-->


|HOME |ARDA PUBLISHING HOUSE |MIQRA INDONESIA |OPINI |OPTIMIS |SEHAT |KELUARGA |SPIRIT |IBROH |JURNALISTIK |BUKU |JURNAL |LINGKUNGAN |DUNIA NYAMUK |NEWS MIQRA |BISNIS |PROFIL |ARDA TV|

Strategi Mendapat Honor Tulisan Terus Menerus

“Penulis itu harus kaya agar ide-ide menulisnya terus mengalir menjadi sebuah karya tulis. Pikirannya tidak dibebankan dengan urusan dapur, tetapi dengan hidup berkecukupan itu pikirannya difokuskan untuk menggali ide bahan tulisannya. Pada akhirnya, kualitas tulisannya makin baik, berkualitas dan bermanfaat bagi banyak pembacanya.”


Telah Terbit BAB 14 Buku SANG PENULIS yang berjudul: Strategi Mendapat Honor Tulisan Terus Menerus.

“Penulis itu harus kaya agar ide-ide menulisnya terus mengalir menjadi sebuah karya tulis. Pikirannya tidak dibebankan dengan urusan dapur, tetapi dengan hidup berkecukupan itu pikirannya difokuskan untuk menggali ide bahan tulisannya. Pada akhirnya, kualitas tulisannya makin baik, berkualitas dan bermanfaat bagi banyak pembacanya.”

❤oOo❤


RIAK KEHIDUPAN ini merangkai cerita yang tidak bertepi, tetapi pasti berujung pada kematian. Namun demikian, satu titik cerita kehidupan akan membuat rangkaian cerita baru yang bisa dinikmati oleh mahluk hidup lainnya.

Rangkaian alam dan perilaku mahluk hidup di dalamnya itu sungguh mengandung pelajaran luar biasa bagi siapa pun yang mau berpikir. Seperti scane fragmen kehidupan yang Sang Penulis, Adra Atanid rasakan ketika mengamati kehidupan pedagang di Pasar Kosambi Bandung saat kuliah dulu.

Walaupun kondisi kios-kios di dalam pasar itu sudah tutup sejak sore hari tadi, tetapi aktivitas para pedagang berganti wajah dengan para pedagang lain yang menjajakan makanan siap saji di sepanjang sisi jalan di depan Pasar Kosambi itu. Aktivitas tersebut terus berlangsung sampai tengah malam. Sampai saat suasana menjelang pergantian malam di sekitar Pasar Kosambi Bandung itu masih terlihat ramai.

Para pedagang penjual aneka makanan itu, menjelang pergantian hari mulai menutup diri diganti pedagang lainnya dengan penjual berbeda. Jongko-jongko dadakan tukang sayuran dan aneka barang dagangan lainnya pun mulai berdatangan satu demi satu memenuhi trotoar sepanjang jalan Pasar Kosambi Bandung tersebut.

Dengan ditemani dinginnya udara dini hari dan penerangan seadanya, mereka mulai mulai ramai menjajakan barang dagangannya masing-masing sampai menjelang siang hari. Saat pagi hari dan menjelang siang, kehidupan para penjual itu siap digantikan dengan para pedagang berbeda yang biasa berjualan di siang hari. Begitu pun kios-kios dan toko-toko di dalam Pasar Kosambi dan pinggir jalan telah siap buka melayani para langganannya. Demikian, roda kehidupan para pedagang dengan aneka perputaran rejeki berputar setiap hari.

Sungguh luar biasa, fragmen kehidupan yang ada di Pasar Kosambi itu telah mengajarkan banyak hal pada kita yang mau berpikir. Terutama terkait bagaimana setiap manusia itu harus menyongsong rejeki yang sudah disebarkan oleh Tuhannya. Tugas kita, tinggal usaha maksimal dan dengan doa penuh keikhlasan siap menjemput rejeki yang telah disebar-Nya.

Seorang peserta pelatihan menulis bersama Adra Atanid terlihat tidak sabaran dan penuh penasaran menyela untuk bertanya, “Lalu, apa hubunganya dari cerita kehidupan di pasar itu dengan strategi mendapatkan honor tulisan secara terus menerus tersebut ya?”

Baik, mari kita ikuti penjelasan Sang Penulis, Adra Atanid terkait bagaimana strategi mendapat honor tulisan secara terus menerus berikut ini!
πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡
Ayo buruan baca sekarang di aplikasi KBM App. Klik link di bawah:
πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡

Berminat Order Sekarang:

Chat WhatsApp Kirim SMS

Silahkan Bagikan Info Ini Sekarang!

Komentar (0)

Posting Komentar