk mengupas tentang shalawat. Terutama korelasinya dengan masalah rezeki.

"Alhamdulillah pak kalau nasihat saya bisa bermanfaat"
"Bermanfaat banget Ustadz. Saya ini pedagang karpet, setelah saya rutin bershalawat seperti nasihat Ustadz, sekarang bisnis saya semakin ramai"

"Alhamdulillah, keberkahan shalawat ya pak"
"Betul Ustadz, bagaimana dengan Ustadz sendiri? Pasti lebih dahsyat lagi pengalamannya bersama shalawat?"

Kemudian si bapak semakin semangat bercerita, sampai akhirnya kita berpisah. Saya pun melanjutkan perjalanan ke rumah. 

Seharian itu saya masih saja teringat pertanyaan si bapak, "Bagaimana dengan Ustadz sendiri?" yang menyadarkan saya bahwa justru saya sendiri malah belum melaksanakan nasihat tersebut.    

Saat orang lain sudah memetik manfaatnya, saya masih saja sibuk memberi nasihat kesana kemari, saya masih terperangkap dengan sebatas teori, tetapi lupa menerapkan dan mempraktekkannya kepada diri sendiri.

Saya yakin saudara tidak begitu ya. Berani berucap harus berani bertindak juga. 

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita!

MENCINTAI ITU MEMULIAKAN

"Abang... Habib bang... Habib bang... Habib bagaimana bang..." teriak seorang laki-laki dalam keadaan kepala berlumuran darah kepada orang-orang yang sedang memapahnya.

Laki-laki itu dipapah menuju ruang UGD yang sudah pengap dengan aroma gas air mata. Dalam keadaan menahan sakit, ingatannya hanya kepada gurunya yang beberapa menit lalu ikut terjatuh karena tembakan gas air mata yang bertubi-tubi.

Walaupun lemah tidak berdaya, laki-laki itu masih memaksakan untuk bertanya. Satu pertanyaan yang hanya bisa membuat hatinya tenang. Yaitu bagaimana kondisi gurunya. Semulia itukah kedudukan gurunya di hatinya?

Begitulah salah satu kisah yang penuh hikmah pada pertemuan umat Islam 4 November. Laki-laki dalam cerita itu adalah seorang murid pada suatu majlis ta'lim di Jakarta, dan Habib dalam cerita itu adalah guru ngajinya.

Saudara, saya merasa iri sekali bila melihat orang lain yang begitu indah akhlak mereka. Saya menceritakan kisah ini dengan niat agar saya dan saudara yang membacanya, bisa mengikuti jejak mereka dalam mencintai dan memuliakan ulama.

Saya bersyukur pertemuan umat Islam 4 November yang seharusnya menjadi demo, justru menjadi madrasah besar bagi umat Islam di seluruh negeri ini. 

Madrasah yang mengajarkan kita banyak sekali keteladanan. Salah satunya keteladanan dalam mencintai dan memuliakan ulama.

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita!

HUDAIBIYAH

Lebih dari seribu umat muslim generasi awal datang dengan damai ke lembah Hudaibiyah untuk melakukan perjanjian dengan kaum musyrik. 

Saat itu umat muslim dipimpin langsung oleh Rasulullah, sedangkan kaum musyrik hanya diwakili oleh perwakilan mereka, karena pemimpin kaum musyrik tidak hadir saat itu.

Perjanjian Hudaibiyah mendiskusikan beberapa kesepakatan. Setelah disetujuinya kesepakatan tersebut, umat muslim pun kembali ke Madinah.

Bagaimana kelanjutan Hudaibiyah? Ternyata setelah kesepakatan Hudaibiyah itu kaum musyrik melanggar perjanjian dengan umat Islam. Benar-benar memalukan konspirasi mereka.

Apa yg dilakukan Rasulullah setelah pelanggaran tersebut? Rasulullah mengumpulkan umat muslim lebih dahsyat lagi yaitu sepuluh ribu sahabat atau hampir sepuluh kali lipat lebih banyak dari sebelumnya.

