-->
PASANG IKLAN DI SINI!
(MURAH SESUAI BUDGET ANDA)

Susu Untuk Para Nabi

Inspirasi
"Susuilah dia, dan apabila kamu khawatir terhadapnya maka jatuhkanlah dia ke sungai. Dan janganlah kamu khawatir dan janganlah bersedih hati, sesungguhnya Kami akan mengembalikannya kepadamu, dan menjadikannya seorang Rasul."

 
SUSU UNTUK PARA NABI

Ibu para Nabi mendapat tempat cukup banyak dalam Al-Qur'an untuk diceritakan. Misalnya Ibunda Maryam yang namanya bahkan dijadikan nama surat. Begitu pula Ibunda Nabi Musa yang kisahnya menyimpan banyak hikmah untuk kita. 

Salah satunya ketika beliau melahirkan Nabi Musa di dalam rumah yang hanya dibantu oleh anak perempuannya saja. Tak ada seorang pun yang tahu tentang kelahiran tersebut. Bahkan dengan izin Allah, sejak awal kehamilannya juga tak diketahui orang lain sama sekali. 

Namun kini beliau cemas dengan lahirnya bayi mulia tersebut. Karena setiap hari prajurit-prajurit Fir'aun selalu berkeliling hingga sudut-sudut perkampungan untuk mencari bayi lelaki. Hingga turunlah ilham sebagaimana dalam surat Al-Qashas ayat 7, 

وَأَوْحَيْنَآ إِلَىٰٓ أُمِّ مُوسَىٰٓ أَنْ أَرْضِعِيهِ ۖ فَإِذَا خِفْتِ عَلَيْهِ فَأَلْقِيهِ فِى ٱلْيَمِّ وَلَا تَخَافِى وَلَا تَحْزَنِىٓ ۖ إِنَّا رَآدُّوهُ إِلَيْكِ وَجَاعِلُوهُ مِنَ ٱلْمُرْسَلِينَ 

Kami ilhamkan kepada ibu Musa, "Susuilah dia, dan apabila kamu khawatir terhadapnya maka jatuhkanlah dia ke sungai. Dan janganlah kamu khawatir dan janganlah bersedih hati, sesungguhnya Kami akan mengembalikannya kepadamu, dan menjadikannya seorang Rasul."

Kini beliau menjadi lega atas petunjuk itu karena Allah memberikan jalan keluar dengan cara melepaskan bayinya tersebut ke sungai Nil. Namun perhatikan baik-baik, bahwa Allah mengawali perintah-Nya untuk menyusui terlebih dahulu. 

Tafsir Jalalain menyebutkan bahwa Ibunda Nabi Musa menghabiskan waktu tiga bulan untuk menyusui secara sembunyi-sembunyi di rumahnya. Selama itu pula Allah jadikan bayi Nabi Musa tidak menangis, sehingga para prajurit tidak ada yang mencurigai keberadaannya. 

Apa gerangan pelajaran yang hendak Allah sampaikan dalam kisah ini? Bahwa susu ibu penting sekali sebagai bekal bagi anak. Ketika seorang ibu menyusui anaknya, bukan hanya sekedar memberikan air minum dari tubuhnya saja, melainkan juga terjadi transfer kasih sayang dalam jumlah besar. 

Ilmu kedokteran modern menjelaskan bahwa ASI merupakan air susu dengan kandungan yang ajaib. Lebih dari 200 elemen penting di dalamnya dari enzim hingga antibodi. Termasuk kolostrum, dan sel darah putih. 

Tak ada satupun cairan buatan manusia yang mampu menyamai keajaiban cairan buatan Allah tersebut. 

Begitu pula dari sudut pandang para ahli psikologi, aktivitas menyusui rupanya menyimpan rahasia besar untuk memenuhi semua kebutuhan dasar bayi untuk tumbuh dan berkembang, kebutuhan kasih sayang, kebutuhan emosi, serta kebutuhan rangsangan panca indranya. 

Demikianlah kita melihat betapa pentingnya perhatian seorang ibu kepada sang bayi, sampai-sampai dalam keadaan genting dibayangi ancaman hukuman mati oleh para prajurit Fir'aun, tetap saja Allah memerintahkan bagi Ibunda Nabi Musa untuk tidak melupakan persusuan.

Salam Bertumbuh. (Channel Arafat).
Ada rezeki baru jika kita mau mencoba kehidupan yang baru!
...
Majelis Inspirasi Al-Quran dan Realitas Alam (MIQRA) Indonesia, www.MiqraIndonesia.com.

Berminat Order Sekarang:

Chat WhatsApp Kirim SMS

Silahkan Bagikan Info Ini Sekarang!

Komentar (0)

Posting Komentar

Daftar Isi Artikel Klik di Sini!


EBOOK: KESLING, MOTIVASI & PENGEMBANGAN DIRI

|HOME |ARDA PUBLISHING HOUSE |MIQRA INDONESIA |OPINI |OPTIMIS |SEHAT |KELUARGA |SPIRIT |IBROH |JURNALISTIK |BUKU |JURNAL |LINGKUNGAN |DUNIA NYAMUK |NEWS MIQRA |BISNIS |PROFIL |ARDA TV|