Cari Artikel di Blog Ini:

Selasa, 19 September 2017

Syarat-Syarat Kualitas Air




Kualitas Air dan Hubungannya dengan Penggunaan Air

Sifat Fisik dan Kimia Air:
·         Air merupakan ikatan kimia yang terdiri dari 2 atoom Hidrogen dan 1 atoom oksigen H2O
·         Dapat berbentuk gas, cair maupun padat
·         Mempunyai BJ sekitar 1.00
·         BJ maksimum pada temparatur 3,95 derajat C
·         Kita sering beranggapan bahwa air yang murni hanya terdiri dari H2O, tetapi pada kenyataannya di alam ini tidak pernah dijumpai air yang sedemikian murni.
·         Air hujan sekalipun tidak pernah dijumpai dalam bantuk dan komposisi sebagai H2O saja

Properties of the water molecule



Chemical composition of water

dependent on:
·         climate
·         annual season
·         hydrology
·         mineral composition of soils and bedrock
·         source
ü  surface discharge
ü  Near surface GW
ü  deep groundwater
ü  type of aquifer

modified by
·         ion exchange equilibria
·         precipitation reactions
·         mixing and dilution
·         Nutrient uptake and recycling
·         exchange with atmospheric gases
·         input of anthropogenic solutions s.l.

Pada kenyataannya…
·         Dari tempat satu tempat ke tempat lain tidak pernah dijumpai kualitas air yang sama
·         Kualitas air hujan, air permukaan dan air tanah berbeda-beda
·         Banyak faktor yang secara alamiah (natural) berpengaruh terhadap kualitas air
·         Banyak aktivitas manusia yang mempengauhi kualitas air

Faktor-Faktor yang nmempengaruhi kualitas air
·         IKLIM
·         GEOLOGI/LITOLOGI
·         WAKTU
·         VEGETASI
·         MANUSIA

IKLIM (TERUTAMA HUJAN)

Kualitas air hujan:
à kualitas air hujan; hujan sudah mendapatkan beberapa gas terlarut di dalamnya; di dalam proses pembentukan hujan ada inti kondensasi, air hujan yg jatuh terdapat debu
Jumlah dan intensitas:
à makin besar tebal hujan makin sedikait kadar zat kimia yg larut didalamnya, sebaliknya makin kecil tebal dan intensitasnya makin tinggi kadar zat kimia yg larut.
Temperatur dan kelembaban:
à temperatur berpengaruh terhadap kelarutan gas dalam air hujan, kelembaban berpengaruh terhadap penguapan.

Litologi/Tanah

Tanah hasil pelapukan dari batuan
            - Sifat fisik tanah : tekstur, struktur,
              porositas, permeabilitas
Sifat kimia : komposisi mineralogi
            - Batuan beku/volkanis
            - Batuan sedimen
            - Batuan metamorf
            mempunyai sifat fisika dan kimia yang berbeda

Vegetasi
à Baik yang masih hidup dan yang sudah mati; air hujan yang jatuh pada vegetasi mengalami proses-proses
·         Intersepsi
·         Stemflow
·         Troughfall
·         Crowndrip
·         Air hujan melarutkan debu yang menempel, dan zat kimia yang dikeluarkan oleh tumbuhan
·         Di dasar hutan terdapat humus, sumber CO2 dan mikroorganisme; tumbuhan yg mati merupakan sumber nitrit, nitrat

Durasi:
à berpengaruh pada lamanya kontak antara hujan dan batuan; makin lama mengalami kontak dengan batuan makin tinggi zat kimia yang dilarutkan. Dapat dilihat jika dibandingkan antara kadar zat kimia pada air permukaan dan  airtanah

Real time:
à Waktu sebenarnya seperti siang, malam, pagi dan sore berpengaruh terhadap kadar zat kimia yang dilarutkan. Contoh, DO pada air sungai, siang dan malam akan berbeda, karena proses fotosintesa yang menghasilkan Oksigen hanya terjadi bila ada sinar matahari
à Ditambah lagi jika dikaitkan dengan waktu aktivitas manusia (industri, rumah tangga dsb yg biasanya dilakukan pada waktu tertentu)  

Manusia
·         Domestik
·         Pertanian
·         Industri
·         Pertambangan
·         Akktivitas manusia menghasilkan limbah yang di buang ke lingkungan, termasuk ke dalam tubuh perairan (sungai, danau bahkan dpt mempengaruhi airtanah)

Air minum/bahan baku air minum :
      Secara estetika baik : tidak mengganggu indera, tidak berasa, tidak berwarna, tidak berbau
      Tidak mengandung zat toksik (pestisida, logam berat)
      Tidak mengandung zat yang mempengaruhi/ mengganggu kesehatan dalam jumlah berlebihan (kalsium, fluoride)
      Tidak mengandung kuman/bibit penyakit (bakteri, virus)

Syarat-Syarat Kualitas Air
Air minum/bahan baku air minum :
      Secara estetika baik : tidak mengganggu indera, tidak berasa, tidak berwarna, tidak berbau
      Tidak mengandung zat toksik (pestisida, logam berat)
      Tidak mengandung zat yang mempengaruhi/ mengganggu kesehatan dalam jumlah berlebihan (kalsium, fluoride)
      Tidak mengandung kuman/bibit penyakit (bakteri, virus)

Syarat Kualitas Air
·         Untuk irigasi yg harus diperhatikan:
ü  Salinitas
ü  Unsur hara (N, P,K, Cl)
ü  Unsur  mikro yg diperlukan tanaman (contoh Boron)
·         Untuk Industri, tergantung sebagai bahan baku atau hanya sebagai air pendingin, yg harus diperhatikan:
ü  Fe
ü  Kesadahan
ü  Warna dsb
·         Untuk perikanan, yg harus diperhatikan:
ü  zat toksik,
ü  DO.

WARNA
            Air minum sebaiknya tidak berwarna (jernih)
            Warna dapat ditimbulkan oleh adanya zat kimia maupun organisme di dalam air dalam jumlah yang berlebih
            - warna coklat                         : Fe berlebihan
            - warna warna hijau     : phytoplankton
            - keruh coklat              : kadar lumpur yang tinggi

Bau
            Air minum sebaiknya tidak berbau
            Bau dapat disebabkan oleh kadar zat kimia yang tinggi, dan organisme air
            - Anyir : Fe tinggi
            - Busuk            : H2S tinggi 

Rasa
            Air minum sebaiknya tidak berasa (tawar)
            - Asin  : NaCl tinggi
            - pahit  : Mg tinggi


Arda Dinata:

PNS, Peneliti, Penulis Lepas, Pemateri, Motivator Penulisan Artikel Kesehatan dan Pendiri Majelis Inspirasi Alquran dan Realitas Alam [MIQRA Indonesia].

www.ArdaDinata.com
ARDA DINATA
@ardadinata

C00447A8B dan 51D2B002

Wikipedia

Hasil penelusuran

ARSIP ARTIKEL