Kemudian mereka semua berjalan kaki dengan damai menuju Mekkah dipimpin langsung oleh Rasulullah dan akhirnya Allah memberi kemenangan mutlak kepada umat muslim. Peristiwa itu dicatat dalam sejarah sebagai Fathu Mekkah.

Allah tidak pernah tidur. Allah tidak pernah lengah dengan penistaan yang dilakukan kaum musyrik dan para pembelanya. Allah tidak pernah mengecewakan hambaNya yang beriman.

Apakah kisah Hudaibiyah ini mengingatkan saudara kepada sesuatu?

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita!

BAN MOTOR

Saat itu saya dalam perjalanan mengendarai motor, tiba-tiba ban belakang saya bocor.

Biasanya jika ban bocor seperti itu saya langsung turun dari motor, mencabut paku yang menjadi sumber masalahnya, kemudian saya tuntun motornya sampai tukang tambal ban terdekat.

Entah mengapa pada hari itu saya biarkan ban bocor seperti itu. Saya tetap mengendarai motornya, hanya kecepatannya saja yang saya kurangi, karena kondisi motor menjadi tidak seimbang.

Sampai akhirnya saya menemukan tukang tambal ban. Si tukang dengan sigap membongkar ban tersebut, dalam keadaan terkejut dia tanya saya,

"Mas ini ban dalam serta ban luar robek besar. Tidak bisa ditambal lagi, harus ganti baru. Ini pasti mas memaksakan terus jalan ya walaupun bocor?"

Saudara, apa hikmah di balik kejadian ini ? Hikmahnya adalah saat kita sudah mengetahui ada perbuatan dosa kecil yang kita biasakan, maka berhentilah secepatnya yang kita bisa.

Jangan merasa nyaman dengan perbuatan dosa sekecil apapun, karena semakin lama kerusakan yang ditimbulkan semakin besar untuk diri kita.

Jika hanya sebuah ban rusak bisalah kita ganti baru. Tapi bagaimana jika hidup kita yang rusak, perilaku kita yang rusak, rezeki kita yang rusak, dimana kita harus mencari gantinya.

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita!

LAMPU MERAH

Masih tentang motor. Jadi ceritanya saat saya sedang naik motor, di pertigaan jalan lampu merah menyala. Otomatis saya berhenti, dan menunggu di belakang lampu lalu lintas.

Setelah dua atau tiga menit, saya masih menunggu bersama kendaraan lain yang berada pada ruas jalan yang sama dengan saya. 

Kira-kira lima menit berlalu, sebetulnya sudah tidak wajar lampu merah selama ini. Tetapi karena memang masih merah, saya masih tetap menunggu.

Bahkan setelah sepuluh menit lampu masih tetap merah. Dan sepuluh menit itu lama sekali bagi orang yang sedang berhenti di pertigaan jalan pada siang hari.

Pilihan saya cuma dua, terus diam di sana entah sampai kapan, atau lakukan sesuatu. Apa yang saya pilih ? Tentu saya pilih lakukan sesuatu.

Saya turun dari motor, lalu mengecek lampu lalu lintas pada ruas jalan yang lain, ternyata lampunya di sana juga selalu merah. Oh ternyata lampu lalu lintas sedang ada gangguan saat itu.

Setelah saya mengetahui apa yang terjadi, saya dan motor-motor lain maju sedikit-sedikit sampai pada akhirnya kendaraan di ruas saya yang dapat giliran jalan.

Saudara, dalam hidup ini kita bisa saja sedang berhenti di tempat. Lampu kehidupan kita menyala merah sudah terlalu lama. Umur kita habis tanpa kita mendapatkan apa-apa.

Sebenarnya saat inilah seharusnya kita lakukan sesuatu. Saat ini kita harus keluar dari perasaan nyaman kita. Hidup terlalu berharga kalau dihabiskan hanya untuk menyerah pada keadaan.

