- / / : Untuk Kerjasama dan Iklan, Hub. WhatsApp No. 081284826829

Kualitas Lingkungan Yang Sehat

"Lingkungan sehat, bikin kualitas hidup jadi meningkat. Udara, air dan tanah yang sehat berbuah nikmat. Anak-anak, keluarga dan masyarakat pun bebas beraktivitas penuh gairah dan jauh dari was-was. Membuat jiwa dan raga tersenyum penuh manja. Aku setia bermesraan dengan lingkungan yang sehat." (Arda Dinata). 

Kualitas Lingkungan Yang Sehat
Oleh: Arda Dinata

Lingkungan yang sehat tidak tercipta begitu saja. Tiap orang punya tanggungjawab dan peran masing-masing. Siapapun manusia yang menghuni bumi ini, tentu memiliki kontribusi tersendiri dalam menentukan kualitas lingkungan yang mereka tinggali. Jadi, mari kita ciptakan kualitas lingkungan yang sehat dengan tidak mencemarinya. 

Pada konteks usaha mewujudkan kualitas lingkungan yang sehat, maka keberadaan kesehatan lingkungan menjadi hal yang patut dikedepankan. Sebab, amanat dalam Peraturan Pemerintah No. 66 Tahun 2014 tentang Kesehatan Lingkungan, dituliskan kalau kesehatan lingkungan adalah upaya pencegahan penyakit dan/atau gangguan kesehatan dari faktor risiko lingkungan untuk mewujudkan kualitas lingkungan yang sehat baik dari aspek fisik, kimia, biologi, maupun sosial.

Jadi, langkah yang patut diutamakan bila kita ingin mewujudkan kualitas lingkungan yang sehat ialah melakukan upaya pencegahan penyakit dan gangguan kesehatan terhadap seluruh masyarakat yang mendiami lingkungan tersebut. Lalu, langkah seperti apa yang bisa kita lakukan?
Toko Sosmed
PUSAT EBOOK: KESLING-MOTIVASI-PENGEMBANGAN DIRI-
Miliki Ebook Inspiratif Karya Arda Dinata Di Sini!

Langkah untuk mewujudkan kualitas lingkungan yang sehat, tidak lain adalah kesehatan lingkungan harus diselenggarakan melalui upaya penyehatan, pengamanan dan pengendalian terhadap lingkungan pemukiman, tempat kerja, tempat rekreasi, serta tempat dan fasilitas umum. Inilah garapan program-program kesehatan lingkungan yang mestinya dilakukan di masyarakat.

Langkah upaya penyehatan, pengamanan dan pengendalian kesehatan lingkungan, inilah trio serangkai yang harus dilakukan pada obyek kesehatan lingkungan yang kita awasi. Penyehatan kesehatan lingkungan itu merupakan upaya pencegahan penurunan kualitas media lingkungan dan upaya peningkatan kualitas media lingkungan. 

Sementara, untuk pengamanan kesehatan lingkungan, diartikan sebagai upaya perlindungan terhadap kesehatan masyarakat dari faktor risiko atau gangguan kesehatan. Dan terkait upaya pengendalian kesehatan lingkungan, itu merupakan upaya untuk mengurangi dan atau melenyapkan faktor risiko penyakit dan gangguan kesehatan.

Beberapa contoh upaya penyehatan, pengamanan dan pengendalian kesehatan lingkungan tersebut, sudah saya tuliskan uraiannya dalam buku Kesehatan Lingkungan, 7 Kunci Indonesia Sehat: Menyehatkan Makanan, Air, Limbah Cair, Limbah Padat, Limbah Medis (B3), Udara, Kesehatan Rumah dan Binatang Pengganggu. 

WWW.ARDADINATA.COMDengan memahami pola pikir tersebut dan menerapkan program kesehatan lingkungan dengan benar pada sasaran yang tepat, maka saya punya keyakinan kondisi Indonesia sehat yang kita idam-idamkan tidak hanya sebatas jargon, tapi dapat terwujud di masyarakat.

Pokok-pokok keilmuan terkait penyehatan, pengamanan dan pengendalian bidang keahlian kesehatan lingkunan inilah yang harus terus digali, dipelajari dan dikembangkan oleh para sanitarian di seluruh Indonesia. Lewat semangat belajar terus meneruslah, saya yakin keahlian dan ketrampilan yang menjadi tuntutan profesi tenaga sanitarian yang profesional dapat tercapai dengan baik. 

Saya berharap dalam era industri 4.0 ini, ada sinergisitas penyebaran keahlian teknis untuk para sanitarian di daerah untuk mewujudkan kualitas lingkungan yang sehat di wilayah kerjanya masing-masing. Tentu, dalam hal ini organisasi profesi kesehatan lingkungan (HAKLI) dapat mengambil peran untuk memfasilitasi peningkatan kualitas sumber daya manusia para anggotanya dengan mengandeng Dirjen Kesehatan Lingkungan di Kementerian Kesehatan RI, lembaga pendidikan, dan lembaga sosial masyarakat (LSM) yang bergerak dalam bidang kesehatan lingkungan.

Hanya lewat sinergisitas, percepatan pembangunan kesehatan lingkungan di seluruh Indonesia dapat dioptimalkan. Apalagi, saat ini batas-batas keterbatasan akses akan informasi keilmuan kesehatan lingkungan makin dimudahkan dengan sarana kemajuan teknologi saat ini. Tinggal bagaimana para pemangku kepentingan dapat memanfaatkan momentum ini dengan baik

Bagaimana menurut Anda? Saya tunggu komentar dan urun diskusi terkait kesehatan lingkungan. Salam sanitarian profesional dan sukses sehat selalu. Aamiin.

Arda Dinata, adalah Peneliti, Penulis Buku Kesehatan Lingkungan dan Bekerja di Loka Litbangkes Pangandaran, Balitbangkes Kemenkes RI.  
  WWW.ARDADINATA.COM