Cari Artikel di Blog Ini:

Kamis, 14 September 2017

Mengenal Hidrologi dan Konservasi Air

| Arda Dinata | Mengenal Hidrologi dan Konservasi Air

Hidrologi itu ilmu yang mempelajari tentang air. Sedangkan konservasi air itu konsep mengkaji tentang air terkait sebagi sumber daya alam  (SDA) yang terbarukan, tapi punya keterbatasan. Oleh karena itu, perlu manajemen pengaruran masalah air yaitu melalui konservasi air (melindungi, memelihara, dan mengelola air).

Ada beberapa fakta seputar masalah air ini, diantaranya: 

1. Orang memerlukan minum air yang dikonsumsi sebanyak 2,3-13 liter per hari.

2. Bila dalam tubuh manusia tidak ada masukan air selama 10 hari maka manusia itu akan mati.

3. Sebanyak 60-70% dalam tubuh manusia itu terdiri dari kandungan air.

4. Kebutuhan air untuk anak dewasa adalah sebanyak 2-5 liter per hari.

5. Total rata-rata kebutuhan air bagi manusia tiap harinya adalah 50-60 liter.

Secara lengkap, hidrologi itu adalah ilmu pengetahuan tentang:

# Terdapatnya air, distribusi dan gerakan, kuantitas serta sifat air yang meliputi sifat fisik dan kimianya.

# Hubungan timbal balik antara bentang alam dengan air.

# Hubungan timbal balik antara kehidupan di muka bumi  (khususnya manusia) dengan air.

# Air sebagai unsur lingkungan fisik dan sumber daya.

Ilmu hidrologi ini memiliki 5 cabang ilmu yang lebih kecil lagi, yaitu:

1. Potamologi ialah bagian ilmu hidrologi yang mempelajari air yang mengalir di permukaan tanah, khususnya sungai.

2. Limnologi ialah bagian ilmu hidrologi yang mempelajari air yang menggenang, misalnya danau.

3. Geohidrologi ialah bagian ilmu hidrologi yang mempelajari air yang berada di bawah permukaan tanah, baik yang mengalir maupun tidak mengalir.

4. Kriologi ialah bagian ilmu hidrologi yang mempelajari tentang air yang membeku, baik salju maupun es.

5. Hidrometeorologi ialah bagian ilmu hidrologi yang mempelajari tentang air yang ada di angkasa sebagai uap air maupun hujan.

Hubungan Hidrologi dengan Lingkungan 

Hidrologi dengan lingkungan memiliki hubungan yang erat. Yakni hubungan timbal balik antara kehidupan dan air, khususnya hubungan manusia dengan segala aktivitasnya dengan air. Bisa terkait bagaimana pengaruh aktivitas manusia terhadap kondisi hidrologi. Atau bagaimana pengaruh kondisi hidrologi terhadap berbagai aktivitas manusia.

Di sini, hubungan pengaruh tersebut dapat meliputi terkait kuantitas maupun kualitas air. Dan untuk menganalisisnya kita bisa menggunakan aspek ruang dan waktu.

Berikut ini ada beberapa pengaruh aktivitas manusia terhadap keberadaan air, yaitu:

1. Perubahan land use menyebabkan perubahan karakteristik hidrologis (banjir, kekeringan).

2. Pembuatan bangunan air (danau, waduk, saluran drainase, dsb.) mempengaruhi distribusi air, kecepatan air, dan lainnya. 

3. Pengambilan air tanah, terutama pengambilan air tanah yang berlebihan menyebabkan penurunan muka air tanah, intrusi air asin.

4. Pembuangan limbah cair rumah tangga dan industri menimbulkan pencemaran air.

5. Pembuangan sampah menimbulkan pencemaran air.

6. Pembuatan sarana sanitasi lingkungan. 

Demikian sebagai pengantar dalam mengkaji ilmu hidrologi dan konservasi air. Semoga memberi inspirasi dan motivasi kita dalam menyelamatkan sumber daya air demi anak cucu kita. Aamiin.

Salam...

Yogyakarta, 29 Agustus 2017

Arda Dinata 
IG : @arda.dinata
www.ArdaDinata.com 


Arda Dinata:

PNS, Peneliti, Penulis Lepas, Pemateri, Motivator Penulisan Artikel Kesehatan dan Pendiri Majelis Inspirasi Alquran dan Realitas Alam [MIQRA Indonesia].

www.ArdaDinata.com
ARDA DINATA
@ardadinata

C00447A8B dan 51D2B002

Wikipedia

Hasil penelusuran

ARSIP ARTIKEL