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita!

KEPEKAAN

Ketika menjawab pertanyaan orang lain, sebaiknya kita menjawab dengan lengkap dan detail. Walaupun terkadang sebagian orang hanya membutuhkan jawaban singkat, jelas, dan langsung kepada inti pertanyaannya.

Karena itulah kita harus peka kepada lawan bicara kita, sebenarnya jawaban seperti apa yang mereka butuhkan. Sebab jika kurang peka terhadap lawan bicara, bisa mengalami kejadian seperti guru Bahasa Inggris ini,

"Miss, saya mau tanya arti dari kata tomorrow itu apa Miss?"
"Besok!"
"Gak bisa sekarang Miss?"
"Ya gak bisa lah sekarang. Kan sudah saya bilang besok!"
"Masa saya mau tau arti satu kata aja harus tunggu sampai besok sih Miss?" :)

Ini masih mending jika kurang peka kepada murid sendiri. Bagaimana kalau kurang peka kepada pelanggan kita, mungkin bisa mengecewakan mereka seperti yang dilakukan pelayan restoran ini,

"Mba boleh saya tau password wifi di restoran ini?
"Oh boleh pak. Makan dulu"
"Baik saya pesan makanan deh"

(Si tamu memesan makanan dari buku menu, selesai makan dia bertanya lagi kepada mba pelayan restoran)

"Sekarang saya sudah boleh tau password wifi nya?"
"Kan sudah saya bilang pak. Makan dulu"

(Karena merasa mungkin makanannya yang dipesannya belum lengkap, si tamu menambah pesanan makanan penutup, sampai selesai dia makan, dia masih penasaran dengan si mba)

"Nah saya sudah pesan makanan utama dan makanan penutup, sekarang beritahu saya password wifi di sini"
"Daritadi juga sudah saya beritahu pak. Password di sini itu m-a-k-a-n-d-u-l-u" :)

Sekarang kita sudah melihat buktinya kan, bahwa penting sekali untuk lebih peka terhadap pertanyaan dari lawan bicara kita.

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita!

PANDAI BERTERIMAKASIH

Sejak saya bercerita tentang shalawat sebagai salah satu kunci yang membuka pintu rezeki, banyak yang bertanya kepada saya tentang hal ini.

Begitu berlimpah hadist dari Rasulullah yang menerangkan khusus mengenai keutamaan bershalawat, sehingga para ulama telah banyak membuat satu buku sendiri untuk menyampaikannya. 

Tetapi sisi yang paling saya senangi adalah memandang shalawat sebagai cara kita berterimakasih (bersyukur) kepada Rasulullah, karena dengan sebab Beliau lah kita merasakan manisnya nikmat iman dan indahnya menjadi seorang muslim.

Siapa manusia yang paling berjasa atas keimanan kita kepada agama Islam? Tentu saja Rasulullah yang diutus membawa agama Islam itu sendiri.

Apakah perlu kita berterimakasih kepada Rasulullah? Pastinya begitu, karena orang yang tidak bersyukur kepada manusia, dia juga tidak disebut bersyukur kepada Allah.

Allah ingin agar kita juga pandai berterimakasih kepada manusia yang menjadi jalan atas nikmat Allah yang kita rasakan ini.

Apa yang terjadi jika kita menjadi manusia yang pandai berterimakasih? Al-Quran sudah menjanjikan siapa yang senantiasa bersyukur, akan semakin ditambah lagi nikmat Allah kepadanya.

Begitulah salah satu rahasia yang terkandung dalam shalawat. Siapa ingin sukses dalam hidupnya, harus sukses dulu menjadikan shalawat sebagai kebiasaannya.

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita!

DESAIN TERBARU

Dunia fashion tidak pernah mati menghadirkan desain terbarunya. Setiap tahun selalu saja ada trend yang paling akhir. 

