Cari Artikel di Blog Ini:

Kamis, 21 September 2017

Pencemaran Air Sungai




Pencemaran Air Sungai


Dalam mempelajari pencemaran air sungai harus diperhatikan:

1.      Zat beracun yg menyebabkan rusaknya atau hilangnya aktivitas biologi dalam air
2.      Material yg mempengaruhi kesetimbangan oksigen dalam air:
a.       Zat yg mengkonsumi oksigen terlarut (DO); ini dapat berupa zat organik yg terdegradasi secara biologi dan menimbulkan BOD atau bentuk reduksi dari zat organik.
b.      Zat yg menghalangi reoksigenasi, DO dalam air diperoleh dari perpindahan oksigen di atmosfer
c.       Aliran buangan yang panas dapat merubah kesetimbangan oksigen, karena konsentrasi jenuh DO berkurang dengan tambahnya temperatur
3. Konsentrasi yg tinggi dari zat tersuspensi atau zat terlarut dapat menutupi dasar sungai yg mencegah pertumbuhan makanan ikan dan memusnahkan ikan sebagai akibat keracunan

Geometri Sumber Pencemaran Air

·         Sumber titik (point sources), yaitu sumber yang mempunyai lokasi tertentu, dapat diindentifikasi dan menambah beban pencemaran air; contoh pabrik semen, kilang minyak;
·         Sumber garis (line sources) adalah sumber dengan bentuk memanjang dianggap menimbulkan pencemaran terhadap air secara terus-menerus, contohnya selokan yang merupakan buangan limbah.
·         Sumber kawasan (area sources) adalah sumber yang mempunyai luasan tertentu, contoh kumpulan beberapa industri, penimbunan sampah kota di suatu wilayah, atau sekelompok sumber pencemar titik yang jaraknya saling berdekatan satu dengan lainnya;

Sumber Pencemar dari akivitas manusia



SELF PURIFICATION

·         Sedimentasi yang dibantu oleh flokulasi secara biologi maupun mekanik. Proses ini di lain pihak menghasilkan lapisan endapan pada dasar sungai yang bersifat anaerobik, yang apabila tersuspensi lagi dapat menyebabkan kebutuhan oksigen yang tinggi.
·         Oksidasi kimiawi dari zat tereduksi.
·         Matinya bakteri yang disebabkan oleh ketidaksesuaian lingkungan tempat tinggalnya, umumnya ditandai dengan cepatnya mati dari bakteri dan organisme patogen.
·         Oksidasi biokimiawi yang merupakan proses paling banyak terjadi untuk mencegah pencemaran yang serius, sangat utama untuk mempertahankan kondisi aerobik, artinya kadar DO dalam air terjadi sangat penting.

EFEK PENCEMARAN AIR

·         Efek fisik, seperti partikel padat yang tersuspensi yang menyebabkan kekeruhan air, proses pendinginan air yang menyebabkan kenaikan temperatur air dan perlapisan minyak pada permukaan air yang membatasi masuknya oksigen ke dalam air;
·         Pengaruh oksidasi yang disebabkan oleh aktivitas bakteri atau oksidasi dari zat organik maupun anorganik, yang kedua-keduanya mengurangi oksigen terlarut dalam air;
·         Pengaruh zat kimia yang toksis yang disebabkan oleh sejumlah zat yang mengakibatkan perubahan fisik seketika maupun secara kumulatif dalam tumbuh-tumbuhan, binatang atau manusia;
·         Nutrisi kimia yang diakibatkan oleh kadar nitrat dan posfat yang tinggi;
·         Bibit penyakit yang disebabkan oleh adanya mikro organisme, yaitu bakteri dan virus yang terdapat dalam jumlah yang cukup tinggi, sehingga membahayakan kesehatan;
·         Pengaruh radionuclida, yang disebabkan oleh akumulasi zat radioaktif dalam makanan organisme, yang dapat menyebabkan perubahan fisik pada tubuh manusia.


Arda Dinata:

PNS, Peneliti, Penulis Lepas, Pemateri, Motivator Penulisan Artikel Kesehatan dan Pendiri Majelis Inspirasi Alquran dan Realitas Alam [MIQRA Indonesia].

www.ArdaDinata.com
ARDA DINATA
@ardadinata

C00447A8B dan 51D2B002

Wikipedia

Hasil penelusuran

ARSIP ARTIKEL