- / / : Untuk Kerjasama dan Iklan, Hub. WhatsApp No. 081284826829

Apakah Malaikat Cinta Itu Setia Seperti Waktu?

Apakah Malaikat Cinta Itu Setia Seperti Waktu?
Oleh Arda Dinata
“Putaran waktu hadir tepat waktu, menjadikan diri ini malu tersipu. Apakah malaikat cinta itu setia seperti waktu? Bahagialah manusia, sebab jiwa itu setia mengeja makna cinta yang hadir setiap saat!”- Arda Dinata.

Waktu itu setia berjalan sesuai porosnya. Ia selalu tepat waktu, yang membuat dunia indah dan damai berjalan pada koridor yang telah ditetapkan-Nya. Wujud ketaatan sang waktu ini jelas-jelas bikin iri dan malu tersipu bagi manusia yang sering tidak setia pada waktu. Sering mengingkari waktu, termasuk waktu yang telah dijanjikannya sendiri.

Coba konsistensi hidup kita bisa mengambil pelajaran dari cintanya malaikat pada setiap waktu yang hadir dalam hidupnya. Sehingga hidup manusia akan lebih bahagia, bila putaran waktunya lebih bermakna dan konsisten dalam kebaikan. Bukankan, sesungguhnya hati nurani manusia itu selalu setia mengeja makna cinta yang hadir dalam setiap napas hidupnya?

Berikut ini, mari kita simak dan renungkan dari sosok malaikat (cinta) yang selalu setia dan tak pernah ingkar janji dalam mengemban tugasnya. Kita tahu, malaikat (bahasa Arab: ملاءكة malāʾikah; tunggal: ملاك atau مَلَكْ malāk) itu adalah mahluk yang memiliki kekuatan-kekuatan yang patuh pada ketentuan dan perintah Allah. Sungguh luar biasa mahluk yang satu ini, inilah nilai kebenaran yang patut kita belajar padanya. Nilai-nilai konsistensi inilah yang patut kita belajar untuk diaplikasikan dalam hidup keseharian. Seperti nilai-nilai kebaikan itu betul-betul diaplikasikan dari setiap lini perilaku kita.

Pantas, dalam ajaran Islam disebutkan salah satu rukun iman yang patut kita yakini adalah beriman kepada malaikat. Pengertian iman kepada malaikat itu berarti mempercayai bahwa adanya malaikat yang diciptakan Allah SWT dari cahaya, tunduk dan patuh yang diberi tugas untuk melaksanakan perintah-Nya yakni mengurus alam semesta.

Fakta seperti itu, tidak lantas Allah lebih suka ibadah yang dilakukan malaikat dari pada manusia dan jin. Dalam arti lain, sesungguhnya Allah itu lebih suka ibadahnya dari manusia dan jin daripada malaikat. Mengapa hal demikian? Sebab, jin dan manusia ini bisa memilih maupun menentukan pilihannya sendiri. Berbeda halnya dengan malaikat yang tidak berdasarkan pilihannya sendiri. Para malaikat ini harus patuh terhadap tugas yang diembannya.

Jumlah malaikat ini sesungguhnya amat banyak, namun ada 10 malaikat yang wajib kita ketahui. (1) Malaikat Jibril bertugas menyampaikan wahyu kepada Rasul-rasul Allah dan juga ditugaskan untuk meniupkan ruh pada setiap janin pada saat di dalam kandungan.

(2) Malaikat Mikail yang ditugaskan memberikan rizki kepada mahluk yang ada di dunia. Selain itu, ia juga bertugas mengatur hujan, angin, serta tanaman. (3) Malaikat Israfil bertugas meniup sangkakala pada hari kiamat kelak. Isi tiupan trompet itu adalah ruh dan nyawa seluruh mahluk yang sudah dicabut nyawanya mulai dari Nabi Adam sampai esok hari kiamat. (4) Malaikat Izrail ditugaskan untuk mencabut nyawa seluruh mahluk hidup. Berdasarkan literatur yang ada disebutkan bahwa nyawa yang terakhir dicabut adalah nyawanya sendiri.

(5) Malaikat Munkar yang bertugas menanyai orang yang sudah dikubur dengan perawakan yang sangat menyeramkan sambil membawa godam. Malaikat ini hanya mendatangi orang yang semasa hidupnya selalu berbuat keburukan. (6) Malaikat Nakir ini tugasnya sama dengan Malaikat Munkar, yaitu menanyai perkara manusia di alam kubur semasa hidupnya. Namun, bedanya malaikat ini hanya mendatangi orang-orang yang semasa hidupnya berbuat kebaikan dengan perawakan yang sangat indah dilihat.

(7) Malaikat Raqib. Inilah malaikat yang ditugaskan untuk mencatat amalan baik dari manusia semasa hidup di dunia. (8) Malaikat Atid, ialah malaikat yang mendapat tugas untuk mencatat amalan buruk manusia semasa hidup di dunia. (9) Malaikat Malik bertugas menjaga pintu Neraka. (10) Malaikat Ridwan ialah malikat yang mendapat tugas menjaga pintu Surga.

Itulah gambaran malaikat yang penuh cinta dan patuh pada tugas yang diemban berdasarkan perintah Allah SWT. Para malaikat yang setia seiring waktu. Tanpa keluh kesah, penuh ketaatan dan ikhlas menjalani tugas yang dibebankan pada dirinya. Malaikat cinta yang setia dengan waktu. Kapan pun dan di mana pun akan menjalankan perintah-Nya.***

www.ArdaDinata.com: 
| Share, Reference & Education |
| Peneliti, penulis, dan motivator penulisan di media massa |