Sehingga para pemburu fashion selalu mencari gaya busana yang paling akhir dirancang. Pastilah paling bergengsi.

Dunia properti juga demikian. Bentuk rumah selalu saja muncul yang lebih baru. Sehingga orang yg sedang membangun rumah selalu memastikan desain rumahnya adalah desain yang paling akhir. Agar tidak ketinggalan jaman.

Apalagi dunia otomotif. Kendaraan terbaru selalu berganti model. Mobil yang tahun keluarnya paling akhir, pastilah mobil yang paling gress teknologinya. Sehingga orang rela berganti kendaraan, walaupun yang lama masih sangat layak.

Ada yang salah? Tentu saja tidak ada. Sah-sah saja saat kita menginginkan produk terakhir. Asalkan tidak membuat kita lupa.

Bahwa fashion yang benar-benar paling akhir kita kenakan adalah kain kafan. Properti yang benar-benar paling akhir menjadi tempat tinggal kita adalah liang kubur. 

Begitu pun kendaraan yang benar-benar paling akhir kita naiki adalah keranda jenazah. Sudah mempersiapkan untuk semua hal yang serba paling akhir tersebut?

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita!

SELAMAT JALAN TELADAN KAMI

Kemarin pagi, dengan izin Allah, saya menulis tentang kain kafan sebagai fashion terakhir yang akan dipakai setiap orang.

Sorenya, dengan izin Allah juga, seorang sahabat sekaligus teladan saya di group meninggalkan dunia ini selama-lamanya.

Saya sangat berbangga sekali dengan beliau. Seorang bapak berusia 80 tahun lebih, yang mewakafkan sisa usianya untuk menjadi merbot merawat kebersihan masjid setiap hari.

Semua orang akan merindukan keakrabannya. Apalagi anak-anak kecil yang setiap sore belajar TPA di masjid, beliau selalu meluangkan waktu menceritakan dongeng kepada mereka.

Di usianya yang sepuh, beliau tetap gigih membaca Al-Quran 1 hari 1 juz. Entah sudah berapa puluh kali beliau mengkhatamkan Al-Quran setiap bulannya.

Puasa sunnahnya pun mengalahkan kita-kita yang masih muda dan sehat. Hari Ahad dan Senin kemarin, beliau masih berpuasa ayyamul bidh.

Sore setelah shalat Ashar, beliau permisi untuk istirahat sejenak, katanya kurang enak badan. Tidak biasanya beliau beranjak tidur setelah Ashar.

Saat menjelang Maghrib beliau ingin dibangunkan dari tidurnya, tetapi rupanya hari itu tidur beliau untuk selama-lamanya. 

Sungguh indah sekali cara Allah mewafatkannya dengan lembut dan hening. Seindah pribadinya yang membuat kita akan selalu rindu padanya.

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita!

MUHASABAH DENGAN POSITIF

Salah satu kebiasaan yang bermanfaat adalah bertanya kepada diri sendiri mengenai ibadah-ibadah harian kita.

Pertanyaan tersebut bisa kita tulis di buku, atau di kertas yang ditempel di samping tempat tidur agar bisa jadi pengingat kita setiap malam.

Pertanyaan yang sekaligus muhasabah itu tentu harus sesuai dengan target kita. Ibadah memang perlu target, agar di waktu-waktu kedepan semakin meningkat dibanding sekarang.

Akan lebih baik lagi jika kita tidak membuat pertanyaan yang tanpa emosi, seperti; Apakah saya membaca Al-Quran hari ini ? Apakah saya shalat dhuha hari ini ? dan seterusnya.

Melainkan, sekalian saja membuat pertanyaan positif. Apalagi muhasabah ini kita lihat tiap hari, insya Allah alam bawah sadar kita termotivasi. Bagaimana contoh pertanyaan yang positif ? 

Silahkan saudara mencoba untuk menjawab pertanyaan saya berikut ini :

1. Ceritakan kepada saya ketika saudara begitu bersemangat membaca Al-Quran sampai-sampai saudara tidak memperhitungkan lagi waktu sudah berjalan dua puluh menit bahkan lebih

2. Apa yang paling saudara suka dari shalat dhuha empat rakaat ? 

3. Bagian kisah hebat yang mana dari kehidupan Rasulullah yang tiba-tiba mengalir dalam pikiran saudara, saat saudara membaca shalawat seratus kali hari ini ?

4. Apa yang paling menggembirakan ketika hari ini saudara sama sekali tidak memainkan handphone untuk hal yang tidak bermanfaat ?

5. Apa hal terbaik yang sudah saudara lakukan hari ini dalam memuliakan orang lain ?

6. Ceritakan pada saya tentang keberhasilan saudara hari ini menyampaikan sedekah yang betul-betul diterima oleh orang yang tepat ?

Nah sekarang tarik napas panjang. Bagaimana rasanya saat saudara berusaha menjawab pertanyaan tersebut? Lebih termotivasi? Lebih positif thinking?

Itulah dia seni bermuhasabah dengan positif. Selamat menjadi pribadi muslim yang selalu bersemangat.

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita!

BERBEDA ITU MENGUATKAN

"I am most likely to visit u in December" sebuah pesan masuk ke handphone saya. Betapa senangnya saya menerima pesan dari sahabat saya tersebut.

Kunjungannya ke Indonesia ini adalah kunjungan keempat. Dia itu seorang pemuda muslim, tinggal di London, dan bermazhab Hanafi dalam fiqihnya. 

Apakah saya merasa kurang nyaman dengannya karena berbeda mazhab? Jelas saja tidak! Saya sangat memuliakan saudara saya tersebut.

Saat di Yaman, salah satu guru kami seorang ulama dari Maroko dan Beliau bermazhab Maliki. Kami sangat mencintai Beliau. 

Di seluruh dunia ini tidak ada seorang muslim pun yang mempermasalahkan perbedaan mazhab dalam Islam. 

Ketika berkunjung kepada Kyai Abdullah Syafi'i di Jakarta, Buya Hamka didesak oleh Kyai untuk menjadi imam shalat Shubuh, padahal Buya adalah tamu saat itu. 

Lalu Buya membaca qunut Shubuh dalam shalatnya, sebagai penghormatannya kepada Kyai yang bermazhab Syafi'i.

Tidakkah saudara merasakan indahnya rasa saling mencintai yang begitu kuat dari kedua ulama ini?

Saya bersyukur akhir-akhir ini umat Islam di seluruh Indonesia tidak merasa tertarik lagi membahas perbedaan. Sebab terbukti Islam menjadi kuat saat bersatu dan bersaudara.

Semangat saling menghormati ini adalah permen yang istimewa, dan justru berawal dari kasus penistaan agama sebagai bungkus permennya.

Mari menjadi bagian Ukhuwah Islamiyah yang sudah sangat sejuk ini.

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita!

KAKATUA 

Siapa yang tidak mengenal burung yang indah ini. Sejak kecil kita sudah hafal dalam menyanyikan lagunya.

Diantara spesies burung kakatua, yang paling banyak dikenal orang adalah kakatua jambul kuning. Burung ini memiliki warna yang eksotis sekali.

Apa warnanya ? Cuma dua warna saja, kuning pada jambulnya, dan putih pada seluruh tubuhnya selain jambul tersebut. Benar-benar full putih, dengan sedikit saja kuning. 

Tetapi walaupun hanya sebagian kecil saja, warna kuning itulah yang menyebabkan kakatua jambul kuning menjadi indah.

Hewan ini telah memberi hikmah, jika kita sebagai pribadi yang sedang memperbaiki diri, tetaplah bersemangat walaupun kita dikelilingi orang lain yang belum tergerak untuk memperbaiki diri mereka.
 
Tidak apa-apa walaupun kita hanya menjadi satu-satunya muslim yang ingin maju. Keberadaan kita justru menjadi jambul kuning yang melengkapi keindahan warna putih yang begitu banyak ini.

Tetap berbesar hati saat belum banyak saudara-saudara kita yang terpanggil untuk berubah menjadi lebih produktif. Karena kenyataannya sedikit kuning pun sudah mengangkat nama besar kakatua jambul kuning toh ?

Walaupun hanya sebagian kecil saja yang berani melakukannya, hijrah seorang muslim itulah yang menyebabkan Islam ini indah secara keseluruhan.

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita!

TERLALU BERSEMANGAT

Sesuatu yang baik, belum tentu menjadi baik juga bila disikapi secara berlebihan. Semua harus seimbang.

Bersemangat salah satu contohnya. Bersemangat itu baik, tetapi bila terlalu bersemangat justru jadi tidak seimbang.

Seperti yang terjadi pada seorang pasien obesitas ini. Dokter menganjurkan agar dia berjalan kaki sejauh 10 km setiap hari. Si pasien pun menyanggupinya. 

30 hari kemudian pasien tersebut menelpon dokter memberitahu perkembangannya,

"Dokter terimakasih berat badan saya benar-benar turun sekarang"
"Baguslah kalau begitu pak"
"Tetapi saya punya masalah baru dok. Bagaimana cara saya pulang?"
"Memang kenapa pak?"
"Sebab sekarang jarak saya sejauh 300 km dari rumah" :)

Karena terlalu bersemangat, sampai salah memahami saran dokter. Kejadian yang sama juga terjadi pada si mamang saat menerima telepon dari majikannya.

"Mang, tolong bersihkan kulkas ya. Saya masih di kantor sebentar lagi pulang"
"Baik den"
"Ambil saja lap di lemari. Ada dua lap, satu buat di dalamnya, satu lagi buat di luarnya"
"Siap den"

Saat majikannya pulang dari kantor, dia melihat mamang mencuci kulkas di halaman,

"Mang, kenapa mencuci kulkasnya di keluarkan segala dari dalam rumah?"
"Sesuai perintah den, satu lap buat mamang cuci di dalam. Satu lagi mamang cuci di luar" :)

Jadi saat kita benar-benar sangat bersemangat melakukan sesuatu, tetaplah memahami perkataan orang lain. Jangan sampai gagal paham.

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita!

TELADAN SAHABAT WAHSYI

Beliau sebelumnya bukan seorang muslim. Bahkan pada saat perang Uhud, beliaulah yang membunuh Sayyidus Syuhada Hamzah bin Abdul Mutalib

Tetapi setelah beberapa tahun berlalu, beliau menyatakan keislamannya di hadapan Rasulullah.

Saat itu beliau mengakui kesalahannya di Uhud. Suasana kaum muslimin pun menjadi ramai. Mereka semua saling berbeda pendapat satu sama lain tentang hukuman apa yang harus diberikan kepada Sahabat Wahsyi.

Ketika mengetahui kesalahannya membuat gaduh kota Madinah, Sahabat Wahsyi pun menyerahkan dirinya kepada Rasulullah. Beliau mengutamakan kepentingan kota Madinah daripada egoisme pribadi. 

Rasulullah pun mengambil keputusan sangat bijaksana, sebab bagaimanapun Sahabat Wahsyi telah masuk Islam. Rasulullah hanya menganjurkan Sahabat Wahsyi keluar dari Madinah, agar keadaan tenang dulu dan tidak terus mengingatkan kelalaian beliau di Uhud.

Sahabat Wahsyi menerima keputusan ini. Beliau mengorbankan dirinya demi persatuan dan kesatuan negara. Inilah bukti pengorbanan sejati. Inilah bukti beliau seorang negarawan sesungguhnya.

Sahabat Wahsyi telah mengajarkan kepada kita, saat kita berbuat salah, memang penting untuk meminta maaf. Tetapi lebih penting lagi berjiwa ksatria menyerahkan diri untuk menerima konsekuensinya.
 
Bukan malah menyebar kebencian, memperkeruh suasana dan merasa dirinya paling benar.

Sungguh Islam bangga kepadamu wahai Sahabat Rasulullah.

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita!

BAHAGIA

Bisakah kita membaca shalawat kepada Rasulullah dengan penuh perasaan bahagia ? Sangat bisa.

Mari kita ingat, saat pertama kali kita menginjakkan kaki di Masjidil Haram, mata ini menangis saat melihat Ka'bah. Tangisan apakah gerangan ? Sudah pasti tangisan bahagia. 

Saat berada di penghujung bulan suci Ramadhan, setelah berpuasa sebulan penuh kita mendengar sahut-menyahut suara takbir yang sangat syahdu, mata ini menangis lagi. Ini pun tangisan bahagia pula.

Tentu perasaan bahagia dalam kedua hal tersebut bukan karena urusan duniawi, tetapi bahagia karena nikmat iman yang Allah anugerahkan kepada kita.

Tanpa kita sadari banyak sekali momen yang memenuhi hati kita dengan perasaan bahagia seperti ini, bahkan sampai membasahi kedua mata.

Oleh karena itu, kita juga pasti bisa menjadi orang yang bahagia saat mengenang pribadi mulia Rasulullah, dan saat membaca shalawat kepada Rasulullah.

Sebab dalam perasaan bahagia tersebut, Allah akan membuka pintu-pintu rezeki kepada kita. Inilah satu lagi rahasia shalawat, yang akan menjadikan kita pribadi muslim yang berkelimpahan rezeki.

Baca  shalawat. Rutin shalawat. Cinta shalawat.

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita!

BIOLA

Liburan weekend yang lalu saya sekeluarga pergi ke Bandung untuk menghadiri resepsi pernikahan keponakan.

Selalu saja ada cerita yang menarik tentang Bandung ini. Salah satunya saat mobil saya dihampiri pengamen jalanan ketika berhenti di sebuah lampu merah.

Apa yang biasa kita lakukan saat didekati pengamen? Ambil uang recehan, lalu berikan secepatnya kepada dia agar dia secepatnya juga meninggalkan kita. 

Tetapi pengamen yang satu ini berbeda. Dia tidak bernyanyi, melainkan dia justru memainkan biola dengan indahnya. Jarang sekali saya melihat pengamen berbiola. Lebih jarang lagi yang bermain dengan indah.

Apa yang saya lakukan? Tentu saya tahan diri untuk kasih uang agar dia tidak cepat pergi begitu saja. Saya begitu senang menikmati gesekan demi gesekan indah biolanya. 

Sampai akhirnya saya berikan juga sejumlah uang kepadanya, tapi kali ini lebih dari sekedar recehan. Saya sadar dia memainkan lagu lebih lama dari pengamen biasanya, tentu pemberian saya juga sudah sepantasnya lebih banyak dari yang biasanya.

Saudara, seperti inilah yang terjadi saat kita memanjatkan doa kepada Allah, lalu dalam waktu yang lama kita tidak juga melihat Allah mengabulkan doa kita.

Sebenarnya Allah begitu senang mendengarkan doa-doa syahdu yang kita lantunkan setiap hari. Allah tidak ingin memberikan begitu saja, sehingga setelah pemberian itu kita lantas berhenti berdoa lagi.

Sebenarnya Allah menyiapkan pemberian yang sangat besar melebihi dari apa yang kita minta. Sebab saat doa kita nantinya akan diijabah lebih lama dari biasanya, berarti Allah akan memberikan lebih banyak dari biasanya pula. Bukan sekedar recehan.

Jadi masih pantaskah kita memiliki sangkaan yang kurang baik kepada Allah?

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita!

MEMORI INTERNAL

Seorang teman baru saja membeli sebuah handphone baru yang disertai memori internal 16 GB. Wah lumayan besar ya.

Saat dia buka pengaturan memori di handphone tersebut, alangkah terkejutnya dia karena kapasitas memori itu hanya 12 GB. Kemana yang 4 GB lagi? 

Dia lantas menghubungi toko tempat membeli handphone itu, lalu menanyakan masalahnya. Beruntung si mbak yang menerima telpon berhasil menjelaskan dengan baik sekali,

"Begini mas, memang betul mas diberi memori internal sebanyak itu, tetapi mas tidak bisa menggunakan semuanya. Sebab ada sebagian yang harus disisihkan untuk file sistem Android itu sendiri mas. 

Kalau memori internal tidak menyisihkan untuk file tersebut, maka handphone mas tidak akan berjalan dengan lancar"

Tuntas sekali penjabarannya. Sekali penjelasan saja, langsung membuat kita mengerti dua hal. Satu, tentang memori internal itu sendiri. Dua, tentang rezeki.

Karena rezeki bagai memori internal. Memang betul kita diberi rezeki banyak oleh Allah, tetapi kita tidak bisa menggunakan semuanya. Sebab ada sebagian yang harus disisihkan untuk orang lain sebagai sedekah.

Kalau kita tidak menyisihkan rezeki tersebut untuk bersedekah, maka hidup kita tidak akan berjalan dengan lancar.

Satu lagi cara handphone memberi nasihat kepada kita, yaitu melalui memori internalnya. Jadi mulai hari ini, ingat hanphone ingat sedekah ya.

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita!

DURIAN

Saudara pasti sudah pernah mendengar istilah "ketiban durian runtuh". Memang durian itu dalam kehidupan nyata benar-benar runtuh dari pohonnya. Hal ini menunjukkan durian tersebut sudah matang dan lezat.

Petani durian sudah terbiasa datang ke kebun durian pada siang hari, untuk mengambil durian-durian yang runtuh pada waktu malamnya.

Jadi siklus mereka tertib sekali, malamnya durian itu runtuh, siangnya durian itu dijemput oleh pemiliknya. Seandainya malam hari itu tidak ada durian runtuh, tentu siang harinya tidak ada satu butir pun durian yang diperoleh.

Begitupula sebaliknya, seandainya durian itu runtuh banyak sekali pada waktu malam, tetap saja harus usaha dulu mengambilnya pada siang hari agar dapat menikmati durian ini.

Alam ini benar-benar menyimpan pelajaran ya, asal kita mau merenungkannya. Lihat saja proses durian runtuh ini sama persis dengan proses turunnya rezeki kepada kita.

Siklus rezeki itu tertib sekali. Jadi malamnya rezeki itu Allah berikan pada kita, siangnya rezeki itu dijemput. Seandainya malam hari itu tidak ada rezeki yang Allah turunkan, tentu siang harinya tidak ada sedikitpun rezeki yang diperoleh.

Begitupula sebaliknya, seandainya rezeki itu turun banyak sekali pada waktu malam, tetap saja harus usaha dulu mengambilnya pada siang hari agar dapat menikmati rezeki ini.

Jadi seorang muslim itu kalau mau berkelimpahan rezeki harus seimbang amalannya. Malam semangat tahajud agar Allah turunkan rezeki. Siang semangat ikhtiar untuk menjemput rezeki tersebut.

Dengan begini pastilah kita sukses menikmati lezatnya durian kehidupan ini.

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita!


Arda Dinata:

PNS, Peneliti, Penulis Lepas, Pemateri, Motivator Penulisan Artikel Kesehatan dan Pendiri Majelis Inspirasi Alquran dan Realitas Alam [MIQRA Indonesia].

www.ArdaDinata.com
ARDA DINATA
@ardadinata

C00447A8B dan 51D2B002